![kaskus-image]()
para pria dewasa mabadong dengan pakaian seragam
![kaskus-image]()
Pabadong sedang melakukan upacara mabadong, dan ada seorang pemimpin yang mengenakan pakaian berbeda.
Formula Badong
Banyak hal yang telah menjadi keharusan sebagai tata baku dalam upacara badong. Di antaranya adalah sebagai berikut :
Untuk membentuk lingkaran sebagai nyanyian doa, penari badong paling sedikit harus berjumlah lima orang.
Syair lagu badong adalah syair yang sudah terstruktur sesuai dengan keempat fungsi ditambahkan dengan riwayat hidup orang yang meninggal dunia.
Badong dilaksanakan di upacara pemakaman di lapangan terbuka yang dikelilingi lantang (rumah adat).
Badong dilaksanakan oleh pria dan wanita dewasa.
Badong hanya dilakukan di upacara kematian dan bersifat sakral, bukan untuk permainan sehingga tidak akan dilakukan di upacara yang lain.
Rangkaian gerakan badong berupa gerakan kepala, pundak, tangan, dan kaki, serta perputarannya tidak mengalami perubahan dan variasi, tetapi berupa tata cara yang masih sama dengan yang diwariskan turun-temurun.
Fungsi Badong
Fungsi Badong adalah dibagi dalam empat bagian, yaitu badong pa pakilala (badong nasihat), badong umbating (badong ratapan), badong ma palao (badong berarak), dan badong pasakke (badong selamat atau berkat).
contoh syair...
Badong umbating
Tonna masaki ulunna,
Tiku ramman beluakna ;
Nenne samandu-mandunna,
Kerangan umbongi-bongi.
Samari tampak sarrona,
Te upu pekaindona ;
Katu angin dipudukna,
Ronta tondon to batanga.
Sokan sokannamo ia,
Te dao nene mendeatanta ;
Sola to dolo kapuanganta,
Unnamboran tinaranna.
Namboran salarika,
Nasio tang tongan dika ;
Dengka tau tang nabasa,
Tang nalulun baratai ?
La ditulakraka langi,
La dimnangairika ? ;
Sokan2 ia Nene,
Tang magata to dolota.
Ke napapatui lenki,
Ke nasanda simisaki ;
Sanda2 dilempangan,
Pangkun dipentilendungan.
Tallang turanannaki Puang,
Awo bela-belaranna ;
Aur tebas-tebasannya ;
Ke disaile sulei,
La dibandika menasan.
Inde dao to tungara,
Rintin to mennulu sau ;
Umpolo bintanna Sali,
Sirundu karasan tanga.
Malemi situru gaun,
Sikaloli rambu ruaja ;
Naempa-empa salebu,
Sau tondok Pong Lalondong.
Unnola tossoan Adang,
Pantadaran Tau bunga ;
Dadi deatami lolo,
Kombongmi to palullungan.
La umbengki tua sanda,
Paraja sanda mairi ;
Anta masakke mairi,
Madarinding sola nasang.