TS
dHika_wannabe
[share] FORES ( Fotografi Regional Semarang )
Inspirasi dari berbagai masukan akhirnya terlahir juga trit baru ini, 
yg smoga jadi tempat efektif dan guyub bagi segala kalangan yg mungkin:
-hobi
-bakat
-isenk
-pengen tau
-pro
-amatir
-apa aja
menemani trit ini yg berisi foto upload karya warga reg.semarang, pada trit baru ini berisi share/all about Fotografi.....
simpelnya trit ini sebagai media/room buat sharing apa aja dah yg berhubungan dengan fotografi....
semua warga reg.semarang bisa berbagi ilmunya disini,
masukan, penambahan materi, saran kritik sangat diterima,
karena TS juga nubi bginian, jadi mari share bersama
INDEX:
Fotografi Dasar
Yang Membuat Foto Jadi Menarik
Lighting/ Pencahayaan
Exposure
Tips: Beberapa cara untuk menonjolkan warna
Kumpulan Artikel n Tips (English Version) file zip
Fungsi Shutter dan Aperture dalam Mengontrol Exposure
Film Speed - Kepekaan Film/Sensor Digital
Flash Photography with Canon EOS Cameras (file zip)
Beginners guide to black & white photography (file rar)
Complete Guide to the Nikon D70 (file rar)
Metering
Tentang Kamera Plastik/ Toycam/ Lomography
Perbedaan Kamera Plastik Diana n Holga
Cara menghasilkan Light Leaks
Redscale, Teknik Membalik Film
Eksperimen Film
CROSS PROCESS dan FILM SLIDE-NEGATIF
Kamera Pinhole
Foto Candid, Tips Jitu Menjepret Foto Candid
Istilah Fotografi dari A-L
Istilah Fotografi dari M-Z
Depth of Field (DOF)
Tips Memilih Kamera Digital
Tips Merawat Kamera
Macam dan Jenis Pembersih Lensa/Kamera
Tips Memaksimalkan Kamera Ponsel
Perbedaan Kamera Compact dan DSLR
Artikel Tentang Fotografi (link kaskus)
Photography Tips (pdf)
Diana f Camera Manual (pdf)
Yang Suka Narsis Klik Sadja
Digital Camera (pdf)
Cuci Film BW (black & white)
Sekilas Kamera Film/Kamera Analog
Daftar harga cuci, scan, cetak di lab2 foto di semarang
Membuat Pinhole Camera: Part1 Part 2 Part 3 Part 4
Papercraft Pinhole Camera
Media Penyimpanan Kamera (dry box)
Membuat Dry Box Sendiri versi I
Membuat Dry Box Sendiri Versi II
Complete Guide Nikon D70
About Model, Fashion and Wedding Photography
Tips Simpel Fotografi Panggung/Konser
Kelebihan Lensa Fix/Prime dan Sedikit Info Tentang Filter IR
Langkah Menggunakan Filter IR
About Fotografi Jurnalistik
About CCD/ Image Sensor (link)
smoga trit ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya
thx to: kaskus, reg.semarang, RL, smua yg kasi input disini

yg smoga jadi tempat efektif dan guyub bagi segala kalangan yg mungkin:
-hobi
-bakat
-isenk
-pengen tau
-pro
-amatir
-apa aja
menemani trit ini yg berisi foto upload karya warga reg.semarang, pada trit baru ini berisi share/all about Fotografi.....
simpelnya trit ini sebagai media/room buat sharing apa aja dah yg berhubungan dengan fotografi....
semua warga reg.semarang bisa berbagi ilmunya disini,
masukan, penambahan materi, saran kritik sangat diterima,
karena TS juga nubi bginian, jadi mari share bersama

INDEX:
Fotografi Dasar
Yang Membuat Foto Jadi Menarik
Lighting/ Pencahayaan
Exposure
Tips: Beberapa cara untuk menonjolkan warna
Kumpulan Artikel n Tips (English Version) file zip
Fungsi Shutter dan Aperture dalam Mengontrol Exposure
Film Speed - Kepekaan Film/Sensor Digital
Flash Photography with Canon EOS Cameras (file zip)
Beginners guide to black & white photography (file rar)
Complete Guide to the Nikon D70 (file rar)
Metering
Tentang Kamera Plastik/ Toycam/ Lomography
Perbedaan Kamera Plastik Diana n Holga
Cara menghasilkan Light Leaks
Redscale, Teknik Membalik Film
Eksperimen Film
CROSS PROCESS dan FILM SLIDE-NEGATIF
Kamera Pinhole
Foto Candid, Tips Jitu Menjepret Foto Candid
Istilah Fotografi dari A-L
Istilah Fotografi dari M-Z
Depth of Field (DOF)
Tips Memilih Kamera Digital
Tips Merawat Kamera
Macam dan Jenis Pembersih Lensa/Kamera
Tips Memaksimalkan Kamera Ponsel
Perbedaan Kamera Compact dan DSLR
Artikel Tentang Fotografi (link kaskus)
Photography Tips (pdf)
Diana f Camera Manual (pdf)
Yang Suka Narsis Klik Sadja
Digital Camera (pdf)
Cuci Film BW (black & white)
Sekilas Kamera Film/Kamera Analog
Daftar harga cuci, scan, cetak di lab2 foto di semarang
Membuat Pinhole Camera: Part1 Part 2 Part 3 Part 4
Papercraft Pinhole Camera
Media Penyimpanan Kamera (dry box)
Membuat Dry Box Sendiri versi I
Membuat Dry Box Sendiri Versi II
Complete Guide Nikon D70
About Model, Fashion and Wedding Photography
Tips Simpel Fotografi Panggung/Konser
Kelebihan Lensa Fix/Prime dan Sedikit Info Tentang Filter IR
Langkah Menggunakan Filter IR
About Fotografi Jurnalistik
About CCD/ Image Sensor (link)
smoga trit ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya

thx to: kaskus, reg.semarang, RL, smua yg kasi input disini

0
70.9K
1.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Semarang
2.5KThread•1.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dHika_wannabe
#63
lanjutane......rak cukup ik sak Page 
Macro : Pengertiannya dalam fotografi adalah sarana untuk pemotretan dari jarak dekat.
Fotografi makro akan menghasilkan rekaman (pada film) yang sama besar dengan benda aslinya (1:1), atau paling kurang separuh dari benda aslinya (1:2), namun demikian pada lensa-lensa jenis zoom yang mempunyai fasilitas untuk menghasilkan rekaman seperempat dari benda aslinya (1:4) juga sudah bisa dikatakan makro.
Macro Lens: Lensa makro. Lensa yang digunakan untuk pemotretan dengan objek yang berukuran atau pemotretan berjarak dekat (mendekatkan pemotret ke objek), umumnya dipakai untuk keperluan reproduksi karena dapat memberikan kualitas prima dan distorsi minimal. Misalnya: untuk memotret bunga, serangga, dll.
Macro Photo : Dibuat dari jarak dekat, bisanya tentang benda atau binatang kecil. Perlengkapan kerjanya biasanya menggunakan lensa makro untuk mendekatkan pemotret ke objek fotonya.
Magnetik : Berdaya magnet.
Magnification : Pembesaran. Dikukur dari gambar film dibandingkan dengan ukuran aslinya.
Main light : Cahaya pengisi/tambahan
Manipulasi Fotografi : Teknik mengubah hasil cetak yang ditangkap oleh kamera untuk menciptakan suasana tertentu. Foto-foto realitas dikembangkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan gambar yang tidak biasa lagi.
Manual : Dikerjakan dengan menggunakan tangan dengan mengesampingkan tenaga otomatik.
Medium Film : Film dengan kecepatan sedang (ISO 100, 200). Kelompok film yang paling popular dan banyak diminati pemotret. Ideal untuk pemotretan dalam cuaca yang terang/cerah.
Medium Format Camera : Kamera yang pada prinsipnya sama dengan SLR, hanya menggunakan film yang berbeda, 120mm.(ada beberapa yang menggunakan sistem TLR)
Medium Format Camera: Kamera format medium. Adalah jenis kamera SLR yang menggunakan jenis film 120 mm. Dibandingkan dengan kamera format kecil, kamera ini mempunyai keunggulan dalam hal pembesaran cetakannya yang optimal sehingga umumnya dipergunakan untuk memotret objek orang (potret) yang berkarakter, yang menampakkan detail kuat seperti misalnya kulit keriput orang tua.
Megalight : Adalah sebutan untuk sebuah lampu flood yang mempunyai kapasitas atau kemampuan cahaya yang amat besar hingga 7 meteran.
Mesnicus Lens : Adalah lensa tipis yang berbentuk bulan sabit.
Metering : Pola pengukuran cahaya yang biasanya terbagi dalam 3 kategori. Centerweight, evaluative/matrix dan spot.
Metering Center Weight: Pola pengukuran cahaya yang menggunakan 60 persen daerah tengah gambar.
Metering Matrix : Pola pengukuran pencahayaan berdasarkan segmen-segmen dan prosentase tertentu.
Metering Spot : Pola pengukuran cahaya yang menggunakan satu titik tertentu yang terpusat.
Metering: Pola pengaturan cahaya, biasanya terbagi dalam 3 kategori, centerweighted, evaluative/matrix, dan spot
MF(Manual Focus) : adalah cara kerja menemukan fokus atau penajaman gambar yang dilakukan dengan menggunakan tangan.
Micro Diaprism : Kumpulan prisma-prisma kecil yang berfungsi untuk mendapatkan ketajaman gambar melalui pengamat.
Microphotography : Fotografi yang menggunakan film berukuran kecil dengan menggunakan bantuan mikroskop.
Microprism : Prisma mikro. Sistem penemu jarak optis yang menggunakan prisma halus atau kumpulan prisma-prisma kecil yang berfungsi untuk mendapatkan ketajaman gambar melalui pengamat.
Mirror Lock up : Pengunci cermin, agar getaran dapat dikurangi pada saat rana bergerak
Monopod : Penyangga 1 kaki untuk kamera.
Motordrive (SLR) : alat yang berfungsi untuk menggulung film.
Multi Exposure : Sering disebut dengan singkatan ME. Memberikan pencahayaan lebih dari satu kali pada satu bingkai film.
Multicoatedla Filter : Filter anti-flare untuk mencegah refleksi intern dalam lensa oleh pantulan cahaya. Diciptakan untuk lensa yang belum multicoated.
Multilayer Coating : Penyelaputan berlapis-lapis pada lensa.
Multiple Exposure : Fasilitas pemotretan berulang pada satu bingkai (frame) yang sama.
Multiple Exposure Level : Tuas bidikan ganda. Adalah tombol untuk menyiapkan kamera pada posisi siap bidik tanpa memajukan film ke bingkai berikutnya. Digunakan untuk melakukan lebih dari satu kali pencahayaan (exposure) pada bingkai yang sama dalam pemotretan. Alat ini dipakainya bersamaan dengan pengokangan film.
Multipoint Reading : Suatu pembacaan atau pengukuran dalam pencahayaan yang dilakukan terhadap berbagai titik objek foto.
Multispot : Pengukuran pencahayaan dari beberapa titik
Multivision Filter : Filter yang digunakan untuk membuat gambar ganda dalam sekali jepretan. Filter ini dibuat dengan menggunakan kaca yang sengaja diasah menurut tujuannya - berkeping prisma 3,5, disusun melingkar, berjajar atau paralel berulang-ulang.
Nanometer : Satuan pengukur panjang gelombang. 1 Nanometer = 1nm adalah sepermiliarmeter.
Natural And Environment (Ne/Nes): Salah satu kategori yang dilombakan dalam World Press Photo. Foto-foto atau sekumpulan foto bercerita dari subjek berupa lingkungan dan alam:flora, fauna, lanskap, ekologi, dsb.
Nature Photography : Fotografi alam yang berkaitan dengan alam semesta, misalnya darat, laut, sungai, dll.
Nd Filter : Filter ND. Filter ini berfungsi untuk menurunkan kekuatan sinar 2 kali sampai 8 kali. Filter ini bernada abu-abu muda atau sedang dan tidak mengubah warna gambar.
Nebula Filter : Filter yang menghasilkan gambar dengan efek pancaran sinar radial yang berpelangi.
Negatif Film : Film negatif atau klise, adalah sebutan untuk citra yang terbentuk pada film sesudah dipotretkan dan sesudah dikembangkan, di mana bagian yang terlihat gelap pada gambar, pada objek terlihat terang. Warna yang timbul berlawanan karena bagian terang dari objek memantulkan banyak cahaya ke film dan menghasilkan area gelap.
Negatif: Kebalikan dari aslinya. Yang menghasilkan gambar negatif.
Neutral Density : Kepadatan netral yang tidak mengandung warna. Sebutan ini biasanya dipakai untuk lensa penyaring yang berfungsi untuk mengurangi kecerahan sinar.
News Feature : Sering disebut dengan cerita di balik berita, yaitu suatu foto yang menyajikan sisi lain dari suatu situasi atau aneka peristiwa yang hangat.
NiCd : Nikel Cadmium
Nikon : Salah satu merek peralatan kamera buatan Jepang.
NiMH : Nikel Metal Hydride
Nirmana : Adalah susunan gambar dalam bingkai, jalannya garis-garis yang dominan membentuk bidang-bidang utama yang dibatasi oleh suatu format.
Noise : bintik2 warna yang tidak beraturan. biasanya disebabkan penambahan sensor sebuah kamera digital lagi diset di ISO yang tinggi.Ini dikarenakan jika menggunakan ISO tinggi, sensor menyerap lebih banyak listrik, lalu menjadi panas, akhirnya hasil analog yang diubah ke digital tidak sempurna dan biasanya sensor CCD butuh listrik lebih banyak daripada sensor CMOS jadinya CCD lebih banyak noise, tapi di low sensitivity, CCD menang kualitas, karena pemrosesan analog menjadi data digital bisa dilakukan lebih banyak di CCD..
Nonreflex Camera : Kamera nonrefleks yang tidak menggunakan cermin putar. Contohnya seperti kamera kompak atau kamera langsung jadi Polaroid.
Normal Contras : Kontras yang wajar. Tidak berlebihan dan tidak kurang sebagai hasil pengembangan film atau hasil sebuah cetakan.
Normal Lens :Lensa normal, berukuran fokus sepanjang 50 mm atau 55 mm untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandang lensa ini hampir sama dengan sudut pandang mata manusia.
Obscura : Cikal bakal kamera yang digunakan saat ini. Prinsipnya adalah sebuah kamar gelap yang tertutup dengan lubang kecil di depannya. Jika kamera obscura ditempatkan menghadap benda yang diterangi cahaya maka akan terlihat sebuah gambar proyeksi terbalik dari benda tersebut pada dinding yang berhadapan dengan lubang.
Observasi : Dalam bidang potret memotret adalah pengamatan yang dilakukan untuk mencari tahu tentang subjek foto terutama mengenai gerak-gerik, suasana hati maupun ekspresi.
Opaque : Opak, ialah sifat padat atau kedap sinar. Baik pandangan maupun sinar tak dapat menembusnya. Misalnya lempengan besi, kayu, karton, dll.
Optik : Berkenaan dengan penglihatan (cahaya, lensa, dsb).
Orthochromatic Film : Film yang sensitif terhadap warna biru dan hijau tapi tidak pada merah.
Over Exposure : Pemotretan dengan cahaya yang berlebihan sehingga menimbulkan efek terlalu terang.
Over Exposure : Pencahayaan lebih. Suatu nilai pencahayaan yang terdapat paa film maupun foto, di mana gambar yang ada tampak terang atau gelap pada film negatif karena pencahayaan yang berlebihan.
Overhead Lighting : Sinar dari atas. Lampu atau penyinaran yang dibuat untuk menyinari objek dari atas.
Override : Penyimpangan dari pengatur otomatis supaya dapat diatur dengan menggunakan tangan atau secara manual.
lanjutan sampe Z klik aja di sumbernya y
sumbernya

Macro : Pengertiannya dalam fotografi adalah sarana untuk pemotretan dari jarak dekat.
Fotografi makro akan menghasilkan rekaman (pada film) yang sama besar dengan benda aslinya (1:1), atau paling kurang separuh dari benda aslinya (1:2), namun demikian pada lensa-lensa jenis zoom yang mempunyai fasilitas untuk menghasilkan rekaman seperempat dari benda aslinya (1:4) juga sudah bisa dikatakan makro.
Macro Lens: Lensa makro. Lensa yang digunakan untuk pemotretan dengan objek yang berukuran atau pemotretan berjarak dekat (mendekatkan pemotret ke objek), umumnya dipakai untuk keperluan reproduksi karena dapat memberikan kualitas prima dan distorsi minimal. Misalnya: untuk memotret bunga, serangga, dll.
Macro Photo : Dibuat dari jarak dekat, bisanya tentang benda atau binatang kecil. Perlengkapan kerjanya biasanya menggunakan lensa makro untuk mendekatkan pemotret ke objek fotonya.
Magnetik : Berdaya magnet.
Magnification : Pembesaran. Dikukur dari gambar film dibandingkan dengan ukuran aslinya.
Main light : Cahaya pengisi/tambahan
Manipulasi Fotografi : Teknik mengubah hasil cetak yang ditangkap oleh kamera untuk menciptakan suasana tertentu. Foto-foto realitas dikembangkan sedemikian rupa sehingga menghasilkan gambar yang tidak biasa lagi.
Manual : Dikerjakan dengan menggunakan tangan dengan mengesampingkan tenaga otomatik.
Medium Film : Film dengan kecepatan sedang (ISO 100, 200). Kelompok film yang paling popular dan banyak diminati pemotret. Ideal untuk pemotretan dalam cuaca yang terang/cerah.
Medium Format Camera : Kamera yang pada prinsipnya sama dengan SLR, hanya menggunakan film yang berbeda, 120mm.(ada beberapa yang menggunakan sistem TLR)
Medium Format Camera: Kamera format medium. Adalah jenis kamera SLR yang menggunakan jenis film 120 mm. Dibandingkan dengan kamera format kecil, kamera ini mempunyai keunggulan dalam hal pembesaran cetakannya yang optimal sehingga umumnya dipergunakan untuk memotret objek orang (potret) yang berkarakter, yang menampakkan detail kuat seperti misalnya kulit keriput orang tua.
Megalight : Adalah sebutan untuk sebuah lampu flood yang mempunyai kapasitas atau kemampuan cahaya yang amat besar hingga 7 meteran.
Mesnicus Lens : Adalah lensa tipis yang berbentuk bulan sabit.
Metering : Pola pengukuran cahaya yang biasanya terbagi dalam 3 kategori. Centerweight, evaluative/matrix dan spot.
Metering Center Weight: Pola pengukuran cahaya yang menggunakan 60 persen daerah tengah gambar.
Metering Matrix : Pola pengukuran pencahayaan berdasarkan segmen-segmen dan prosentase tertentu.
Metering Spot : Pola pengukuran cahaya yang menggunakan satu titik tertentu yang terpusat.
Metering: Pola pengaturan cahaya, biasanya terbagi dalam 3 kategori, centerweighted, evaluative/matrix, dan spot
MF(Manual Focus) : adalah cara kerja menemukan fokus atau penajaman gambar yang dilakukan dengan menggunakan tangan.
Micro Diaprism : Kumpulan prisma-prisma kecil yang berfungsi untuk mendapatkan ketajaman gambar melalui pengamat.
Microphotography : Fotografi yang menggunakan film berukuran kecil dengan menggunakan bantuan mikroskop.
Microprism : Prisma mikro. Sistem penemu jarak optis yang menggunakan prisma halus atau kumpulan prisma-prisma kecil yang berfungsi untuk mendapatkan ketajaman gambar melalui pengamat.
Mirror Lock up : Pengunci cermin, agar getaran dapat dikurangi pada saat rana bergerak
Monopod : Penyangga 1 kaki untuk kamera.
Motordrive (SLR) : alat yang berfungsi untuk menggulung film.
Multi Exposure : Sering disebut dengan singkatan ME. Memberikan pencahayaan lebih dari satu kali pada satu bingkai film.
Multicoatedla Filter : Filter anti-flare untuk mencegah refleksi intern dalam lensa oleh pantulan cahaya. Diciptakan untuk lensa yang belum multicoated.
Multilayer Coating : Penyelaputan berlapis-lapis pada lensa.
Multiple Exposure : Fasilitas pemotretan berulang pada satu bingkai (frame) yang sama.
Multiple Exposure Level : Tuas bidikan ganda. Adalah tombol untuk menyiapkan kamera pada posisi siap bidik tanpa memajukan film ke bingkai berikutnya. Digunakan untuk melakukan lebih dari satu kali pencahayaan (exposure) pada bingkai yang sama dalam pemotretan. Alat ini dipakainya bersamaan dengan pengokangan film.
Multipoint Reading : Suatu pembacaan atau pengukuran dalam pencahayaan yang dilakukan terhadap berbagai titik objek foto.
Multispot : Pengukuran pencahayaan dari beberapa titik
Multivision Filter : Filter yang digunakan untuk membuat gambar ganda dalam sekali jepretan. Filter ini dibuat dengan menggunakan kaca yang sengaja diasah menurut tujuannya - berkeping prisma 3,5, disusun melingkar, berjajar atau paralel berulang-ulang.
Nanometer : Satuan pengukur panjang gelombang. 1 Nanometer = 1nm adalah sepermiliarmeter.
Natural And Environment (Ne/Nes): Salah satu kategori yang dilombakan dalam World Press Photo. Foto-foto atau sekumpulan foto bercerita dari subjek berupa lingkungan dan alam:flora, fauna, lanskap, ekologi, dsb.
Nature Photography : Fotografi alam yang berkaitan dengan alam semesta, misalnya darat, laut, sungai, dll.
Nd Filter : Filter ND. Filter ini berfungsi untuk menurunkan kekuatan sinar 2 kali sampai 8 kali. Filter ini bernada abu-abu muda atau sedang dan tidak mengubah warna gambar.
Nebula Filter : Filter yang menghasilkan gambar dengan efek pancaran sinar radial yang berpelangi.
Negatif Film : Film negatif atau klise, adalah sebutan untuk citra yang terbentuk pada film sesudah dipotretkan dan sesudah dikembangkan, di mana bagian yang terlihat gelap pada gambar, pada objek terlihat terang. Warna yang timbul berlawanan karena bagian terang dari objek memantulkan banyak cahaya ke film dan menghasilkan area gelap.
Negatif: Kebalikan dari aslinya. Yang menghasilkan gambar negatif.
Neutral Density : Kepadatan netral yang tidak mengandung warna. Sebutan ini biasanya dipakai untuk lensa penyaring yang berfungsi untuk mengurangi kecerahan sinar.
News Feature : Sering disebut dengan cerita di balik berita, yaitu suatu foto yang menyajikan sisi lain dari suatu situasi atau aneka peristiwa yang hangat.
NiCd : Nikel Cadmium
Nikon : Salah satu merek peralatan kamera buatan Jepang.
NiMH : Nikel Metal Hydride
Nirmana : Adalah susunan gambar dalam bingkai, jalannya garis-garis yang dominan membentuk bidang-bidang utama yang dibatasi oleh suatu format.
Noise : bintik2 warna yang tidak beraturan. biasanya disebabkan penambahan sensor sebuah kamera digital lagi diset di ISO yang tinggi.Ini dikarenakan jika menggunakan ISO tinggi, sensor menyerap lebih banyak listrik, lalu menjadi panas, akhirnya hasil analog yang diubah ke digital tidak sempurna dan biasanya sensor CCD butuh listrik lebih banyak daripada sensor CMOS jadinya CCD lebih banyak noise, tapi di low sensitivity, CCD menang kualitas, karena pemrosesan analog menjadi data digital bisa dilakukan lebih banyak di CCD..
Nonreflex Camera : Kamera nonrefleks yang tidak menggunakan cermin putar. Contohnya seperti kamera kompak atau kamera langsung jadi Polaroid.
Normal Contras : Kontras yang wajar. Tidak berlebihan dan tidak kurang sebagai hasil pengembangan film atau hasil sebuah cetakan.
Normal Lens :Lensa normal, berukuran fokus sepanjang 50 mm atau 55 mm untuk film berukuran 35 mm. Sudut pandang lensa ini hampir sama dengan sudut pandang mata manusia.
Obscura : Cikal bakal kamera yang digunakan saat ini. Prinsipnya adalah sebuah kamar gelap yang tertutup dengan lubang kecil di depannya. Jika kamera obscura ditempatkan menghadap benda yang diterangi cahaya maka akan terlihat sebuah gambar proyeksi terbalik dari benda tersebut pada dinding yang berhadapan dengan lubang.
Observasi : Dalam bidang potret memotret adalah pengamatan yang dilakukan untuk mencari tahu tentang subjek foto terutama mengenai gerak-gerik, suasana hati maupun ekspresi.
Opaque : Opak, ialah sifat padat atau kedap sinar. Baik pandangan maupun sinar tak dapat menembusnya. Misalnya lempengan besi, kayu, karton, dll.
Optik : Berkenaan dengan penglihatan (cahaya, lensa, dsb).
Orthochromatic Film : Film yang sensitif terhadap warna biru dan hijau tapi tidak pada merah.
Over Exposure : Pemotretan dengan cahaya yang berlebihan sehingga menimbulkan efek terlalu terang.
Over Exposure : Pencahayaan lebih. Suatu nilai pencahayaan yang terdapat paa film maupun foto, di mana gambar yang ada tampak terang atau gelap pada film negatif karena pencahayaan yang berlebihan.
Overhead Lighting : Sinar dari atas. Lampu atau penyinaran yang dibuat untuk menyinari objek dari atas.
Override : Penyimpangan dari pengatur otomatis supaya dapat diatur dengan menggunakan tangan atau secara manual.
lanjutan sampe Z klik aja di sumbernya y

sumbernya
0