Kaskus

Regional

dHika_wannabeAvatar border
TS
dHika_wannabe
[share] FORES ( Fotografi Regional Semarang )
Inspirasi dari berbagai masukan akhirnya terlahir juga trit baru ini, emoticon-Big Grin
yg smoga jadi tempat efektif dan guyub bagi segala kalangan yg mungkin:

-hobi
-bakat
-isenk
-pengen tau
-pro
-amatir
-apa aja

menemani trit ini yg berisi foto upload karya warga reg.semarang, pada trit baru ini berisi share/all about Fotografi.....

simpelnya trit ini sebagai media/room buat sharing apa aja dah yg berhubungan dengan fotografi....

semua warga reg.semarang bisa berbagi ilmunya disini,
masukan, penambahan materi, saran kritik sangat diterima,
karena TS juga nubi bginian, jadi mari share bersama emoticon-shakehand

INDEX:
Fotografi Dasar
Yang Membuat Foto Jadi Menarik
Lighting/ Pencahayaan
Exposure
Tips: Beberapa cara untuk menonjolkan warna
Kumpulan Artikel n Tips (English Version) file zip
Fungsi Shutter dan Aperture dalam Mengontrol Exposure
Film Speed - Kepekaan Film/Sensor Digital
Flash Photography with Canon EOS Cameras (file zip)
Beginners guide to black & white photography (file rar)
Complete Guide to the Nikon D70 (file rar)
Metering
Tentang Kamera Plastik/ Toycam/ Lomography
Perbedaan Kamera Plastik Diana n Holga
Cara menghasilkan Light Leaks
Redscale, Teknik Membalik Film
Eksperimen Film
CROSS PROCESS dan FILM SLIDE-NEGATIF
Kamera Pinhole
Foto Candid, Tips Jitu Menjepret Foto Candid
Istilah Fotografi dari A-L
Istilah Fotografi dari M-Z
Depth of Field (DOF)
Tips Memilih Kamera Digital
Tips Merawat Kamera
Macam dan Jenis Pembersih Lensa/Kamera
Tips Memaksimalkan Kamera Ponsel
Perbedaan Kamera Compact dan DSLR
Artikel Tentang Fotografi (link kaskus)
Photography Tips (pdf)
Diana f Camera Manual (pdf)
Yang Suka Narsis Klik Sadja
Digital Camera (pdf)
Cuci Film BW (black & white)
Sekilas Kamera Film/Kamera Analog
Daftar harga cuci, scan, cetak di lab2 foto di semarang
Membuat Pinhole Camera: Part1 Part 2 Part 3 Part 4
Papercraft Pinhole Camera
Media Penyimpanan Kamera (dry box)
Membuat Dry Box Sendiri versi I
Membuat Dry Box Sendiri Versi II
Complete Guide Nikon D70
About Model, Fashion and Wedding Photography
Tips Simpel Fotografi Panggung/Konser
Kelebihan Lensa Fix/Prime dan Sedikit Info Tentang Filter IR
Langkah Menggunakan Filter IR
About Fotografi Jurnalistik
About CCD/ Image Sensor (link)


smoga trit ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya emoticon-shakehand

thx to: kaskus, reg.semarang, RL, smua yg kasi input disini emoticon-Malu
0
70.9K
1.6K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Semarang
Semarang
KASKUS Official
2.5KThread1.2KAnggota
Tampilkan semua post
dHika_wannabeAvatar border
TS
dHika_wannabe
#62
Quote:


iki malah keliwat....emoticon-Embarrassment

Istilah Fotografi
Fotografi tidak dapat dipisahkan dari teknologi tentunya. Ini adalah beberapa istilah yang berhasil saya himpun dari berbagai sumber.

AF (Auto focus) : Fokus otomatis; focus lensa yang bekerja otomatis dalam waktu yg relatif cepat. (tergantung dari lensa dan kondisi pencahayaan)

AFD : Auto Focus Distance Information

AFS : Auto Focus Silent Wave Motor

Angle of View : Sudut pandang dalam pengambilan objek foto.

Aperture : Bukaan diafragma; alat yg mengatur seberapa besar cahaya yang masuk kedalam kamera di lensa.

Aperture priority : Prioritas pengaturan pada diafragma, kecepatan rana otomatis

APS : Advanced Photo System

AR Range : Tingkat terang cahaya dimana system aotufocus masih dapat bekerja, dalam satuan EV

ASA : American Standart Association

Available light : cahaya yg ada

Back : Sisi belakang kamera, berfungis pula sebagai penutup film

Back focus : Fokus dibelakang objek

Back light : pencahayaan yang berasal dari belakang objek foto

Battery Grip : attachment tambahan yang dipasang di base camera…berisi batu baterai, bisa berupa baterai bawaan kamera…atau baterai AA (perlu tambahan lagi)..

Bayonet : Sistem dudukan lensa yang hanya memerlukan putaran kurang dari 90 derajat untuk pergantian lensa

Blitz/Speedlight/Flash : alat bantu dalam pemotretan yang memancarkan sinar secara cepat untuk memberi pencahayaan ke objek.

Blouwer : Kipas angin yang digunakan pada pemotretan model untuk menghasilkan efek angin

BOKEH : bidang blur/out of focus..hasil dari Depth of Field…

Bounce : Cahaya lampu kilat yang di pantulkan ke langit-langit atau bidang lain sehingga cahaya menerangi objek secara merata

Bounce : Efek pencahayaan terhadap objek foto dari speedlight yang dipantulkan ke atas/samping/bawah.

Bracheting : Pengambilan gambar yang sama menggunakan pengukuran pencahayaan yang berbeda

Bracketing : Menaikkan ato menurunkan ukuran pencahayaan pada pemotretan untuk memperoleh pencahayaan yg tepat.

Built in Dioptri: Dilengkapi dengan pengatur dioptri (lensa+ atau bagi mereka yang berkacamata)

Bulb : sarana pada pengukuran shutter speed yang dapat diatur sendiri sesuai dengan keinginan memotret (tulisan bulp biasanya muncul bila lebih dari 30detik).

Bulk film : Film kapasitas 250 exposure

CA (Chromatic Abberation) : Istilah CA ini kalo di fotografi dihubungkan dengan warna biru ke ungu-unguan di sekitar suatu objek. CA disebabkan oleh lensa yang punya refractive index yang berbeda di setiap light wavelengths. Semakin complex design lensa, semakin mungkin CA ini buat terjadi. Bisa diliat dari lensa zoom dan superzoom atau lensa wide bakal punya CA yang lebih parah daripada lensa prime.
Makanya lensa yang mahal akan pake UD (Ultra low Dispersion) glass buat mengurangi CA ini. Sedangkan sigma pake elemen lensa yang bernama APO, Achromatic

Camera Obscura : Kamera pertama dalam dunia fotografi, di mana bentuknya merupakan sebuah kamar gelap yang hanya memiliki lubang kecil (pinhole).

CCD (Charged Coupled Diode) : Sensor yang kebanyakan digunakan pada kamera digital.

CCD : Charge Couple Device (pada kamera digital)

Center weighted Metering : Pengukuran pencahayaan pada 60% daerah tengah gambar

CID : Cartridge Identification number

CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) : Sirkuit yang sering di gunakan pada chip elektronik dan juga sensor image (digunakan pada beberapa kamera canon). Beberapa kamera juga menggunakan CMOS untuk lightmeter internalnya.

Colourmeter : alat untuk mengukur atau menghitung temperatur warna.

CPL : Circular Polarizing

Croping : memotong bagian atau sisi tertentu dari bidang foto.

Cross process : Proses silang, biasanya di lakukan pada film positiv (E6) ke film negatif (C 41), sehingga menimbulkan warna- warna baru pada foto

Data Imprint : Fasilitas pencetakan data tanggal pada film

Depth of Field : lebar bidang fokus; ruang tajam; boleh dikatakan sebuah ruang di depan kamera, dimana objek yang berada di dalamnya mempunyai ketajaman tertentu.

DIL : Drop in Loading

DIN : Deutsche Industry Norm

DIR : Development Inhibitor Releaser

DOF : Depth of Field;ruang tajam, merupakan jarak, dimana gambar masih terlihat tajam/focus, beragntung pada: difragma, panjang lensa dan jarak objek

DRAM : Data Random Acces Memory

Emulsi Film(SLR) : Lapisan bahan pada film yang peka terhadap cahaya.

Esai foto : (Biar foto yang bicara)emoticon-Smilie, merangkai foto menjadi cerita bertema

ESP : Elektro-Selective Pattern (Sistem pengkuran cahaya otomatik, di saat kondisi

EV : Exposure Value; kekuatan cahaya. Sample, EV=0 kekuatan cahaya pada difragma f/1,0 kecepatan 1 detik

Evaluative/Matrix : Pengukuran pencahayaan berdasarkan segmen-segmen dan presentase tertentu

Exposure / Rana : tirai yang menggantikan fungsi penutup manual di bagian depan lensa, besar kecilnya dapat diatur sesuai kebutuhan.

Exposure : Hasil pengaturan bukaan diafragma dan shutter speed yang menentukan pencahayaan objek.

Exposure compensation :Kompensasi pencahayaan, membuat alternatif pencahayaan dari normal menjadi lebih atau kurang

Exposure mode : Modus pencahayaan, pada umumnya ada 4 tipe: manual, Aperture priority, Shutter priority dan Programed (auto)

Eye piece Blind : Tirai penutup jendela bidik

FID : Film strip Identification number

Fill in : melunakkan bayangan pada objek foto.

Fill In flash : Blitz pengisi, dalam kondisi tidak memerlukan blitz, blitz tetap dinyalakan untuk menerangi bagian-bagian yang gelap seperti bayangan

Film : Media untuk merekam gambar yang terdiri atas sebuah lapisan tipis yang mengandung emulsi peka diatas lapisan yang fleksibel dan transparan. –tapi kayaknya hari gini sih jarang banget kita nemu ‘film’. yang banyak juga kamera digital!

Filter : terbuat dari sistem optik yang dipasang pada bagian depan lensa.

Fish eye lens : lensa sudut lebar dengan ukuran 16mm ke bawah.

Flash Exposure Compensation : Kompensasi pencahayaan blitzt

Flash Sync : Sinkron kilat, kecepatan maksimum agar body dan flash masih bekerja harmonis

Fluorite : bahan yang bisa digunakan untuk menjadi lensa..karena memiliki karakteristik dispersi cahaya yang sangat rendah (efek pelangi)..jadi digunakan sebagai elemen Low Dispersion Lens di kebanyakan Lensa Canon Seri L..

Focus : ada yang menyebut dengan titik api, titik tempat pertemuan cahaya melalui lensa; ketajaman lensa melalui view finder.

Focusing screen : Layar focus

Foto wedding : Potraiture berpasangan (menciptakan rekaman gambar yang romantisme, baik dari posenya maupun dari suasananya

Fps : Frame per second:, satuan kecepatan pengambilan gambar dalam gambar perdetik

Framing : Pembingkaian objek untuk memberi kesan mendalam/ dimensi objek foto

Front focus : focus di depan objek

Front light : pencahayaan dari depan.

GN : Guide number; kekuatan cahaya blitz merupakan perkalian antara jarak (dalam meter atau feet) dan diafragma

Golden section : Potongan kencana; Hukum komposisi yang mengatakan bahwa keselarasan akan tercapai kalau suatu bidang adalah kesatuan dari 2 bidang yang saling berhubungan

Grainy : kalo di film : butiran lapisan emulsi film. Butiran dalam film akan tampak sebagai titik2 dalam hasil cetak foto.
kalo di digital : butiran yang muncul karena menaikkan sensitivitas cahaya pada sensor.

High key : Cara memotret yang mana kebanyakan putih atau bercahaya pada image.

Hot Shoe : tempat buat connect external blitz (yang ada di atas kamera)

http://www.fotografer.net/isi/artike...ihat.php?id=72

http://www.mail-archive.com/lensa@ya.../msg00162.html

Interchangeable Focusing Screen : Fasilitas untuk dapat mengganti focusing screen

Intervalometer : Fasilitas epmotretan otomatis dalam jarak waktu yang tertentu

ISO (International Standarts Organization) : dulunya di kenal dengan nama ASA (American Standarts Association) atau DIN (Deutsche Industrie Norm) merupakan standar umum yang digunakan untuk ukuran kepekaan terhadap cahaya.

ISO : International Standart Organization

kesenjangan kecerahannya sangat besar

Komposisi : susunan garis, bidang, nada, kontras dan tekstur dalam suatu format tertentu

Kristal sigma : Butir-butir perak halida

LCD : Liquid Crystal Display

LED : Light Emitting Diode, lampu

Lens Hood : Tudung lensa

Lens Mount : Dudukan lensa

Lightmeter : alat yang berfungsi untuk mengukur pencahayaan yang diperlukan untuk pemotretan.

Low-Key : teknik pemotretan yang kebalikan dari High Key sehingga didominasi oleh warna hitam.

LS (Longshot) : Dengan lebih mendekatkan objeknya, shot ini tetap masih memberikan sudut pandang lebar tetapi sudah mulai mengarahkan perhatian pada objeknya dengan memisahkannya dari latar belakang yang mungkin mengganggu.

sumbernya
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.