Maap kalau terlalu lama menunggu, berikut adalah teori berserta bukti2 dari ilmuwan bernama Gilbert De jong mngenai pengaruh Astronomi Bangsa Maya terhadap Nasca Lines.
Gilbert De Jong menyadari bahwa lokasi Izapa dan Nasca mungkin mempunyai pengaruh dari Suku Maya. Izapa adalah kota yang didirikan suku Maya.
Pada kenyataannya, ada beberapa sumber yang menyatakan pada jaman dahulu ada beberapa makhluk atau manusia aneh yang mendarat di dekat Puerto Viejo (Ecuador), kemungkinan besar adalah pendeta, karena tidak ada wanita diantara mereka jadi mereka tidak merencanakan utk tinggal dan membangun peradaban di sana.
Berdasarkan legenda, makhluk raksasa aneh ini menemukan sebuah lokasi tanki air /sumur, yang sesuai/ sama dengan lokasi dari Ica-Nasca region.
Menurut Dr. Malmstrom, Ahli astronomi dari bangsa Maya bepergian ke utara untuk mencari dimana matahari tetap terlihat (Chalchihuites or Alta Vista, dekat Tropic of Cancer, ditemukan sekitar 500 AD). Apakah akan terlihat aneh jika kita juga mengasumsikan mereka juga bepergian ke selatan? Jika mereka menemukan, mereka akan menyadari akan garis ekuator dan menemukan bahwa matahari bergerak di arah yang sama dan mempunyai jumlah waktu hari yang sama. Pada saat mereka menyadari hal tsb, mereka yakin bahwa harus ada sebuah tempat di selatan, seperti Izapa yang berada di utara, dimana kalender 260 hari dapat digunakan.
Jadi bangsa Maya bepergian ke Selatan dan menemukan Cahuachi/Nasca. Tempat ini dinilai sebagai cermin yang sangat sempurna dari gambaran Izapa di Utara.
Catatan:Izapa disini berada di 14,8 derajat Lintang Utara), nah tujuan dari suku maya adalah mencari garis ekuator dan mencari cermin dari kota Izapa. Maka ditemukan lah Cahuachi/Nasca yang berada di 14,8 derajat S (14,8 derajat Lintang Selatan). Anggap saja garis ekuator sebagai cermin, anda adalah Izapa dan Cahuachi adalah bayangan di dalam cermin. Maka ada ada kemungkinan suku maya yang mendirikan kota cahuachi/nasca karena kebetulan lokasi yang mempunyai derajat yang sama.
Baik kedua ahli astronomi, Gerald Hawkins dan Maria Reiche tidak menyadari akan keanehan 14,8 derajat yang kebetulan ini. Sederhananya, kemungkinan besar Ahli astronomi Maya yang mencipatakan Nasca.
13 Agustus (1359 BC) adalah tanggal hari yang diberi tanda di Kalendar Maya. Pertanyaannya adalah, mungkinkah, pada saat mereka menemukan Nasca sebagai tempat yang sempurna untuk mengukur waktu jangka panjang, mereka juga menemukan rahasia setting dan waktu terbit dari Venus? Mungkin kah mereka bisa membalikkan waktu dan menemukan posisi dari planet dan bintang di sekitar tahun 1359 B.C? Apakah itu semua merupakan fungsi dari Garis Nasca?
3 Lingkaran Nasca yang diukur oleh Gilbert De Jong beberapa tahun yang lalu mungkin tertuju pada sebuah tanggal rahasia. Bukannkah itu hebat? Mungkin ini adalah jawaban apakah Nasca itu : Pengaruh Astronomi bangsa Maya.
![kaskus-image]()
3 Lingkaran yang di ukur Gilber De Jong, dan mengenal nya sebagai Zodiac
Berikut merupakan cerita dari buku yang berjudul chronicler and Inca Garcilaso de La Vega. Serta beberapa fosil tengkorak yang ditemukan di Nasca.
cerita di next spoiler
Sodomite Flesh Eating Giants in Peru by Garcilaso de la Vega - El Inca!! (Silakan mengartikan sendiri
)
From the "Royal Commentaties of the Incas", volume I, chapter XI
Sebelum meninggalkan bagian ini, kita harus menyebutkan sebuah cerita menakjubkan dari para penduduk asli berdasarkan tradisi yang telah turun-temurun dari moyangnya selama berabad-abad. Tradisi ini tentang para raksasa yang dikatakan tiba di Negara mereka dari seberang lautan, dan mendarat di titik yang sekarang dinamakan Santa Elena, nama ini didapat dari para Spaniard yg melihatnya pertama kali.
Di Peru, ada sebuah cerita tentang para raksasa yang mendarat di laut, di Santa Elena, disekitar Puerto Viejo, aku bisa menyebutkan apa yang aku dengar tentang mereka, dan saya pun mengerti. Para penduduk, mengulangi cerita yang mereka dapat dari leluhurnya, yang mengatakan bahwa
mereka datang dari seberang lautan dengan rakit sebesar kapal yang berukuran besar. Ada beberapa pria yang sangat besar, sehingga orang biasa tidak akan sanggup hanya untuk menyentuh lututnya, sekelompoknya pun memiliki ukuran yang sama dengannya, melihat mereka dengan kepala yang sangat besarnya dan rambutnya yang tergurai dibawah bahu, rasanya seperti melihat monster.Matanya sebesar piring. Penduduk mengatakan bahwa mereka tidak memiliki jenggot, dan beberapa memakai jubah dari kulit binatang, dan sisanya hanya berpakaian ala kadarnya. Tidak ada satupun wanita bersama mereka. Merekapun mulai membangun tenda yang besarnya hampir sebesar desa. Karena tdak ada pasokan air yang cukup, mereka menanggulanginya dengan membuat sumur yang teramat dalam. Mereka menggali sumur ini dengan batu, sampai akhirnya menemukan air, dan setelah itu mereka membangun sumur itu dengan tumpukan batu keatas, sehingga bisa bertahan beberap tahun. Dalam sumur ini, airnya cenderung bagus dan dingin, sehingga bisa diminum.
Ketika raksasa ini mulai mantap dengan kehidupannya dan selesai menggali sumur ini, mereka mulai menghancurkan dan memakan semua yang bisa mereka makan di sekitar mereka. Dikatakan bahwa salah satu dari mereka memakan lebih dari 50 penduduk, dan ketika suplai makanan kurang bagi mereka, mereka menangkap ikan yang tak terhitung jumlahnya, dengan jala yang mereka punya.
Mereka hidup bermusuhan dengan para penduduk, karena mereka membunuh para wanita dengan giliran terakhir untuk dimiliki, dan membunuh para pria dengan alsan yang tidak jelas. Tapi penduduk Indian tidak memiliki jumlah yang cukup untuk menandingi para pendatang baru ini, yang menempati dan merajai tanah yang bukan miliki mereka. Dan meskipun mereka telah berdiskusi lama tentang masalah ini, mereka tetap tidak pernah memiliki keberanian untuk menyerang mereka."
Setelah beberap tahun, raksasa ini tetap tinggal didaerah itu, meskipun mereka tidak memiliki wanita, dan wanita Indian kerap terlalu kecil untuk mereka, ataupun karena sifat mereka yang jelek dan dipengaruhi oleh setan,
mereka mulai mempraktekkan dosa yang sangat mengerikan seperti sodomi, melakukannya didepan umum tanpa malu ataupun perasaan takut pada Tuhan. Para penduduk mengatakan bahwa Tuhan Raja mereka, tidak bisa menerima dosa mereka, memberikan mereka hukuman atas perbuatan keji mereka, dan
ketika semua raksasa sedang berkumpul dan melakukan perbuatan nistanya, tiba-tiba ada api menjalar dari langit beserta dengan suara yang bergemuruh, ditengahnya ada seorang malaikat dengan pedang yang tajam dan berkilau, yang langsung membunuh mereka semua hanya dengan satu tebasan, dan api pun membakar mereka sampai habis, hanya tertinggal tulang dan tengkorak. Tuhan sengaja membiarkannya sebagai tanda hukuman. Hukuman atas para raksasa ini benar-benar terjadi, karena dikatakan bahwa mereka menemukan peninggalan tulang yang sangat besar, dan penemuan terus berlangsung. Mereka menemukan pecahan gigi yang diperkirakan beratnya mencapai setengah pon dalam keadaan utuh, dan juga menemukan potongan bagian tulang dalam ukuran yang fantastis, menjadi saksi hidup dari kebenaran kejadian ini. Sebagai tambahan, bisa dilihat tempat-tempat dari desa mereka, dan juga sumur serta system yang dibuat raksasa itu. Saya belum bisa menyatakan kapan ataupun bagaimana para raksasa itu sampai disana."
Di awal tahun 1550 ketika berada di Lima, saya mendengar ketika masa kerajaan Don Antonio de Mendoza dan gubernur New Spain, banyak ditemukan tulang seukuran raksasa ini, dan bahkan lebih besar. Saya juga mendengar bahwa di daerah makam kuno di kota Mexico, dan di beberapa daerah lain di kerajaan itu, banyak ditemukan tulang-tulang dari raksasa itu. Sejak banyak orang telah melihatnya dan menegaskannya, bisa dipastikan bahwa raksasa-raksasa tersebut benar-benar ada dan mungkin saja berasal dari ras yang sama.
The end