- Beranda
- Musiklopedia
~~~~give em the boots : RANCID RULES~~~~
...
TS
byyou
~~~~give em the boots : RANCID RULES~~~~

tim armstrong - guitar, vocal, harmonica
lars fredericksen - guitar, vocal
matt freeman - bass, vocal
branden.s - drum, vocal

brett reed - family
NEW ALBUM 2017 OH YEEAAAHHH
RANCID - TROUBLEMAKER [DELUXE EDITION] 2017 ALBUM
Spoiler for KLIK FOR DOWNLOAD:
pass : byyou
enak

Quote:

Artist: Rancid








Diubah oleh byyou 08-06-2017 09:34
0
105.8K
3.6K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Musiklopedia
1.3KThread•2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
byyou
#3
berikut sekilas info dari media yg ada di indonesia
Californian punk, back!
Bulan depan, industri musik punk dipastikan kembali menggeliat. Rancid dan Offspring akan mengambil momen musim semi mendatang untuk meluncurkan album terbaru mereka.
Rancid dan Offspring adalah dua band asal California, AS, yang pada pertengahan dekade 1990-an hingga awal 2000-an yang menjadi penguasa industri musik punk bersama band sekota mereka Greenday dan Blink 182.
Dibandingkan dengan ketiga band California itu, hanya Greenday yang terus mencuat hingga meraup Grammy Award 2005 lewat album American Idiot, sementara trio Blink akhirnya vakum usai melepas album kompilasi pada tahun yang sama.
Dari segi popularitas, Rancid dan Offspring berjalan di belakang Greenday dan Blink 182 yang menganut aliran melodic punk yang easy listening.
Namun Rancid dan Offspring memiliki jenis musik yang lebih unik. Ramuan reggae, rap, funk, punk dan sedikit sentuhan jazz adalah warna musik Rancid, sementara Offspring yang memiliki basis di Orange Country membawa aroma pop punk, metal, grunge dan skater rock.
Rancid didirikan vokalis Tim Armstrong dan pemain bas Matt Freeman di Berkeley pada 1991. Setahun kemudian mereka merekrut Billie Joe Armstrong–yang kemudian membentuk Greenday–dan pemain drum kidal Bret Reed.
Billie Joe hanya sebentar menempati posisi lead guitar hingga kemudian diganti Lars Frederiksen, pentolan band UK Subs.
Bersama Billie Joe mereka merilis satu album mini dengan tembang unggulan Im Not The Only One, disusul Rancid (bergambar pistol) pada 1993 dengan lagu terbaik Hyena.
Setelah Billie memilih untuk berkonsentrasi ke Greenday, Lars kemudian masuk untuk menggarap album keras dan kencang Lets Go di bawah naungan Epitaph Records.
Epitaph Records adalah perusahaan rekaman independen di Hollywood milik gitaris Bad Religion Brett Gurewitz yang berdiri 1980-an dan selalu mendukung musik underground.
Album Lets Go sukses terjual hingga 500.000 keping, karena dipasarkan melalui jalur major di bawah label major Madonna Maverick Records.
Dengan tembang Salvation, Rancid untuk pertama kalinya masuk ke tangga lagu US Modern Rock di posisi ke-21, sekaligus berhak atas sertifikat emas dari Asosiasi Rekaman AS (RIAA) pada 1993.
Modal ini membuat Rancid membumbung tinggi. Beberapa bulan kemudian, masih di bawah naungan Epitaph diluncurkan album tersukses mereka …And Out Come the World.
Album dengan sentuhan reggae ini meraih penghargaan platinum dengan menempatkan tiga lagu di tangga lagu US Modern Rock selama periode 1994-1996 yaitu Roots Radicals, Time Bomb dan Ruby Soho.
Kembali ke indie
Sukses di jalur major label tak membuat keempat personil Rancid ingin menjadi band komersial. Mereka memilih untuk kembali ke industri indie label pada 1996 dan merilis dua album indie.
Pertama, album Live Won’t Wait (199 8) di bawah Epitaph. Lalu Rancid (bergambar tengkorak) pada 2000 yang diproduksi oleh Hellcat Record. Perusahaan ini didirikan Brett Gurewitz dan Tim Armstrong pada 1997.
Satu album lagi, Indestructible (2003) diproduksi lewat korporasi Warner Bros Records menghasilkan hit Fall Back Down yang berhasil menempati posisi 13 tangga lagu US Modern Rock.
Sesudah itu, Armstrong dan Lars mulai dilanda kejenuhan dan mulai asyik dengan proyek solo. Armstrong dengan band The Transplants, sementara Lars menjadi vokalis dan gitaris band Lars Frederiksen and the Bastard.
Armstrong, Freeman dan Reed tanpa Lars sempat membentuk Devil’s Brigade yang kemudian berhenti karena Freeman diketahui menderita kanker paru-paru pada 2005 akibat konsumsi narkoba.
Sakitnya Freeman mengembalikan kekompakan Armstrong dan Lars yang kemudian pada 13 April 2006 mengumumkan tur keliling dunia Rancid yang dimulai Juli 2006.
Namun, saat konser di Montreal, Kanada, pada Agustus Lars terkapar overdosis di panggung gara-gara menegak campuran obat penenang dan antibiotika dalam dosis tinggi. Akibatnya empat jadwal berikutnya terhenti.
Pada September, mereka sempat merilis album mini Lookout, namun secara mengejutkan Reed mengundurkan diri dari posisi tukang tabuh drum pada November 2006.
Reed kemudian diganti Branden Steineckret yang merupakan pentolan band The Used untuk penggarapan album ketujuh.
Meski terjadi perubahan formasi yang cukup mengejutkan di saat akhir, fans Rancid tetap yakin album baru ini bakal tetap keras dipenuhi kritik sosial dan kisah kelam kehidupan jalanan.
copyrighted by harian Bisnis Indonesia
catatan :
kenapa ya lebih bagus & akurat ulasan bisnis indonesia daripada media lain
sy bahkan pernah baca ulasan rancid di salah satu majalah musik terkemuka masang foto lars frederiksen tapi keterangannya tim armstrong
Bulan depan, industri musik punk dipastikan kembali menggeliat. Rancid dan Offspring akan mengambil momen musim semi mendatang untuk meluncurkan album terbaru mereka.
Rancid dan Offspring adalah dua band asal California, AS, yang pada pertengahan dekade 1990-an hingga awal 2000-an yang menjadi penguasa industri musik punk bersama band sekota mereka Greenday dan Blink 182.
Dibandingkan dengan ketiga band California itu, hanya Greenday yang terus mencuat hingga meraup Grammy Award 2005 lewat album American Idiot, sementara trio Blink akhirnya vakum usai melepas album kompilasi pada tahun yang sama.
Dari segi popularitas, Rancid dan Offspring berjalan di belakang Greenday dan Blink 182 yang menganut aliran melodic punk yang easy listening.
Namun Rancid dan Offspring memiliki jenis musik yang lebih unik. Ramuan reggae, rap, funk, punk dan sedikit sentuhan jazz adalah warna musik Rancid, sementara Offspring yang memiliki basis di Orange Country membawa aroma pop punk, metal, grunge dan skater rock.
Rancid didirikan vokalis Tim Armstrong dan pemain bas Matt Freeman di Berkeley pada 1991. Setahun kemudian mereka merekrut Billie Joe Armstrong–yang kemudian membentuk Greenday–dan pemain drum kidal Bret Reed.
Billie Joe hanya sebentar menempati posisi lead guitar hingga kemudian diganti Lars Frederiksen, pentolan band UK Subs.
Bersama Billie Joe mereka merilis satu album mini dengan tembang unggulan Im Not The Only One, disusul Rancid (bergambar pistol) pada 1993 dengan lagu terbaik Hyena.
Setelah Billie memilih untuk berkonsentrasi ke Greenday, Lars kemudian masuk untuk menggarap album keras dan kencang Lets Go di bawah naungan Epitaph Records.
Epitaph Records adalah perusahaan rekaman independen di Hollywood milik gitaris Bad Religion Brett Gurewitz yang berdiri 1980-an dan selalu mendukung musik underground.
Album Lets Go sukses terjual hingga 500.000 keping, karena dipasarkan melalui jalur major di bawah label major Madonna Maverick Records.
Dengan tembang Salvation, Rancid untuk pertama kalinya masuk ke tangga lagu US Modern Rock di posisi ke-21, sekaligus berhak atas sertifikat emas dari Asosiasi Rekaman AS (RIAA) pada 1993.
Modal ini membuat Rancid membumbung tinggi. Beberapa bulan kemudian, masih di bawah naungan Epitaph diluncurkan album tersukses mereka …And Out Come the World.
Album dengan sentuhan reggae ini meraih penghargaan platinum dengan menempatkan tiga lagu di tangga lagu US Modern Rock selama periode 1994-1996 yaitu Roots Radicals, Time Bomb dan Ruby Soho.
Kembali ke indie
Sukses di jalur major label tak membuat keempat personil Rancid ingin menjadi band komersial. Mereka memilih untuk kembali ke industri indie label pada 1996 dan merilis dua album indie.
Pertama, album Live Won’t Wait (199 8) di bawah Epitaph. Lalu Rancid (bergambar tengkorak) pada 2000 yang diproduksi oleh Hellcat Record. Perusahaan ini didirikan Brett Gurewitz dan Tim Armstrong pada 1997.
Satu album lagi, Indestructible (2003) diproduksi lewat korporasi Warner Bros Records menghasilkan hit Fall Back Down yang berhasil menempati posisi 13 tangga lagu US Modern Rock.
Sesudah itu, Armstrong dan Lars mulai dilanda kejenuhan dan mulai asyik dengan proyek solo. Armstrong dengan band The Transplants, sementara Lars menjadi vokalis dan gitaris band Lars Frederiksen and the Bastard.
Armstrong, Freeman dan Reed tanpa Lars sempat membentuk Devil’s Brigade yang kemudian berhenti karena Freeman diketahui menderita kanker paru-paru pada 2005 akibat konsumsi narkoba.
Sakitnya Freeman mengembalikan kekompakan Armstrong dan Lars yang kemudian pada 13 April 2006 mengumumkan tur keliling dunia Rancid yang dimulai Juli 2006.
Namun, saat konser di Montreal, Kanada, pada Agustus Lars terkapar overdosis di panggung gara-gara menegak campuran obat penenang dan antibiotika dalam dosis tinggi. Akibatnya empat jadwal berikutnya terhenti.
Pada September, mereka sempat merilis album mini Lookout, namun secara mengejutkan Reed mengundurkan diri dari posisi tukang tabuh drum pada November 2006.
Reed kemudian diganti Branden Steineckret yang merupakan pentolan band The Used untuk penggarapan album ketujuh.
Meski terjadi perubahan formasi yang cukup mengejutkan di saat akhir, fans Rancid tetap yakin album baru ini bakal tetap keras dipenuhi kritik sosial dan kisah kelam kehidupan jalanan.
copyrighted by harian Bisnis Indonesia
catatan :
kenapa ya lebih bagus & akurat ulasan bisnis indonesia daripada media lain

sy bahkan pernah baca ulasan rancid di salah satu majalah musik terkemuka masang foto lars frederiksen tapi keterangannya tim armstrong

0