dikembalikan ke diri sendiri harusnya, bayangkan 2 tahun tidak dibayar, gimana rasanya kalau ngutang di bank pasti udah lama aset disita, ga bakal sampai 2 tahun kebanyakan pemimpin selalu rajin ngadain dan ikut pengajian, rajin ngundang habib dan ustadz ternama, ilmunya di bawa kemana, apa hanya...
tenang saja, bukankah menkeu yang baru udah memberikan dogeng, IDR akan semakin menguat di masa kepemimpinan beliau, lihat saja nanti... (entah kapan tapi)
bukankah sesuatu itu kalau bermanfaat artinya menguntungkan, dan kalau tidak bermanfaat artinya merugikan jangan bermain dengan kata-kata pak pres yang terhormat
Ia menyatakan, uang untuk membayar utang ke pihak China sejatinya ada. teringat saat masa pencalonan kalau dah gini, saat itu beliau juga bilang, uang untuk MBG sejatinya ada mulut mu pak, harusnya hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan, utamanya masalah anggaran
lip service doang kayanya... sepertinya udah disiapin ada organik dari tubuh pemerintah yang "seakan" pro rakyat dan mendengar aspirasi bawah setidaknya banyak kasus-kasus yang tenggelam karena banyaknya berita tentang beliau ini
ada sandiwara besar yang terjadi di negara ini, muculnya figur-figur baru yang pro rakyat merupakan tatanan yang sudah dipersiapkan, banyak kasus-kasus yang berhasil ditutup dengan berita-berita positip, dan pada akhirnya beberapa berita postip itupun, ditutup dengan kebijakan yang sudah disangka...
bentar... tanggung jawabnya di sini sebagai pribadi yang siap bayar utang pake uang pribadi atau sebagai seorang pejabat negara, yang akan menggunakan uang hasil jerih payah rakyat yang diambil melalui pajak
Jumlah penduduk Jawa Barat adalah sekitar51,7 juta jiwaberdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada semester I 2025, menjadikan Jawa Barat provinsi terpadat di Indonesia. artinya dalam sehari yang terkumpul 51,7 juta dalam 30 hari akan terkumpul Rp. 1.551.000.000,- ide yang luar bi
tinggal cabut dan samaratakan tarif 1300 ke bawah dengan yang 2200 ke atas selesai masalah kalau PLN masih rugi juga karena bener-bener dah tabpa subsidi, artinya kan jelas bocornya di dalam tubuh PLN sendiri
ormas agama harusnya tidak turut ke politik, tetap di jalur dan alur masing-masing, ga usah ikut bagi-bagi jabatan, ga usah carut marut minta bagian tambang cukup sebagai pengajar bagi umat dan memberi kritik dan masukkan saat para pemimpin keluar jalur
mau dipake buat apa itu urusan anda, tapi sebagai warga negara yang baik harusnya anda bisa sadar, ada pajak yang harus dibayar dari penghasilan youtube
sebenarnya yang ditakutkan pemerintah saat ini adalah "demo" yang terjadi secara tiba-tiba, tanpa melakukan izin terlebih dahulu, mungkin akan ada masanya, saat seluruh rakyat benar-benar sudah tergerak hatinya...
menepuk air di dulang, terpecik muka sendiri siapa yang jadi pengkhianat, rakya biasa?? ga mungkin, rakyat saat ini hanya sibuk memikirikan bagaimana untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari yang semakin berat... dan bukankah kebijakan saat ini lebih pro asing ama aseng?!
yang kaya gini "serius" tugas presiden kah? atau udah nyadar dari mimpi dan agak takut ga bakal berhasil rencana 2 periode... menkue si jeng kl in ini kenapa ga dipecat saja, bener-bener nyusahin rakyat, ga ada bagus-bagusnya
uji-uji seperti ini gampang banget dimanipulasi baik dari awal saat pengambilan sampel, hingga akhir hasil yang bisa diolah suka-suka beda kalau uji sampel dilakukan terbuka, di ambil di tempat, dilakukan oleh pihak independen, disaksikan dan diawasi oleh seluruh masyarakat secara langsung, yakin