REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua tim hukum pemenangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Trimedya Panjaitan, mengatakan pemerintahan Jokowi-JK tidak akan membiarkan munculnya peraturan daerah (perda) baru yang berlandaskan syariat Islam. "Yang jelas kami tidak mendukung perda yang be...
Prabowo: Bangsa Indonesia Kadang-kadang Naif dan bodoh 27 Mei 2014 20:09 WIB Prabowo Subianto REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden yang diusung Partai Gerindra dan koalisinya Prabowo Subianto menyindir kelemahan sifat bangsa Indonesia yang kadang-kadang terlalu ramah, naif, lugu dan bodoh ...
menang dulu lah gan... gampang mentri diatur belakangan...saya yakin prabowo tidak seperti itu... dasar otak di dengkul... kalo diitung pengalaman di lapangan 1.Prbw Blusukan dihutan masuk rawa mempertaruhkan nyawa untuk bangsa sebagai TNI 2.jkw blusukan dikota dan masuk got mempertaruhkan citra...
ane puter redaksi nya tulisannya agan aja yak.... :cendols mentri adalah pembantu presiden..... ga da critanya pembantu mo setir majikan.... :travel Jadi pemahamannya bukan sekedar Menteri itu pembantu Presiden. Kita coba simak kembali 10 tahun terakhir, mengapa SBY tidak bersikap tegas menindak...
kan Jokowi nyapres krna dpt mandat dari bu Mega. brarti ada yg nyuruh. disuruh nyapres mau aja, pdhal masih jd gubernur. disuruh ini mau, disuruh itu mau, jd mirip boneka. Mungkin kamu lupa bahwa Megawati menunjuk Jokowi sebagai Capres karena desakan dari rakyat bukan dari internal partai.
Mudah-mudahan tidak ada lagi fitnah berdasarkan isu SARA, maka itu saya mengupas latar belakang masing-masing Capres supaya jelas.
Menjadi pertanyaan tersendiri, jika Prabowo tegas, gagah dan berani kenapa dia orbal jabatan Menteri untuk mendapat dukungan politik? Kepada pejabat-pejabat bermasalah pula.
Nah ini dia, sosok yang mengutamakan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan partai, berani menyampaikan pendapat secara jujur, tidak mendukung secara membabi buta.
Dulu sewaktu Pilgub DKI Jakarta 2012 berlangsung, saya prediksi Fauzi Bowo akan kabur ke Jerman jika kalah, terbukti akhirnya dia kabur ke Jerman terlebih dahulu sebelum ditugaskan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Jerman. Sekarang saya prediksi Prabowo akan kabur ke Yordania untuk fokus di bisn...
Menyikapi pernyataan kubu Prabowo-Hatta bahwa: "Jika Prabowo melanggar HAM, kenapa Megawati merangkul Prabowo pada Pilpres 2009?" Singkat saja, Megawati kala itu terdesak karena kesulitan mendapatkan koalisi dan menurut saya keputusan beliau merangkul Prabowo itu keliru, rakyat telah mene
biarlah Jakarta kehilangan satu pemimpin yang baik, daripada Indonesia mendapat satu pemimpin yang berkarakter buruk ditambah koalisi buruk. Hmm pandangan yang menarik gan, berarti warga Jakarta berkorban untuk kepentingan nasional. Namun saya cukup optimis dengan kompetensi Basuki T. P.
Mereka mengaku akan melawan kepentingan asing, ternyata mereka sendiri menjual diri ke pihak asing. :ngakak
good point, jgn tertipu yg teriak2 orasi tapi tidak tegas :D hb-MgYhf_UE Betul gan, kita butuh calon pemimpin yang konkrit, yang berprestasi tidak tercoreng oleh sejarah yang cacat. Ketegasan, kegagahan dan keberanian bagi saya bukan berdasarkan segi fisik apalagi sekedar orasi.
Penasehatnya lebih parah banget Inget ya : Ical (Kasus Lapindo kata orang2 sidoarjo udah kelar dan ganti rugi dengan harga yg tinggi, tapi ada warga yg sengaja jebolin tanggul biar dapet ganti rugi, eh malah beneran ga diganti alhasil koar2 Lapindo. Dasar warga LICIK !) Hatta : Keluarga yg bersan...
NO.1 for RI.1 :shakehand Jokowi lebih Pantas di Jakarta, Jokowi juga Baik apabila beliau legowo dan Sadar kemampuannya... Selamatkan Indonesia dari Kehancuran, Selamatkan Umat dan Bangsa Vote for Prabowo :iloveindonesias Jangan sekedar promosi seperti jualan kecap manis, atas dasar apa kamu yakin...
Kalo jokowi bakalan di setir megawati, kita lihat saja track record sebelumnya. Selama jadi walikota/gubernur adakah titipan2 mbok mega yg merugikan rakyat? GITU AJA KOK RESE..! :ngakak Saya kira tudingan terhadap Jokowi bahwa dirinya adalah 'Capres Boneka' terkesan mengada-ngada bahkan bernuansa