Kaskus

News

jpnn.comAvatar border
TS
jpnn.com
FBI Ungkap Rencana Iran Menyerang Amerika Pakai Drone, Ini Daerah yang Jadi Target
FBI Ungkap Rencana Iran Menyerang Amerika Pakai Drone, Ini Daerah yang Jadi Target
Arsip - Pesawat nirawak (drone) terlihat selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran di Semnan, Iran, 4 Januari 2021. Foto: ANTARA/Tentara Iran/WANA via REUTERS/as

jpnn.com - FBI telah memperingatkan penegak hukum di California tentang kemungkinan Iran melakukan serangan drone balasan di seluruh negara bagian tersebut, menurut laporan ABC News pada Rabu, mengutip sebuah peringatan.

"Kami baru-baru ini memperoleh informasi bahwa pada awal Februari 2026, Iran diduga berencana menyerang dengan drone dari kapal tak dikenal di lepas pantai AS, khususnya terhadap target yang tidak ditentukan di California, jika AS menyerang Iran," menurut peringatan yang dibagikan ke departemen kepolisian akhir Februari.

Baca Juga:
Prabowo Peringatkan Petinggi Danantara: Jangan Ada Laporan Palsu

Peringatan itu dikeluarkan tepat ketika AS dan Israel memulai serangan berkelanjutan mereka terhadap Iran, menurut laporan tersebut.

Namun, FBI mencatat bahwa mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang waktu, metode, target, atau kemungkinan pelaku dari potensi serangan tersebut.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Baca Juga:
Rismon Sudah Lama Akui Ijazah Jokowi Asli, tetapi Terjebak Permainan Roy Suryo

Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "pencegahan" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera menegaskan bahwa mereka ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran.

Baca Juga:
Pusingnya Presiden FIFA Setelah Iran Ogah Main di Piala Dunia 2026

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur pada hari pertama operasi militer. Republik Islam Iran kemudian menyatakan 40 hari masa berkabung.

Namun, FBI mencatat bahwa mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang waktu, metode, target, atau kemungkinan pelaku dari potensi serangan tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional.

Baca Juga:
Penuhi Panggilan KPK, Yaqut Langsung Ditahan?

Kementerian Luar Negeri Rusia mengecam operasi AS-Israel tersebut, dan menyerukan de-eskalasi dan penghentian permusuhan sesegera mungkin. (ant/dil/jpnn)

Sumber:
FBI Ungkap Rencana Iran Menyerang Amerika Pakai Drone, Ini Daerah yang Jadi Target
Diubah oleh jpnn.com 12-03-2026 15:15
MemoryExpressAvatar border
waloniAvatar border
User telah dihapus
User telah dihapus dan 2 lainnya memberi reputasi
3
2K
25
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.2KThread21.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.