- Beranda
- Berita dan Politik
Jawab Keluhan Pedagang, Purbaya Sebut Akan Pajaki TikTok
...
TS
jaguarxj220
Jawab Keluhan Pedagang, Purbaya Sebut Akan Pajaki TikTok
Bloomberg Technoz, Jakarta - Pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengeluhkan sepinya penjualan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan kunjungan pada Senin (9/3/2026). Dalam momen tersebut, seorang pedagang menyampaikan langsung kondisi pasar yang dinilai semakin lesu karena persaingan dengan platform perdagangan daring.
“Bagaimana ini Pak, kita pedagang UMKM, Pak. Sepi pasar, Pak,” ujar pedagang tersebut kepada Purbaya saat menyambut kedatangannya di pasar.
Pedagang tersebut juga mempertanyakan kondisi perekonomian yang menurutnya berdampak pada penjualan di pasar tradisional. Ia menyebut produk yang dijual merupakan buatan dalam negeri, namun tetap kesulitan bersaing dengan barang yang dijual melalui platform online.
“Kita majuin dalam negeri, Pak. Tapi yang beli sedikit,” kata pedagang tersebut.
Ia kemudian menyoroti persaingan dengan platform digital, khususnya media sosial yang digunakan sebagai sarana berjualan. Menurutnya, pedagang di pasar harus menanggung berbagai kewajiban seperti pajak, sementara pedagang di platform tertentu dinilai tidak menghadapi beban yang sama.
“Online, Pak. TikTok kan enggak ada pajak, Pak. Kita ada pajak, Pak,” keluh pedagang itu.
Menanggapi keluhan tersebut, Purbaya mengatakan pemerintah akan menata persoalan tersebut, termasuk terkait pungutan pajak pada platform digital.
“Nanti kita pajakin TikTok juga,” jawab Purbaya.
Percakapan singkat itu berlangsung di tengah kunjungan Purbaya meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang dan menghampiri sejumlah pedagang pakaian.
Sejumlah pedagang lain juga turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung kondisi usaha mereka yang dinilai masih belum pulih.
Sebelum meninggalkan lokasi, pedagang tersebut kembali meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi pedagang pasar tradisional.
“Tolong ya Pak, bantuin kita,” ujarnya.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...pajaki-tiktok/
Sepi ya emang gara2 ekonomi morat-marit..
Apalagi barang di pasar mahal gara2 bayar sewa, bukan gara2 pajak. Suruh pedagang protes ke pemilik kios, suruh turunin harga sewa donk.
Udah gt pedagang pasar cuan kebanyakan gara2 rantai distribusi lebih panjang. Kalau Tiktok, distributor/importir bisa langsung jualan.
Tiktok jadi mau dibuat sepi juga gitu?
“Bagaimana ini Pak, kita pedagang UMKM, Pak. Sepi pasar, Pak,” ujar pedagang tersebut kepada Purbaya saat menyambut kedatangannya di pasar.
Pedagang tersebut juga mempertanyakan kondisi perekonomian yang menurutnya berdampak pada penjualan di pasar tradisional. Ia menyebut produk yang dijual merupakan buatan dalam negeri, namun tetap kesulitan bersaing dengan barang yang dijual melalui platform online.
“Kita majuin dalam negeri, Pak. Tapi yang beli sedikit,” kata pedagang tersebut.
Ia kemudian menyoroti persaingan dengan platform digital, khususnya media sosial yang digunakan sebagai sarana berjualan. Menurutnya, pedagang di pasar harus menanggung berbagai kewajiban seperti pajak, sementara pedagang di platform tertentu dinilai tidak menghadapi beban yang sama.
“Online, Pak. TikTok kan enggak ada pajak, Pak. Kita ada pajak, Pak,” keluh pedagang itu.
Menanggapi keluhan tersebut, Purbaya mengatakan pemerintah akan menata persoalan tersebut, termasuk terkait pungutan pajak pada platform digital.
“Nanti kita pajakin TikTok juga,” jawab Purbaya.
Percakapan singkat itu berlangsung di tengah kunjungan Purbaya meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang dan menghampiri sejumlah pedagang pakaian.
Sejumlah pedagang lain juga turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan langsung kondisi usaha mereka yang dinilai masih belum pulih.
Sebelum meninggalkan lokasi, pedagang tersebut kembali meminta perhatian pemerintah terhadap kondisi pedagang pasar tradisional.
“Tolong ya Pak, bantuin kita,” ujarnya.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...pajaki-tiktok/
Sepi ya emang gara2 ekonomi morat-marit..
Apalagi barang di pasar mahal gara2 bayar sewa, bukan gara2 pajak. Suruh pedagang protes ke pemilik kios, suruh turunin harga sewa donk.
Udah gt pedagang pasar cuan kebanyakan gara2 rantai distribusi lebih panjang. Kalau Tiktok, distributor/importir bisa langsung jualan.
Tiktok jadi mau dibuat sepi juga gitu?
MemoryExpress dan saya.palsu memberi reputasi
2
1.1K
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.5KThread•59.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya