- Beranda
- Berita dan Politik
Hujan Angin Landa Surabaya, 1 Pekerja Terikat Tali Lift lalu Meninggal
...
TS
ranggadias12
Hujan Angin Landa Surabaya, 1 Pekerja Terikat Tali Lift lalu Meninggal

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang menerjang Kota Surabaya pada Senin (2/3/2026). Dampaknya, puluhan pohon tumbang, sejumlah bangunan rusak, dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya, tercatat sedikitnya 55 pohon tumbang yang tersebar di 17 kecamatan.
Korban jiwa diketahui bernama Eddy Suparno (51), warga Tambak Wedi. Ia bekerja sebagai pembersih kaca gedung dan tengah bertugas di sebuah apartemen kawasan Jalan Pakuwon Indah saat hujan badai terjadi.
Saat kejadian, korban terjebak di tengah hujan deras dan angin kencang dalam kondisi terikat tali pengaman di lift gondola. Eddy sempat terombang-ambing sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Insiden ini menjadi satu-satunya korban jiwa yang dilaporkan akibat cuaca ekstrem pada hari tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan bahwa sebaran pohon tumbang meluas di sejumlah wilayah, antara lain Tambaksari, Tegalsari, Asemrowo, Gubeng, Sawahan, Bubutan, Wonokromo, Gunung Anyar, Mulyorejo, Krembangan, Bulak, Sukolilo, Sambikerep, Genteng, Tenggilis Mejoyo, Rungkut, hingga Benowo.
Menurutnya, pohon-pohon yang roboh memiliki diameter bervariasi antara 40 hingga 60 sentimeter. Faktor penyebab utama adalah kombinasi angin kencang, hujan intensitas tinggi, serta kondisi pohon yang sudah berusia tua.
Petugas telah melakukan evakuasi dan pemotongan batang pohon di lokasi terdampak guna memastikan arus lalu lintas dan aktivitas warga kembali normal.
Selain pohon tumbang, BPBD juga mencatat empat bangunan warga mengalami kerusakan. Lokasinya berada di wilayah Gunung Anyar, Bubutan, Genteng, dan Sukomanunggal.
Penanganan kerusakan dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat kelurahan setempat untuk memastikan keselamatan warga serta mencegah risiko lanjutan.
BPBD Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. Warga, khususnya pengguna jalan, disarankan berhenti sejenak dan mencari tempat berteduh yang aman guna menghindari risiko pohon tumbang, jalan licin, serta jarak pandang terbatas.
Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 atau layanan 081131112112 untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas.
Cuaca ekstrem yang melanda Surabaya menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan, terutama di tengah potensi hujan dengan intensitas tinggi yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
INFO SELENGKAPNYA DI SINI
kakekane.cell memberi reputasi
1
217
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
694.9KThread•58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya