- Beranda
- The Lounge
Benarkah Keju Di Supermarket Saat Ini Pasti Asli?
...
TS
.nona.
Benarkah Keju Di Supermarket Saat Ini Pasti Asli?

Quote:
Ada harga tentu ada rupa itulah yang kita rasakan sebagai buyer, harus pintar memilah dan memilih bukan hanya soal rasa tapi juga selera. Bahkan, mahal juga tak menjadi patokan barang yang diterima adalah yang terbaik, tapi harga murah sudah pasti yang kita dapat hanyalah ampas.
Sebelum membahas lebih dalam kita sedikit menceritakan sejarah tentang keju.
Diyakini bahwa keju pertama kali dibuat sekitar 8000 tahun yang lalu di Timur Tengah, ketika manusia mulai domestikasi hewan ternak seperti kambing dan domba. Susu dari hewan-hewan ini kemudian difermentasi secara alami, menghasilkan keju primitif. Namun ada juga yang bilang keju dimulai dari Yunani kuno atau Romawi kuno.

Pengembangan keju kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Eropa, Afrika, dan Asia. Setiap daerah memiliki teknik dan bahan unik untuk membuat keju, sehingga menghasilkan berbagai jenis keju yang kita kenal sekarang.
Di zaman modern, pengolahan keju telah berkembang pesat dengan teknologi canggih dan metode yang lebih higienis. Berikut beberapa cara mengolah keju modern:
1. *Pasteurisasi susu*: Susu dihangatkan untuk membunuh bakteri patogen, sehingga lebih aman dikonsumsi.
2. *Fermentasi terkontrol*: Bakteri atau enzim tertentu ditambahkan untuk mengontrol proses fermentasi, sehingga keju memiliki rasa dan tekstur yang konsisten.

3. *Penggunaan kultur*: Kultur bakteri atau jamur khusus digunakan untuk memberikan rasa dan aroma spesifik pada keju.
4. *Pengolahan suhu*: Suhu dan kelembaban dikontrol untuk mengoptimalkan proses fermentasi dan pengempukan keju.
5. *Pengpaketan vakum*: Keju dikemas dalam kondisi vakum untuk memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas.

Beberapa contoh keju modern yang dihasilkan dengan metode ini adalah keju mozzarella, cheddar, feta, dan gouda.
***
Nah, berhubung proses membuat keju itu cukup lama maka manusia mulai membuat kreativitas yang cukup tinggi. Karena susu itu mahal, membuat keju juga prosesnya lama maka diambilah jalan pintas, bagaimana kalau susunya kita ganti air atau minyak bahkan biar kental dikasih tepung.
Disinilah terjadi berbagai produk keju dengan tingkatan susu yang bervariasi, dan memenuhi rak supermarket kita saat ini.
Jadi saat ini di supermarket terbagi 3 jenis keju yang bisa kamu beli,
Keju Alami

Tentu saja keju ini berbahan susu murni (segar) dari 90% hingga 99%, garam, kultur bakteri dan renet tanpa minyak nabati, air dan juga tanpa tepung.
Contoh keju ini adalah, Greenfield Mozaralella Cheese, Bega Mild, Pervetto Mozaralella
Keju Olahan

Disini bahan utama keju hanya 50%, tetapi dicampur dengan pengemulsi biar awet, memarik dan biar bagus standardnya menurut industri.
Disini biasanya, rasa keju olahan akan terasa lebih enak dan gurih dibandingkan dengan keju alami. Kenapa? Karena keju ini ditambah garam, penguat rasa, perisa sintetik. Lidah kita ditipu supaya nagih, sedangkan keju aslinya rasa lebih mild, bahkan cenderung pahit dan asam karena proses fermentasi.
Jadi keju olahan memang diciptakan untuk cantik di mata dan meledak di lidah, namun yang dibutuhkan tubuh itu keju yang estetik atau butuh nutrisi dari susu sapi?
Contoh keju ini adalah, kraft cheddar, kraft singles, diamond quick melt, diamond cheddar, Frisian flag cheddar, lactima cheddar, chessy favourit, green valley.
Keju Tiruan

Bahan utamanya berupa air, tepung, minyak nabati dan campuran keju yang hanya bumbu penyedap dibawah 20%.
Contoh keju ini adalah, Emina Cheese Slice, prochiz premium cheddar, kraft quickmelt mozza, meg serbaguna, win chesse gold.
Nah, dari berbagai merk diatas kuncinya cuman satu jangan malas baca label ya, agar mendapatkan keju yang sesuai dengan keinginan.
***
Referensi klik, klik, klik, klik
Pic google
Diubah oleh .nona. 25-02-2026 19:20
moonray7192 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
1.7K
9
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya