Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Alasan Mahasiswa Emosi Sampai Tunjuk-tunjuk Polisi Depan Mabes Polri

Alasan Mahasiswa Emosi Sampai Tunjuk-tunjuk Polisi Depan Mabes Polri
Tim detikcom - detikNews
Jumat, 27 Feb 2026 19:03 WIB

Sejumlah mahasiswa demo di depan Mabes Polri terkait kasus kematian siswa AT di Tual, Maluku. (dok Istimewa)
Jakarta - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, sore ini. Aksi ini sebagai respons atas kasus kematian siswa AT di Tual, Maluku, karena dianiaya oknum anggota Brimob Bripda MS.
Terlihat massa aksi tiba pada Jumat (27/2/2026) sekira pukul 16.00 WIB. Tampak sejumlah petugas polisi berjaga di depan gerbang utama Mabes Polri.

Anggota kepolisian yang berada di lokasi mengenakan peci berwarna putih di kepalanya, lengkap dengan sorban putih yang dikalungi di bagian leher.

Tak lama kemudian, massa mahasiswa beralmamater berwarna kuning datang membawa sejumlah atribut aksi. Sejumlah mahasiswa mencoba berinteraksi hingga berpose dengan anggota yang berjaga. Mereka berdiri persis di hadapan barisan kepolisian.

Namun, salah satu mahasiswa, SB (20), terlihat menunjuk anggota kepolisian dengan nada tinggi. Dia mengaku pernah bertemu polisi itu saat aksi massa sebelumnya.

"Iya (pernah ketemu polisi itu) di GBK Arena waktu sebelum (kejadian) Affan Kurniawan dilindes sama Brimob," katanya saat ditemui.

SB menyebut saat itu dia bersama teman-temannya ingin bergabung dengan massa aksi. Namun, massa telah dipukul mundur oleh aparat.

"Gua masuk sama teman-teman gua 12 orang (mau masuk ke massa aksi). Pas gua diperiksa, gua nanya, 'Apa hak Anda memeriksa? Apakah polisi atau bukan?'. Nggak menjawab, saya langsung didorong, jatuhkan di tanah, dipukul," ujar SB.

Disebutkannya, saat itu orang yang mengaku anggota tidak berpakaian dinas polisi. Mereka, lanjut SB, datang berkelompok sekitar 30 orang. Namun SB tak bisa memastikan polisi yang dibentaknya adalah orang yang sama. Dia juga tak bisa menunjukkan bukti, yang disebutnya ada di telepon genggamnya.

"Mirip seperti dia, tapi saya belum bisa memastikan dia apa bukan, karena videonya ada di HP saya, namun sekarang sinyalnya belum ada," ucap SB.

Meski begitu, SB mengaku, pada saat yang sama dia juga ditolong oleh seorang polisi lainnya. Orang yang menolongnya berbeda dengan yang bertindak represif.

"Dan alhamdulillah ada satu orang menolong saya, itu polisi baik, memisahkan saya," tuturnya.

Anggota polisi yang ditunjuk hingga teriaki oleh SB tak membalas reaksi tersebut. Dia tetap berjaga pada barisannya.

SB kemudian ditarik mundur oleh rekan-rekan mahasiswa lainnya. Aksi terus berlanjut dengan pembacaan pernyataan sikap oleh massa aksi.

https://news.detik.com/berita/d-8376...n-mabes-polri.





Penjelasan Polisi soal Anggota Pakai Peci-Sorban saat Amankan Demo Mahasiswa
Alasan Mahasiswa Emosi Sampai Tunjuk-tunjuk Polisi Depan Mabes Polri
Rumondang Naibaho - detikNews
Jumat, 27 Feb 2026 21:09 WIB

Sejumlah mahasiswa demo di depan Mabes Polri terkait kasus kematian siswa AT di Tual, Maluku. (dok Istimewa)
Jakarta - Polisi tampak mengenakan peci dan sorban putih saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, sore ini. Sedangkan para Polwan mengenakan hijab berwarna putih.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan alasan di balik penggunaan peci dan sorban itu. Dia menyebut hal ini merupakan bentuk penghormatan Polri terhadap bulan suci Ramadan.

"Kita menghormati bulan suci Ramadan dengan penggunaan peci, syal, serta bagi Polwan menggunakan hijab putih," kata Budi kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Budi menyebut tim yang dikerahkan yakni tim hadroh dan tim selawat untuk mengawal aksi. Dia memastikan polisi yang melakukan pengamanan turut menghormati bulan Ramadan.

"Rasa sabar itu paling utama. Akhirnya dengan polisi yang tidak terpancing, tidak terprovokasi meski dimaki dan dicoret, justru membuat ketenangan dalam proses pengamanan ini," jelasnya.

Elemen mahasiswa yang menggelar aksi terdiri dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI), UPN 'Veteran' Jakarta dan Politeknik Negeri Jakarta (PMJ). Aksi ini sebagai respons atas kasus kematian siswa AT di Tual, Maluku, karena dianiaya oknum anggota Brimob Bripda MS.

Terkait pernyataan mahasiswa yang akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar, Budi mengaku tak masalah. Dia menyatakan Polri siap terus membuka komunikasi.

"Kami akan tetap melakukan komunikasi dan pendekatan. Polisi siap melakukan pelayanan pengamanan terhadap seluruh masyarakat yang menyampaikan aspirasi karena itu dilindungi undang-undang," pungkasnya.
https://news.detik.com/berita/d-8376...emo-mahasiswa.

aksi massa di depan Mabes


0
447
26
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.6KThread59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.