- Beranda
- Berita dan Politik
Demo di Polda DIY Berakhir Ricuh, 3 Mahasiswa Dibawa Polisi ke Rektorat
...
TS
mabdulkarim
Demo di Polda DIY Berakhir Ricuh, 3 Mahasiswa Dibawa Polisi ke Rektorat

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Rabu, 25 Feb 2026 08:36 WIB
Suasana demonstrasi oleh massa aksi di depan Mapolda DIY, Selasa (24/2/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Sleman - Aksi demonstrasi terjadi di depan Mapolda DIY pada Selasa (24/2) malam. Dalam aksi yang sempat ricuh tersebut, 3 orang mahasiswa sempat diamankan petugas kepolisian.
Kebid Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai perusakan fasilitas.
"Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi perusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan," kata Ihsan dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Ihsan mengatakan, dalam demonstrasi itu petugas sempat mengamankan tiga orang mahasiswa. Akan tetapi semuanya telah diserahkan kembali ke pihak kampus masing-masing.
"Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus," ujarnya.
Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas, kata dia, tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.
Ihsan juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat DIY. Termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.
"Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi," tegasnya.
Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa Polda DIY turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku.
"Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," pungkasnya.
Baca juga:
Kala Massa Luapkan Amarah ke Polda DIY soal Tewasnya Siswa di Maluku
Baca artikel detikjogja, "Demo di Polda DIY Berakhir Ricuh, 3 Mahasiswa Dibawa Polisi ke Rektorat" selengkapnya https://www.detik.com/jogja/berita/d...i-ke-rektorat.
Aksi Massa di Kawasan Polda DIY Ricuh, Terdengar Dua Kali Ledakan Diduga Petasan

Massa menyuarakan berbagai tuntutan termasuk reformasi di tubuh kepolisian.
Rep: Wulan Intandari/ Red: Fernan Rahadi
Aksi demontrasi yang digelar di kawasan Polda DIY Selasa (24/2/2026), malam sempat diwarnai kericuhan. Pantauan Republika di lokasi, massa yang mengatasnamakan masyarakat yang resah terhadap aparat kepolisian itu memulai aksinya sekitar pukul 18.30 WIB atau selepas berbuka puasa.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Aksi demontrasi yang digelar di kawasan Polda DIY Selasa (24/2/2026), malam sempat diwarnai kericuhan. Pantauan Republika di lokasi, massa yang mengatasnamakan masyarakat yang resah terhadap aparat kepolisian itu memulai aksinya sekitar pukul 18.30 WIB atau selepas berbuka puasa.
Jalanan dari simpang empat lampu merah Gejayan menuju UPN ditutup pada pukul 19.00 WIB demi keselamatan bersama termasuk pengguna jalan. Selain itu, berbagai coretan juga tampak di tembok Mapolda. Yang paling menonjol tulisan ‘ALL COPS ARE BASTARD’, kemudian ada juga coretan bertuliskan ‘PEMBUNUH’.
Sempat terdengar bunyi ledakan sebanyak dua kali di lokasi, diduga merupakan petasan yang kemudian membuat ratusan massa lari berhamburan untuk menyelamatkan diri. Setelahnya, situasi di sekitaran Polda DIY kembali kondusif.
Massa menyuarakan berbagai tuntutan termasuk reformasi di tubuh kepolisian. Mereka mengecam dugaan tindakan kekerasan aparat terhadap masyarakat serta menuntut agar praktik represif tidak lagi terjadi dalam penanganan aksi unjuk rasa.
“Kami mendoakan teman-teman yang menjadi korban agar tenang di alam sana. Kami juga berharap aparat kepolisian menyadari bahwa tindakan kekerasan terhadap rakyat adalah hal yang salah,” ujar Yazi, salah satu peserta aksi, Selasa (24/2/2026), malam.
Ia menyampaikan, aksi yang digelar ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus mendoakan rekan-rekan mereka yang menjadi korban dalam aksi demonstrasi sebelumnya, termasuk peristiwa pada Agustus tahun lalu. Yazi menyinggung adanya penangkapan tanpa kejelasan serta sejumlah peserta aksi yang sempat ditahan, termasuk mahasiswa dari UNY yang disebut baru dibebaskan.
Massa menilai peristiwa tersebut menjadi catatan serius dalam penegakan hukum dan kebebasan berpendapat. Selain itu, peristiwa penganiayaan oleh oknum anggota Brimob terhadap Arianto Tawakal (14), siswa MTsN 1 Maluku hingga tewas di Tual juga menjadi pemicu aksi ini digelar.
“Polisi harus hadir sebagai pelindung masyarakat. Tidak boleh ada lagi korban dari rakyat,” katanya.
“Kami mengutuk segala bentuk kekerasan. Kami hadir sebagai masyarakat yang muak dengan tindakan sewenang-wenang. Kami berharap ada reformasi kepolisian dan perubahan nyata ke depan,” ucapnya menambahkan.
Kehadiran mereka kali ini tidak mengatasnamakan institusi kampus tertentu, melainkan sebagai bagian dari masyarakat sipil yang resah terhadap kekerasan yang dilakukan aparat. Massa berharap pemerintah dan institusi kepolisian dapat melakukan evaluasi menyeluruh serta memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan, tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
“Kita berharap setidaknya polisi bisa sadar bahwa mereka tidak bisa melakukan aksi atau semenah mena terhadap rakyatnya. Polisi itu harus hadir sebagai garda pelindung bagi masyarakat. Tidak boleh ada korban yang timbul dari rakyat,” ungkapnya.
Hingga Selasa malam pukul 21.00 WIB, sejumlah polisi terlihat masih berjaga di dalam Polda. Mereka dibentengi kawat berduri.
https://rejogja.republika.co.id/beri...diduga-petasan
aksi tadi malam
tabraklari81223 memberi reputasi
1
247
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.9KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya