Quote:
Prabowo: Kita Harus Bersama-sama Hilangkan Kemiskinan di Indonesia
Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:54 WIB
MP
SM
Penulis: Maria Gabrielle Putrinda | Editor: SMR

Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan pada acara pengukuhan dan ta'aruf pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). (Beritasatu.com/Maria Gabrielle Putrinda)
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen dalam memberantas kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menghadapi tantangan kemiskinan.
"Kita akui kita harus bersama-sama berani, bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh takut, gentar, kita berani dan bersama-sama akan berhasil hilangkan kemiskinan," ujar Prabowo dalam sambutannya saat pengukuhan dan ta'aruf pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Prabowo mengatakan Tuhan Yang Maha Kuasa telah memberikan Indonesia kekayaan yang luar biasa. Setelah dilantik menjadi presiden, Prabowo mempelajari data dan fakta tentang Indonesia, ia mendapati betapa kayanya negeri ini.
"Apakah kita mampu, apakah kita berani menjaga kekayaan itu? Apa kita berani menghadapi kesulitan? Apakah kita berani mengakui bahwa bangsa ini masih banyak kesulitan dan kelemahan? " tambahnya.
Ia pun mengajak kepada seluruh rakyat, terutama unsur pimpinannya untuk bersatu, bersama-sama menjaga kekayaan negeri ini.
"Saya memohon marilah kita bersatu. Kita harus menjaga Republik ini, kita harus menjaga kekayaan kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia," tegas Prabowo yang disambut tepuk tangan puluhan ribu jemaah.
Quote:
Ulama dan Umara Bersatu, Indonesia Jadi Bangsa Besar
Ulama dan Umara Bersatu, Indonesia Jadi Bangsa Besar

: Presiden dalam acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Oleh Ismadi Amrin, Sabtu, 7 Februari 2026 | 14:55 WIB - Redaktur: Kristantyo Wisnubroto - 42
Jakarta, InfoPublik - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang berhasil dan makmur ialah bangsa yang mampu menjaga perdamaian, dimana persatuan ulama dan umara menjadi kuncinya.
"Hari ini saya sungguh bahagia, sungguh merasa besar hati, hari ini adalah lambang dari bersatunya Ulama dengan Umara. Kalau Ulama dan Umara bersatu, insyaallah bangsa kita akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang makmur," kata Presiden dalam acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
"Karena syarat, syarat bangsa itu berhasil sepanjang sejarah peradaban manusia, syarat bangsa yang berhasil, bangsa yang makmur adalah perdamaian," imbuh Presiden.
Kepala Negara mengatakan perdamaian hanya dapat dicapai dengan bersatunya ulama dan umara. Dia pun mengaku bahagia melihat persatuan tersebut. "Alhamdulillah hari ini saya bangga menjadi Presiden Republik Indonesia. Hari ini saya merasa besar hati. Hari ini terima kasih Majelis Ulama Indonesia, terima kasih apa yang kau berikan kepada saya," tuturnya.
Presiden juga memberikan apresiasi kepada MUI yang selama ini telah mengambil peran besar dan menentukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "MUI selalu menjadi pilar stabilitas, pilar ketenangan, pilar kesejukan, pilar toleransi, toleransi antar seluruh umat beragama," kata Presiden.
kontrol media Wo, niat n cita-cita ente bakal susah terwujud kalau media nggak dikontrol
Indonesia dan India sama-sama negara demokrasi
Sama-sama lagi berjuang mengentaskan kemiskinan
Bedanya, India bisa kontrol medianya....sedangkan dimari malah media Tempe semua