- Beranda
- Berita dan Politik
Purbaya Tak Khawatir Moodys Ubah Outlook Surat Utang RI
...
TS
jaguarxj220
Purbaya Tak Khawatir Moodys Ubah Outlook Surat Utang RI
Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak khawatir atas keputusan lembaga pemeringkat (rating agency) Moody’s Investors Service menurunkan outlook pasar surat utang dari stabil menjadi negatif.
"Saya pikir belum [khawatir]. Dari sisi apa? Karena, ketika ekonomi membaik, defisit juga masih terkendali dengan baik dibandingkan negara-negara lain. Alasan dia nggak terlalu kuat," ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Purbaya justru optimistis ke depan rating investasi di Indonesia, termasuk peringkat outlook akan kembali membaik seiring dengan perbaikan ekonomi yang kini tengah dilakukan pemerintah.
Apalagi, kata dia, pertumbuhan ekonomi pada kuartal VI-2025 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kamis kemarin menunjukkan konsistensi perbaikan ekonomi dengan capaian sebesar 5,39%, menjadi yang tertinggi secara kuartalan sepanjang 2025.
Dia juga mengaku tidak khawatir terhadap penurunan outlook investasi pasar surat utang Indonesia oleh Moody's tersebut.
"Biar saja seperti itu. Yang jelas ekonomi kita sudah berbalik arah lebih cepat dari sebelumnya. Ke depan akan membaik. Nanti saya pikir Moody's pelan-pelan akan melihat apa yang terjadi di sini secara lebih fair," tutur dia.
"Walaupun ada program seperti itu yang mereka ragukan, tapi ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi. Kan lembaga pemerintah sebetulnya menilai untuk melihat apakah kita mampu bayar utang atau mau bayar utang. Dua-duanya kita penuhin, jadi harusnya nggak ada masalah. Ini saya pikir hanya jangka pendek saja."
Sebelumnya, Moody’s dalam keterangan tertulisnya mengumumkan bahwa outlook Indonesia diubah dari stabil menjadi negatif.
“Perubahan ini mencerminkan kebijakan yang makin sulit ditebak, kekhawatiran terhadap tata kelola, dan meningkatnya ketidakpastian yang bisa mempengaruhi kepercayaan investor,” tegas keterangan Moody’s.
Jika terus berlanjut, tambah Moody’s, maka tren ini akan menggerus keyakinan terhadap kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah lama dibangun. Ini adalah pondasi yang mendasari pertumbuhan ekonomi yang solid, serta stabilitas makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
Meski demikian, Moody’s tetap mempertahankan rating Indonesia di Baa2. Artinya, Indonesia masih tergolong di kelompok investment grade.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...urat-utang-ri/
Ni orang ngelucu apa gimana..
Ekonomi membaik di sebelah mananya..
"Saya pikir belum [khawatir]. Dari sisi apa? Karena, ketika ekonomi membaik, defisit juga masih terkendali dengan baik dibandingkan negara-negara lain. Alasan dia nggak terlalu kuat," ujar Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Purbaya justru optimistis ke depan rating investasi di Indonesia, termasuk peringkat outlook akan kembali membaik seiring dengan perbaikan ekonomi yang kini tengah dilakukan pemerintah.
Apalagi, kata dia, pertumbuhan ekonomi pada kuartal VI-2025 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kamis kemarin menunjukkan konsistensi perbaikan ekonomi dengan capaian sebesar 5,39%, menjadi yang tertinggi secara kuartalan sepanjang 2025.
Dia juga mengaku tidak khawatir terhadap penurunan outlook investasi pasar surat utang Indonesia oleh Moody's tersebut.
"Biar saja seperti itu. Yang jelas ekonomi kita sudah berbalik arah lebih cepat dari sebelumnya. Ke depan akan membaik. Nanti saya pikir Moody's pelan-pelan akan melihat apa yang terjadi di sini secara lebih fair," tutur dia.
"Walaupun ada program seperti itu yang mereka ragukan, tapi ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi. Kan lembaga pemerintah sebetulnya menilai untuk melihat apakah kita mampu bayar utang atau mau bayar utang. Dua-duanya kita penuhin, jadi harusnya nggak ada masalah. Ini saya pikir hanya jangka pendek saja."
Sebelumnya, Moody’s dalam keterangan tertulisnya mengumumkan bahwa outlook Indonesia diubah dari stabil menjadi negatif.
“Perubahan ini mencerminkan kebijakan yang makin sulit ditebak, kekhawatiran terhadap tata kelola, dan meningkatnya ketidakpastian yang bisa mempengaruhi kepercayaan investor,” tegas keterangan Moody’s.
Jika terus berlanjut, tambah Moody’s, maka tren ini akan menggerus keyakinan terhadap kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah lama dibangun. Ini adalah pondasi yang mendasari pertumbuhan ekonomi yang solid, serta stabilitas makro ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
Meski demikian, Moody’s tetap mempertahankan rating Indonesia di Baa2. Artinya, Indonesia masih tergolong di kelompok investment grade.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...urat-utang-ri/
Ni orang ngelucu apa gimana..
Ekonomi membaik di sebelah mananya..
saya.palsu dan brucebanner23 memberi reputasi
2
564
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.4KThread•59KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya