- Beranda
- Berita dan Politik
Tebakan Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Kisaran 5,1-5,2%
...
TS
jaguarxj220
Tebakan Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Kisaran 5,1-5,2%
Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 akan berada di kisaran 5,1% hingga 5,2%, sedikit di bawah proyeksi pertumbuhan pada tahun fiskal berjalan.
Saat ditanya mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi (PE), Purbaya menyebut angka pertumbuhan pada tahun fiskal diperkirakan mendekati level tersebut. "Mendekati 5,2. 5,1 berapa gitu," kata kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, dikutip Minggu (1/2/2026).
Sementara, untuk tahun berjalan 2026, Purbaya menegaskan pemerintah tetap optimistis terhadap kinerja ekonomi nasional. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pertumbuhan ekonomi tahun ini dipatok sebesar 5,4%.
Ia bahkan berseloroh akan meminta hadiah kepada Presiden apabila target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% berhasil dicapai. "Di APBN 5,4% saya akan dorong ke 6%, kalau dapat 6% saya minta hadiah ke Presiden, [Prabowo] traktir lah," ujar Purbaya.
Dalam kesemptan terpisah, Purbaya menjelaskan pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025 tidak akan mencapai target yang semula diperkirakan dikisaran 5,7%-6%.
Menurutnya, proyeksi terbaru pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun tersebut hanya akan tumbuh 5,45%. “[Pertumbuhan ekonomi] kira-kira 5,45 kalau nggak ada perubahan. Di bawah janji saya tapi lumayan masih lebih tinggi dibanding triwulan-triwulan sebelumnya,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis (8/7/2025).
Meski tidak mencapai target yang sebelumnya diungkapkan, Purbaya meyakini bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun 2025 ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan capaian selama periode kuartal pertama tahun lalu sebesar 4,87%, kuartal kedua 5,12%, dan kuartal ketiga sebesar 5,04%.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan meningkat dan mendekati level 6%, seiring kinerja ekonomi yang dinilai solid sepanjang 2025.
Maka itu, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta seluruh pelaku ekonomi, khususnya sektor perbankan dan dunia usaha, untuk menghentikan sikap menunggu dan mengamati atau wait and see dan mulai bergerak lebih agresif pada tahun ini demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pertumbuhan kami perkirakan akan meningkat. Setelah tahun 2025 sekitar 4,7% sampai 5,5%, tahun 2026 ini kami perkirakan pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,9% sampai 5,7%. Dengan titik tengah adalah 5,3%," kata Perry Rabu pekan ini.
Tren penguatan tersebut diperkirakan nya juga akan berlanjut pada 2027, dengan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1% hingga 5,9%, dan titik tengah mencapai sekitar 5,5%. Selain pertumbuhan, Perry juga menegaskan komitmen Bank Indonesia bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Inflasi pada 2026 hingga 2027 diproyeksikan tetap terkendali di level 2,5% dengan kisaran plus minus 1%.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...saran-5-1-5-2/
Kok saya pesimis ya..
Tapi memang benar, sudah seharusnya berhenti wait and see, lalu bergerak pindahkan uang ke instrumen investasi asing..
Bisa beli saham AS, atau ke SGD, EUR.
Kalau tahun lalu sudah all in emas, hold dulu.
Lihat situasi, kalau harga jeblok, masuk lagi ke emas.
Saat ditanya mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi (PE), Purbaya menyebut angka pertumbuhan pada tahun fiskal diperkirakan mendekati level tersebut. "Mendekati 5,2. 5,1 berapa gitu," kata kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, dikutip Minggu (1/2/2026).
Sementara, untuk tahun berjalan 2026, Purbaya menegaskan pemerintah tetap optimistis terhadap kinerja ekonomi nasional. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pertumbuhan ekonomi tahun ini dipatok sebesar 5,4%.
Ia bahkan berseloroh akan meminta hadiah kepada Presiden apabila target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% berhasil dicapai. "Di APBN 5,4% saya akan dorong ke 6%, kalau dapat 6% saya minta hadiah ke Presiden, [Prabowo] traktir lah," ujar Purbaya.
Dalam kesemptan terpisah, Purbaya menjelaskan pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025 tidak akan mencapai target yang semula diperkirakan dikisaran 5,7%-6%.
Menurutnya, proyeksi terbaru pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun tersebut hanya akan tumbuh 5,45%. “[Pertumbuhan ekonomi] kira-kira 5,45 kalau nggak ada perubahan. Di bawah janji saya tapi lumayan masih lebih tinggi dibanding triwulan-triwulan sebelumnya,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Kamis (8/7/2025).
Meski tidak mencapai target yang sebelumnya diungkapkan, Purbaya meyakini bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi pada akhir tahun 2025 ini masih jauh lebih tinggi dibandingkan capaian selama periode kuartal pertama tahun lalu sebesar 4,87%, kuartal kedua 5,12%, dan kuartal ketiga sebesar 5,04%.
Sementara itu, Bank Indonesia (BI) yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan meningkat dan mendekati level 6%, seiring kinerja ekonomi yang dinilai solid sepanjang 2025.
Maka itu, Gubernur BI Perry Warjiyo meminta seluruh pelaku ekonomi, khususnya sektor perbankan dan dunia usaha, untuk menghentikan sikap menunggu dan mengamati atau wait and see dan mulai bergerak lebih agresif pada tahun ini demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pertumbuhan kami perkirakan akan meningkat. Setelah tahun 2025 sekitar 4,7% sampai 5,5%, tahun 2026 ini kami perkirakan pertumbuhan ekonomi berkisar antara 4,9% sampai 5,7%. Dengan titik tengah adalah 5,3%," kata Perry Rabu pekan ini.
Tren penguatan tersebut diperkirakan nya juga akan berlanjut pada 2027, dengan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1% hingga 5,9%, dan titik tengah mencapai sekitar 5,5%. Selain pertumbuhan, Perry juga menegaskan komitmen Bank Indonesia bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Inflasi pada 2026 hingga 2027 diproyeksikan tetap terkendali di level 2,5% dengan kisaran plus minus 1%.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...saran-5-1-5-2/
Kok saya pesimis ya..
Tapi memang benar, sudah seharusnya berhenti wait and see, lalu bergerak pindahkan uang ke instrumen investasi asing..
Bisa beli saham AS, atau ke SGD, EUR.
Kalau tahun lalu sudah all in emas, hold dulu.
Lihat situasi, kalau harga jeblok, masuk lagi ke emas.
kakekane.cell dan 4 lainnya memberi reputasi
5
537
19
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.9KThread•58.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya