- Beranda
- Berita dan Politik
Asing Dorong BEI Ungkap Beneficial Owner Saham Hingga 1%
...
TS
jaguarxj220
Asing Dorong BEI Ungkap Beneficial Owner Saham Hingga 1%
Bloomberg Technoz, Jakarta - Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan investor asing mendorong peningkatan keterbukaan kepemilikan saham di pasar modal Indonesia (Beneficial Owner) hingga 1%.
Saat ini, ambang keterbukaan kepemilikan investor masih berada di batas 5%. Investor global menilai batas tersebut perlu diturunkan agar sejalan dengan praktik di negara lain.
“Karena saya lihat di beberapa negara seperti India 1% yang lain 2%, 1%. nah mereka ingin itu juga diturunkan, karena mungkin selama ini, yang kita lebih bicarakan floatingnya kan floating ke marketnya itu 15%, tapi faktor keterbukaannya itu mereka ingin itu diturunkan ke level yang paling tidak sesama dengan negara lainnya” kata Rosan saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Minggu (1/2/2026).
Rosan juga bilang bahwa saat ini dirinya juga sudah berkoordinasi dengan otoritas terkait mengenai keterbukaan yang diinginkan oleh para investor asing tersebut.
“Mungkin tadi saya sudah sampaikan juga dengan OJK dan Bursa, kalau bisa itu juga diturunkan di level mungkin ya 1-2%.”
Menurutnya, penurunan ambang keterbukaan kepemilikan akan membuat potensi praktik pembentukan harga semu menjadi semakin sulit dilakukan.
“Karena aksi untuk penciptakan harga yang semu akan menjadi sangat-sangat sulit karena investornya akan terbuka jadi kalau mereka melakukan tindakan itu pasti akan terdeteksi,” katanya.
Ia meyakini, apabila langkah tersebut dijalankan, tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia akan semakin meningkat. Rosan optimistis respons positif investor asing terhadap reformasi yang berjalan dapat mendorong pemulihan kinerja pasar dalam waktu dekat.
Rosan juga bilang, saat ini investor asing merespons positif lberbagai langkah reformasi pasar modal yang tengah disiapkan otoritas. Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah peningkatan ketentuan free float saham menjadi 15%.
“Respon mereka positif. Mereka memahami dan mengerti arah reform yang akan dilakukan, dan salah satu yang mereka apresiasi adalah peningkatan free float menjadi 15%,” ujar Rosan.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...aham-hingga-1/
Bandar dan konglo pasti nggak mau..
Pasti tarik (kurangi) uangnya di bursa.
Saat ini, ambang keterbukaan kepemilikan investor masih berada di batas 5%. Investor global menilai batas tersebut perlu diturunkan agar sejalan dengan praktik di negara lain.
“Karena saya lihat di beberapa negara seperti India 1% yang lain 2%, 1%. nah mereka ingin itu juga diturunkan, karena mungkin selama ini, yang kita lebih bicarakan floatingnya kan floating ke marketnya itu 15%, tapi faktor keterbukaannya itu mereka ingin itu diturunkan ke level yang paling tidak sesama dengan negara lainnya” kata Rosan saat ditemui di Bursa Efek Indonesia, Minggu (1/2/2026).
Rosan juga bilang bahwa saat ini dirinya juga sudah berkoordinasi dengan otoritas terkait mengenai keterbukaan yang diinginkan oleh para investor asing tersebut.
“Mungkin tadi saya sudah sampaikan juga dengan OJK dan Bursa, kalau bisa itu juga diturunkan di level mungkin ya 1-2%.”
Menurutnya, penurunan ambang keterbukaan kepemilikan akan membuat potensi praktik pembentukan harga semu menjadi semakin sulit dilakukan.
“Karena aksi untuk penciptakan harga yang semu akan menjadi sangat-sangat sulit karena investornya akan terbuka jadi kalau mereka melakukan tindakan itu pasti akan terdeteksi,” katanya.
Ia meyakini, apabila langkah tersebut dijalankan, tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia akan semakin meningkat. Rosan optimistis respons positif investor asing terhadap reformasi yang berjalan dapat mendorong pemulihan kinerja pasar dalam waktu dekat.
Rosan juga bilang, saat ini investor asing merespons positif lberbagai langkah reformasi pasar modal yang tengah disiapkan otoritas. Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah peningkatan ketentuan free float saham menjadi 15%.
“Respon mereka positif. Mereka memahami dan mengerti arah reform yang akan dilakukan, dan salah satu yang mereka apresiasi adalah peningkatan free float menjadi 15%,” ujar Rosan.
https://www.bloombergtechnoz.com/det...aham-hingga-1/
Bandar dan konglo pasti nggak mau..
Pasti tarik (kurangi) uangnya di bursa.
ojol.jaya dan 3 lainnya memberi reputasi
4
551
17
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.9KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya