Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Pasar Berpotensi Tertekan di Awal Pekan Usai Petinggi OJK Mundur
Bloomberg Technoz, Jakarta - Pengunduran diri Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi dinilai berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham pada awal perdagangan pekan depan.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menyampaikan bahwa pada awal perdagangan kemungkinan akan muncul tekanan jual, seiring pelaku pasar merespons mundurnya sejumlah pejabat strategis di sektor jasa keuangan.

"Di awal, market mungkin ada sedikit tekanan jual karena terlihat berturut-turut petinggi regulator dan penyelenggara pasar mundur. Pelaku pasar mempertanyakan strategi di balik perubahan tersebut," ujar Reydi, dikutip Sabtu (31/1/2026).

Meski demikian, Reydi menyebut tekanan tersebut bersifat jangka pendek. Menurutnya, pelaku pasar akan bersikap menunggu kepastian terkait pengganti posisi-posisi strategis tersebut.

"Pelaku pasar akan wait and see menunggu kepastian siapa penerusnya. Kalau ternyata lebih kredibel, itu bisa lebih baik,”

Reydi juga menyinggung dinamika pasar sebelumnya, termasuk penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut yang dipicu oleh kebijakan MSCI membekukan rebalancing saham-saham Indonesia.

Terkait pergerakan indeks, Reydi menyebut penurunan pasar kali ini tidak sedalam tekanan yang terjadi pada periode sebelumnya akibat faktor global.

"Dari sisi penurunan, tidak terlalu dahsyat. Ini berbeda dengan tekanan sebelumnya yang sempat turun tajam, lalu rebound. Kali ini murni karena MSCI, karena investor belum sepenuhnya mencerna maksud kebijakan tersebut," beber Reydi.

Menurut Reydi, kebijakan MSCI tersebut bertujuan menahan potensi arus keluar dana asing agar tidak terjadi secara masif.

"Kalau kebijakan itu langsung diberlakukan, banyak saham bisa keluar dari indeks MSCI. Tujuannya untuk menunda capital outflow," ujarnya.

Sebelumnya, para petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendadak mundur bersamaan, hanya dalam kurun waktu satu hari.

Jumat pagi (30/1/2026), Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya. Sore harinya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengumumkan hal serupa, disusul oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi.

Padahal, Inarno masih menggelar konferensi pers di Gedung BEI siang hari, yang saat ini juga menjadi kantor sementara OJK.

Tak lama berselang, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara turut mengundurkan diri dari jabatannya.

Pengunduran para petinggi BEI hingga OJK ini buntut dari shock IHSG yang dipicu oleh keputusan MSCI terkait free float. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan terimbas keputusan MSCI. Indeks bahkan mengalami trading halt hingga dua hari beruntun.

https://www.bloombergtechnoz.com/det...gi-ojk-mundur/

Siangnya masih konpres, malamnya resign.
Padahal seninnya jadwal meeting sama MSCI.

Looks not good ya..

saya.palsuAvatar border
MemoryExpressAvatar border
MemoryExpress dan saya.palsu memberi reputasi
2
411
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.8KThread59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.