Kaskus

News

medievalistAvatar border
TS
medievalist
Prabowo: Perdamaian Palestina-Israel Hanya Tercapai Jika Keamanan Israel Dijamin
Prabowo Tegaskan: Perdamaian Palestina-Israel Hanya Tercapai Jika Keamanan Israel Dijamin
26 Januari 2026


Prabowo: Perdamaian Palestina-Israel Hanya Tercapai Jika Keamanan Israel Dijamin

Mudanews.com New York — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan posisi diplomatik Indonesia di forum internasional dengan menggarisbawahi pentingnya jaminan keamanan bagi Israel sebagai bagian dari solusi perdamaian konflik Israel–Palestina yang berkelanjutan.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan kepada wartawan di New York, Amerika Serikat, menyusul pidatonya pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa perdamaian sejati hanya bisa tercapai apabila komunitas internasional mengakui hak rakyat Palestina untuk merdeka dan menjamin keselamatan serta keamanan Israel.
“Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus … mengakui, menghormati, dan menjamin keselamatan dan keamanan Israel. Hanya dengan begitu kita bisa memiliki perdamaian sejati … satu-satunya solusi adalah solusi dua negara,” ujar Prabowo.
Solusi Dua Negara dan Syarat Pengakuan
Prabowo menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara (two-state solution) — yakni terbentuknya dua negara merdeka, Palestina dan Israel, yang hidup berdampingan secara damai. Pendekatan ini menempatkan pengakuan kedaulatan masing-masing pihak sebagai prasyarat utama bagi stabilitas jangka panjang di wilayah yang telah bertahun-tahun dilanda konflik.
Pernyataan serupa juga dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri RI, yang menegaskan bahwa pengakuan Indonesia terhadap Israel akan tetap bersifat kondisional — yaitu hanya jika Israel secara penuh mengakui kedaulatan dan negara merdeka Palestina.
Respon Internasional dan Dinamika Diplomasi
Pidato Prabowo di PBB mendapat perhatian luas di berbagai belahan dunia, termasuk media internasional. Menurut Times of Israel dan media lain, pernyataan Indonesia yang menekankan security atau keamanan Israel dipandang sebagai langkah yang cukup berani, mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia dan hingga kini belum memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel.
Di sisi lain, sejumlah analis menilai pendekatan semacam ini mencerminkan upaya Indonesia untuk menyeimbangkan antara solidaritas terhadap rakyat Palestina dan kebutuhan pragmatis dalam hubungan internasional. Pendekatan ini juga dilihat sebagai bagian dari diplomasi global yang lebih luas untuk mempromosikan perdamaian melalui penghormatan terhadap hak semua pihak yang terlibat.
Tanggapan dan Tantangan di Dalam Negeri
Reaksi terhadap pernyataan Prabowo di dalam negeri beragam. Beberapa pihak memandangnya sebagai langkah diplomatik yang realistis dan seimbang. Namun, ada juga kekhawatiran bahwa fokus pada jaminan keamanan Israel bisa dipersepsikan sebagai penurunan standar dukungan Indonesia terhadap perjuangan Palestina, terutama di tengah tekanan opini publik yang kuat terhadap kemerdekaan Palestina.
Ini mencerminkan kompleksitas politik luar negeri Indonesia, yang harus mempertahankan prinsip dukungan historis terhadap kemerdekaan Palestina — sesuai amanat konstitusi dan gerakan solidaritas nasional — sembari tetap berpartisipasi dalam diplomasi internasional yang lebih luas
Konteks Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Posisi Indonesia terhadap konflik Israel-Palestina selama ini konsisten mendukung resolusi damai melalui prinsip hukum internasional, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan penyelesaian politik yang adil. Pemerintah juga menegaskan komitmen terhadap upaya de-eskalasi konflik di kawasan lain, seperti konflik Iran–Israel, melalui dukungan pada upaya diplomasi internasional yang damai.
Meskipun demikian, pendekatan seperti yang disampaikan Prabowo di PBB menunjukkan dinamika kebijakan luar negeri Indonesia yang terus berkembang di tengah perubahan geopolitik global. Hal ini mencerminkan bahwa jaminan keamanan bagi semua pihak, termasuk Israel, dilihat sebagai bagian dari kerangka yang lebih luas untuk menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Kesimpulan:
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang perlunya jaminan keamanan bagi Israel bukan semata-mata perubahan sepihak dalam kebijakan luar negeri Indonesia, melainkan bagian dari upaya diplomasi yang menempatkan solusi dua negara sebagai inti dari penyelesaian konflik Israel–Palestina. Kebijakan ini tetap berpijak pada syarat pengakuan penuh terhadap negara Palestina, namun juga menggarisbawahi perlunya keamanan dan penghormatan terhadap keberadaan semua pihak sebagai syarat penting bagi perdamaian sejati.**(Red)
https://mudanews.com/mancanegara/202...srael-dijamin/

doanya dijamah emoticon-Matabelo


Diubah oleh medievalist 28-01-2026 19:07
tabraklari81223Avatar border
itkgidAvatar border
itkgid dan tabraklari81223 memberi reputasi
2
860
26
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
694.8KThread58.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.