Kaskus

News

rizkync108Avatar border
TS
rizkync108
Viral, Ritual Mandi Dicelupkan Janjikan Rezeki dan Jodoh di Pelabuhan Ratu Sukabumi..
Tayang: Rabu, 21 Januari 2026 11:56 WIB

Diperbarui: Rabu, 21 Januari 2026 12:04 WIB

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hilda Rubiah

Quote:


TRIBUNJABAR.ID- Sebuah video memperlihatkan seorang pria memandikan dan menyelupkan warga, viral di media sosial.

Dalam narasi video yang beredar, disebutkan kegiatan mandi dengan cara dicelupkan dan didoakan itu merupakan ritual mandi yang dapat menjanjikan kekayaan dan jodoh.

Setelah Tribunjabar.id telusuri video viral itu terjadi di Pantai Karang Hawu Pelabuhan Ratu dan Gunung Winarum, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Sebagai informasi, Gunung Winarum adalah bukit keramat di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, terkenal sebagai tempat ziarah religi dan petilasan bersejarah yang disebut pernah didatangi Presiden Soekarno.

Konon, di lokasi tersebut menjadi tempat peristirahatan spiritual Presiden Soekarno serta pertemuan dengan Nyi Roro Kidul, dengan banyak makam leluhur dan ulama penyebar Islam, menawarkan pemandangan indah laut lepas namun tetap bernuansa mistis.

Awal Mula Viral

Video itu dibagikan pertama kali oleh akun Instagram kang_jimam13, Selasa (20/1/2026).

Kemudian video ritual mandi itu viral dibagikan akun Instagram @fakta.indo, Rabu (21/1/1026).

Dalam video tersebut terlihat seorang pria mengenakan kopiah hitam menyelupkan seluruh badan pria lainnya yang telanjang ke dalam kolam pemandian.

Tampak kolam tersebut itu diisi sejumlah berbagai kembang.

Sebelum dicelupkan lagi ke dalam kolam tersebut, pria yang berkopiah itu melantunkan berbagai doa.

Dalam cuplikan video tersebut terdengar suara perekam menyebut bahwa ritual itu atas perintah guru yang ada di Pulau Jawa.

“Kami melaksanakan ritual mandi di sini karena ditugaskan dari salah satu guru kami yang ada di Pulau Jawa,” ucapnya.

Sosok Pelaksana Ritual Mandi

Diketahui sosok pria yang melaksanakan ritual mandi itu bernama Kang Jimam.

Ia tinggal di padepokan Lembah Dzikir yang berada di Kampung Salahuni Desa Babakan Karet, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Ia mengaku bahwa dirinya hanya santri. Ia membantah ritual mandi mendapat kekayaan dan jodoh itu sebagai modus penipuan dan ajaran sesat.

“Kalau bilang sesat dan nipu coba buktikan dulu. Yang bilang sesat karena aturan agama, ya saya ini santri juga. Keluarga saya semua gak ada yang bilang sesat ke saya,” ujarnya. 

Ia mengklaim ritual mandi tersebut merupakan titipan ajaran dari gurunya.

Reaksi Warganet

Kini video ritual mandi yang mengklaim dapat mendatangkan kekayaan dan mempermudah jodoh itu menuai kontroversi, termasuk warganet setelah video viral itu beredar.

Tak sedikit warganet menyebut ritual mandi dengan mengharapkan kekayaan dan jodoh itu sesat.

Sebagian warganet juga mengingatkan bahwa ritual tersebut termasuk perbuatan musyrik dalam agama.

Berikut beragam komentar warganet.

“Di baptis”

“Kekayaan itu milik Allah SWT... Maka mintalah dan mengemislah hanya kepada Allah SWT”

“Sebelum dicelupin ga diputar sama dijilat dulu? Biar kaya oreo”

“Wkwkwk bisnis yang menjanjikan ini”

“Sebelum dicelupin jangan lupa kata kuncinya...dalam nama Bapa putra dan Rohkudus”

“Katanya musrik klo nyembah patung, tapj kalau masih campur sari gapp,” tulis beragam komentar warganet.


Fenomena Ritual Mandi

Dilansir dari berbagai sumber, ritual mandi khusus tersebut merupakan fenomena yang marak dan mengakar di Indonesia.

Fenomena seperti mandi kembang, mandi di sungai, atau mandi di bawah air terjun dan pantai tertentu untuk mendapatkan rezeki atau jodoh tersebut merupakan perpaduan antara budaya, tradisi spiritual, dan aspek psikologis.

Dalam perspektif tradisi Nusantara, air dianggap sebagai elemen pembersih, bukan hanya secara fisik tetapi juga metafisik.

Mandi dianggap sebagai simbol pembersihan dan simbol membuang "sengkolo" (nasib buruk) atau energi negatif yang dianggap menghambat datangnya rezeki dan jodoh.

Saat mandi berlangsung, disertai doa dianggap sebagai bentuk doa visual atau fisik kepada Tuhan.

Mandi kembang, misalnya, sering dimaknai agar diri seseorang menjadi "harum" dan menarik bagi lingkungan serta kesempatan baru.

Sementara menurut perspektif psikologis, secara ilmiah fenomena mandi khusus itu bisa dijelaskan melalui pengaruhnya terhadap kondisi mental seseorang.


Seperti meningkatkan rasa percaya diri karena lewat ritual tersebut menyalurkan sugesti jika telah melakukan mandi itu merasa bersih atau dibuang sialnya.

Optimisme tersebut kemudian membuat mereka lebih berani membuka diri (untuk jodoh) atau lebih semangat bekerja (untuk rezeki).

Selain meningkatkan kepercayaan diri, fenomena mandi menurut psikologis itu untuk ketenangan pikiran.

Terutama ketika mandi di alam atau dengan wewangian, memiliki efek relaksasi yang menurunkan stres. 

Namun, menurut perspektif realitas secara spiritual dianggap membantu, tapi tidak dalam batasan logis.

Perlu ada upaya nyata, seperti berkaitan dengan rezeki maka dilakukan kerja keras, strategi, dan keterampilan. 

Begitu juga dengan jodoh yang berkaitan dengan kepribadian dan sosialisasi. 

Mandi saja tanpa "menjemput" peluang tidak akan memberikan hasil nyata.

Di balik beberapa pandangan tersebut, fenomena ritual mandi ini juga disorot masyarakat karena sering dimanfaatkan oleh oknum yang mengaku "pintar" untuk meminta bayaran tinggi dengan menjanjikan hasil instan. 

sumber

Diubah oleh rizkync108 22-01-2026 12:03
itkgidAvatar border
ojol.jayaAvatar border
ojol.jaya dan itkgid memberi reputasi
2
322
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.2KThread58.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.