- Beranda
- Berita dan Politik
Antrean SD Muhammadiyah Mengular Sampai 2033, Ada Bayi 2 Bulan Sudah Didaftarkan
...
TS
shinsoun
Antrean SD Muhammadiyah Mengular Sampai 2033, Ada Bayi 2 Bulan Sudah Didaftarkan

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta menghadapi lonjakan pendaftar calon peserta didik, menyebabkan antrean berkas pendaftaran hingga tahun 2032.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, Agung Rahmanto, menegaskan sekolah mematuhi Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 mengenai penerimaan siswa baru.
"Kami memedomani itu (Permendikdasmen). Tapi SD Muhammadiyah Sapen tiap tahunnya menerima 230 murid baru, kuota kami 230. Apa yang kami alami bahwa dari 230 yang berminat masuk ke Sapen lebih dari itu," kata Agung saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/1/2026).
Menurut aturan tersebut, usia minimal pendaftar SD adalah 7 tahun, dengan usia 6 tahun dapat diterima.
Pengecualian diberikan untuk anak berbakat istimewa berusia 5,5 tahun dengan syarat kesiapan psikis.
Agung menambahkan, tingginya animo masyarakat membuat orang tua khawatir anaknya tidak diterima, sehingga mereka menitipkan berkas pendaftaran.
"Mereka punya rasa aman, nyaman ini kalau orang Jawa nyicil. Mereka nitip dulu dokumen kependudukan akta kelahiran dan KK, hanya nitip," jelasnya.
Ia memastikan tidak ada pungutan biaya sepeser pun bagi orangtua yang menitipkan dokumen.
"Tidak ada (DP) belum penerimaan siswa baru, penerimaan murid baru SD Muhammadiyah Sapen itu hampir bersamaan (dengan sekolah negeri)," bebernya.
Akibat informasi titip dokumen, antrean titipan berkas dilaporkan mengular hingga tahun 2033.
"Masyarakat kan fomo, kami di sini kan memberikan pelayanan pendidikan kami punya prinsip Sapen dikelola dengan layanan prima," ucapnya.
Agung menekankan bahwa titipan dokumen belum menjamin 100 persen penerimaan, karena sekolah tetap akan melakukan verifikasi usia sesuai Permendikdasmen.
"Pada saatnya kami akan mengumumkan penerimaan siswa baru tanggal sekian sampai sekian itulah pendaftaran SD Muhammadiyah Sapen. Kami prioritaskan bagi yang sudah menitip," ungkapnya.
Prioritas diberikan kepada yang sudah menitip dokumen karena SD Muhammadiyah Sapen tidak menerapkan seleksi akademis.
"Sapen itu anti seleksi akademis, jadi benar-benar hanya usia," katanya.
Usia termuda yang mendaftar lahir pada 30 November 2025.
"Bahkan ada yang DM di Instagram bahwa 'anak kami baru lahir April 2026 boleh tidak saat ini nitip nama dulu'. Walaupun bayinya belum lahir, mohon maaf dokumen kependudukan jadi syarat untuk menitipkan," kata dia.
Sumber: https://yogyakarta.kompas.com/read/2...ayi-2?page=all
Diubah oleh shinsoun 21-01-2026 17:27
kakekane.cell dan saya.palsu memberi reputasi
2
448
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.2KThread•59.5KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya