- Beranda
- Berita dan Politik
Purbaya Anggap Rupiah Melemah Imbas Spekulasi Independensi BI
...
TS
jaguarxj220
Purbaya Anggap Rupiah Melemah Imbas Spekulasi Independensi BI
Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah belakangan didorong spekulasi pasar terkait dengan independensi Bank Indonesia (BI).
Purbaya menegaskan rupiah bakal kembali menguat seiring dengan pemulihan fundamental ekonomi saat ini.
Adapun, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengusulkan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Juda Agung yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 2027.
Menurut sumber Bloomberg Technoz, Kepala Negara berniat menunjuk keponakannya untuk menjadi petinggi di bank sentral. Sementara itu, Juda Agung berpotensi menggantikan Thomas di Kementerian Keuangan.
"Ini mungkin sebagian [pasar] spekulasi ketika Thomas akan ke sana [BI]. Wow, orang spekulasi, dia [BI] independensinya akan hilang," kata Purbaya kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Pada penutupan pasar spot hari ini, Senin (19/1/2026), rupiah menyentuh Rp16.942 per dolar AS. Di pasar offshore, rupiah menyentuh di atas Rp17.000/US$.
Kendati demikian, Purbaya memastikan tren pelemahan rupiah tersebut dalam waktu dekat akan segera berakhir dan kembali menguat.
Dia beralasan fundamental ekonomi Indonesia saat ini sudah cukup positif, yang diharapkan dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, kata dia, perbaikan ekonomi juga terlihat dari tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menguat.
"Kalau indeks naik di situ, pasti ada flow asing masih ke situ juga kan? Nggak mungkin domestik sendiri yang bisa mendorong ke level seperti itu," tutur dia.
"Jadi tinggal tunggu waktu saja rupiah menguat karena supply dolar akan bertambah."
Sebelumnya, Ketua Komisi XI Muhammad Misbakhun mengonfirmasi telah menerima Surat Presiden (Surpres) pengajuan sejumlah nama calon kandidat yang menggantikan Juda.
Ketiga kandidat tersebut yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan juga Solikin M. Juhro. Usai menerima surat itu, DPR kemudian akan menindaklanjuti proses fit and proper test.
"Surpres sudah [kami terima]. Kemudian Komisi XI ditugaskan untuk melakukan fit and proper test, dan saya sudah minta kepada sekretariat untuk mengatur jadwal," ujar Misbakhun di DPR. "Pokoknya minggu ini."
https://www.bloombergtechnoz.com/det...dependensi-bi/
Independensi BI itu harga mati buat investor.
Investor trauma sama krisis 98 akibat BI yang dikontrol penuh oleh pemerintah.
Yakali Investor bisa dikibulin, keponakan Presiden jadi deputi Gub. BI, terus BI akan tetap independen.
Dikira Purbaya, investor (terutama asing) itu sama kayak warga +62 yg bisa dikibulin jogetan gemoy dari mantan penculik.
Atau dikibulin ocehan mantan presiden yg ga mau cawe2 tapi anaknya jadi Wapres.
Purbaya menegaskan rupiah bakal kembali menguat seiring dengan pemulihan fundamental ekonomi saat ini.
Adapun, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mengusulkan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono untuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Juda Agung yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 2027.
Menurut sumber Bloomberg Technoz, Kepala Negara berniat menunjuk keponakannya untuk menjadi petinggi di bank sentral. Sementara itu, Juda Agung berpotensi menggantikan Thomas di Kementerian Keuangan.
"Ini mungkin sebagian [pasar] spekulasi ketika Thomas akan ke sana [BI]. Wow, orang spekulasi, dia [BI] independensinya akan hilang," kata Purbaya kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Pada penutupan pasar spot hari ini, Senin (19/1/2026), rupiah menyentuh Rp16.942 per dolar AS. Di pasar offshore, rupiah menyentuh di atas Rp17.000/US$.
Kendati demikian, Purbaya memastikan tren pelemahan rupiah tersebut dalam waktu dekat akan segera berakhir dan kembali menguat.
Dia beralasan fundamental ekonomi Indonesia saat ini sudah cukup positif, yang diharapkan dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, kata dia, perbaikan ekonomi juga terlihat dari tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menguat.
"Kalau indeks naik di situ, pasti ada flow asing masih ke situ juga kan? Nggak mungkin domestik sendiri yang bisa mendorong ke level seperti itu," tutur dia.
"Jadi tinggal tunggu waktu saja rupiah menguat karena supply dolar akan bertambah."
Sebelumnya, Ketua Komisi XI Muhammad Misbakhun mengonfirmasi telah menerima Surat Presiden (Surpres) pengajuan sejumlah nama calon kandidat yang menggantikan Juda.
Ketiga kandidat tersebut yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan juga Solikin M. Juhro. Usai menerima surat itu, DPR kemudian akan menindaklanjuti proses fit and proper test.
"Surpres sudah [kami terima]. Kemudian Komisi XI ditugaskan untuk melakukan fit and proper test, dan saya sudah minta kepada sekretariat untuk mengatur jadwal," ujar Misbakhun di DPR. "Pokoknya minggu ini."
https://www.bloombergtechnoz.com/det...dependensi-bi/
Independensi BI itu harga mati buat investor.
Investor trauma sama krisis 98 akibat BI yang dikontrol penuh oleh pemerintah.
Yakali Investor bisa dikibulin, keponakan Presiden jadi deputi Gub. BI, terus BI akan tetap independen.
Dikira Purbaya, investor (terutama asing) itu sama kayak warga +62 yg bisa dikibulin jogetan gemoy dari mantan penculik.
Atau dikibulin ocehan mantan presiden yg ga mau cawe2 tapi anaknya jadi Wapres.
Diubah oleh jaguarxj220 19-01-2026 22:52
aldonistic dan 4 lainnya memberi reputasi
5
103.9K
25
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.8KThread•59.3KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya