Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Seperti SBY, Megawati Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum usai Terseret Ijazah Jokowi
Sama seperti SBY, Megawati Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum usai Terseret Kasus Ijazah Jokowi
Seperti SBY, Megawati Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum usai Terseret Ijazah Jokowi
Tayang: Kamis, 1 Januari 2026 11:13 WIB
Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Garudea Prabawati
1
zoom-inlihat fotoSama seperti SBY, Megawati Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum usai Terseret Kasus Ijazah Jokowi
Surya/Purwanto
PERINGATAN KAA - Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri menjadi pembicara pada seminar Peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Kota Blitar, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025). Megawati bakal mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum usai terseret kasus ijazah Jokowi. Langkah itu kini tengah dibahas oleh kader PDIP. SURYA/PURWANTO

TRIBUNNEWS.COM - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, bakal mempertimbangkan langkah yang sama seperti Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni melakukan langkah hukum usai namanya terseret dalam kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini disampaikan oleh politikus PDIP, Guntur Romli.

Adapun Megawati dituduh berkolaborasi dengan SBY dengan memunculkan isu bahwa ijazah milik Jokowi adalah palsu.

Tuduhan ini sempat disampaikan oleh politikus Partai Demokrat, Andi Arief, dalam video yang diunggah di akun X pribadinya, Rabu (31/12/2025) kemarin.

Guntur mengatakan pertimbangan upaya hukum muncul karena Megawati dan PDIP merasa dirugikan atas tuduhan yang muncul tersebut.

Baca juga: SBY Terganggu Dikaitkan Kasus Ijazah Jokowi, Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Dia juga menyebut pihaknya mendukung langkah SBY usai dikaitkan dengan kasus ijazah Jokowi.

"Kami mendukung apabila Pak SBY akan menempuh jalur hukum. Fitnah tersebut memang tidak bisa dibiarkan."

"Kami juga tengah membahas terkait langkah hukum tersebut karena kami juga mengalami nasib yang sama," katanya kepada Tribunnews.com, Kamis (1/1/2026).

Guntur menegaskan pertimbangan upaya hukum tersebut sebenarnya bukan muncul dari perintah Megawati, tetapi kesadaran dari kader.

Dia mengungkapkan upaya ini menjadi wujud pembelaan terhadap kehormatan Megawati.

"Tidak ada perintah (dari Megawati melakukan upaya hukum). Membela kehormatan ketua umum sudah otomatis bagi kader."

"Sejak dipecat dari PDI Perjuangan, Jokowi sudah bukan lagi urusan kami," tuturnya.

SBY Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum usai Dikaitkan Kasus Ijazah Jokowi

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat, Andi Arief, mengatakan SBY merasa terganggu setelah dikaitkan dengan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Andi mengatakan SBY telah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum bagi pihak yang memfitnahnya.

Andi mengungkapkan setelah sempat bertemu dengan SBY.

"Saya bertemu dengan Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar yang disebutkan Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini," kata Andi dikutip dari video yang diunggah di akun X pribadinya, Rabu

Andi menuturkan bahkan SBY turut dituduh telah berkolaborasi dengan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memunculkan isu bahwa ijazah milik Jokowi adalah palsu.

Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar. Dia juga mengatakan hubungan SBY dan Jokowi baik-baik saja.

"Atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Bu Megawati dalam mengungkap (isu) ijazah palsu Pak Jokowi ini. Jadi sama sekali itu tidak benar.

"Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi selama ini juga baik," ujar Andi.

Andi menuturkan jika fitnah tidak dihentikan, maka SBY mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

Sehingga, dia berharap fitnah mengaitkan SBY dengan kasus dugaan ijazah Jokowi agar dihentikan.

"Kalau juga tidak dihentikan, ada kemungkinan Pak SBY akan mengambil langkah hukum dengan pertama memberikan somasi kepada orang-orang yang membuat fitnah tersebut dan terbuka kemungkinan untuk menempuh proses hukum," tuturnya.

Lebih lanjut, Andi menambahkan bahwa SBY kini sudah tidak berfokus lagi di dunia politik tetapi menekuni seni lukis dan mengurus klub voli, Lavani.

"Hari-hari politik (di Partai Demokrat) kan sudah dipimpin oleh Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono)," katanya

https://www.tribunnews.com/nasional/...&s=paging_new.


Isu soal ijazah


0
759
18
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.