Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Hasil Survei Bloomberg, Ekonomi RI Stabil Namun Stagnan
Bloomberg Technoz, Jakarta - Survei Bloomberg terhadap lebih dari 20 ekonom memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5% pada tahun 2025, 2026 hingga 2027. Angka ini cukup mencerminkan stabilitas, meski di satu sisi juga menggambarkan sebuah stagnasi.

Lepas dari tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan bergerak di tempat yaitu 5% selama dua tahun ke depan hingga 2027. Angka pertumbuhan ini mungkin cukup untuk bertahan, tapi tak cukup kuat untuk akselerasi yang diharapkan pemerintah dan masyarakat, apalagi untuk naik ke jenjang pertumbuhan 8%.

Kuartal IV-2025, para ekonom juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,95%. Dengan capaian ini, secara agregrat, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 diproyeksikan berada di 5%, lebih rendah sedikit dari target sebesar 5,1% hingga 5,2%.

Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV-2025 diperkirakan akan tumbuh 0,80% secara kuartalan atau quater-on-quarter (qoq), dari sebelumnya 0,70%, sementara kuarta I-2026 diprediksi akan melonjak ke 1,00% qoq, lebih tinggi dari estimasi awal yang hanya 0,05%.

Hasil Survei Bloomberg, Ekonomi RI Stabil Namun Stagnan

Proyeksi ekonom dalam survei Bloomberg edisi Desember 2025 terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Bloomberg).


Dengan begitu, ekonomi diproyeksikan akan bergerak stabil, meski tanpa dorongan struktural yang dapat menopang untuk bisa menembus batas atas angka pertumbuhan yang lama, 5%.


Menurut Ahmad Mobeen, ekonom senior S&P Global Market Intelligence stabilitas ini ditopang dua pilar kebijakan. Pertama, stimulis fiskal pemerintah utnuk menghidupkan konsumsi rumah tangga. Kedua, kebijakan makroprudensial Bank Indonesia (BI) yang cenderung akomodatif, seiring adanya pergeseran kebijakan moneter yang mendukung pertumbuhan.

Para ekonom juga memproyeksikan kebijakan moneter akan tetap longgar dengan adanya penurunan suku bunga acuan BI ke 4,50% pada akhir kuartal I-2026, dari posisi akhir tahun ini 4,75%. BI juga diprediksi akan kembali menurunkan suku bunga ini pada akhir kuartal II-2026 menjadi 4,25%.


Hasil Survei Bloomberg, Ekonomi RI Stabil Namun Stagnan

Proyeksi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral Indonesia. (Bloomberg).


Di saat yang sama, inflasi diperkirakan tetap terkendali dengan Consumer Price Index (CPI) 2025 sebesar 1,90% secara tahunan atau year-on-year (yoy), dan CPI 2026 diprediksi akan naik secara moderat ke 2,75% yoy. CPI merupakan alat ukur perubahan rata-rata harga barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga, untuk mengukur inflasi dan perubahan daya beli, kenaikan CPI artinya menandakan terjadi inflasi atau kenaikan harga.

Sekilas angka pertumbuhan ini cukup membuat kita bernafas lega. Akan tetapi, jika ditelaah lebih lanjut stabilitas seperti ini dapat memiliki risiko laten. Ketika pertumbuhan stagnan di 5%, apalagi selama tiga tahun berturut-turut dan tanpa reformasi struktural, stimulus fiskal berisiko kehilangan kekuatannya. Sedangkan, pelonggaran moneter semakin terbatas dampaknya terhadap sektor riil.

Jika terjadi, masalah utama dari kondisi ini bukan kekurangan stimulus, tapi bisa jadi ada pada kualitas pertumbuhan yang kurang solid. Misanya, konsumsi yang didorong oleh belanja pemerintah serta insentif jangka pendek bisa jadi tidak cukup untuk mengangkat produktivitas.

Apalagi, secara fundamental dari sisi ekspor masih rentan terhadap fluktuasi harga komoditas. Apabila investasi tumbuh karena guyuran foreign direct investment (FDI), Indonesia masih akan bergantung pada impor barang modal yang belum mampu menciptakan basis industri domestik yang kuat.

Untuk melompat ke angka pertumbuhan 8%, Indonesia membutuhkan tiga hal, yaitu lompatan produktivitas, modal manusia, serta pendalam industri. Saat ini, dengan angka pertumbuhan 5%, Indonesia mungkin mampu dan cukup kuat untuk menghindari resesi, tapi juga terlalu lemah untuk mengejar target sebagai negara berpendapatan tinggi. Tanpa ketiga hal tadi, angka 5% akan terus muncul setiap proyeksi tahunan.


https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/94973/hasil-survei-bloomberg-ekonomi-ri-stabil-namun-stagnan/


Autopilot aja 5% pasti dapat.

Kalau sekarang buat ngejar 5% perlu stimulus ini-itu, berarti ada masalah di core ekonomi Indonesia.



Anyway, Happy New Year.. emoticon-Selamat


MemoryExpressAvatar border
paskariotAvatar border
ojol.jayaAvatar border
ojol.jaya dan 4 lainnya memberi reputasi
5
496
12
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.