Kaskus

News

the.commandosAvatar border
TS
the.commandos
PPATK: Dana Kejahatan Lingkungan Mengalir ke Luar Negeri
PPATK: Dana Kejahatan Lingkungan Mengalir ke Luar Negeri


Kepala PPATK mengatakan, modal kerja para perusahaan pengeruk sumber daya alam itu sebagian berasal dari kredit bank.

PUSAT Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap dana triliunan rupiah dari bisnis yang merusak lingkungan mengalir ke luar negeri. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyatakan total perputaran dana di sektor ekstraktif yang mengelola sumber daya alam mencapai Rp 1.700 triliun pada periode 2021-2024.

Ivan menyatakan, modal kerja para perusahaan pengeruk sumber daya alam itu sebagian berasal dari kredit bank. Modal itu kemudian digunakan untuk mengeksplorasi alam Indonesia. “Hasil keuangannya lari ke luar negeri. Inilah yang kami duga memicu eksploitasi alam yang tidak terkendali,” kata Ivan pada Selasa, 16 Desember 2025.


Salah satu yang Ivan soroti adalah perputaran semester pertama 2025 untuk wilayah Sumatera saja mencapai Rp 36 triliun. Sebanyak Rp 11 triliun di antaranya diduga berhubungan dengan tindak pidana lingkungan hidup.


Dia mengambil contoh pemberian kredit dari salah satu bank bisa mencapai Rp 16 triliun tahun ini. Uang itu mengalir ke beberapa perusahaan yang bergerak di sektor eksplorasi sumber daya alam.

Bareskrim juga tengah mengusut dugaan terjadinya pencucian uang yang dilakukan oleh korporasi terduga perusak lingkungan di Sumatera. "Kami terapkan tindak pidana lingkungan hidup dan pencucian uang," tutur Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni.


Kepolisian telah menaikkan status kasus temuan kayu gelondongan dalam banjir Sumatera ke tahap penyidikan. Aparat telah memiliki bukti kuat yang memastikan terjadinya tindak pidana di balik bencana ekologis tersebut.

Penyidikan dugaan tindak pidana berawal dari temuan gelondong di daerah aliran sungai (DAS) Garoga, Tapanuli Selatan; dan DAS Anggoli, Tapanuli Tengah, saat peristiwa bencana ekologis terjadi di Sumatera Utara. “Sebagian besar kayu itu dari PT TBS,” kata Irhamni.

https://www.tempo.co/hukum/ppatk-dan...negeri-2099993

Bagus dong kekayaan alam Indonesia bisa mensejahterakan sampe keluar
Diubah oleh the.commandos 20-12-2025 16:51
tf96065053Avatar border
soelojo4503Avatar border
tepsuzotAvatar border
tepsuzot dan 2 lainnya memberi reputasi
3
293
5
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
691.7KThread56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.