Kaskus

News

mpatAvatar border
TS
mpat
Peran Ayah Diperkuat Lewat Program GEMAR di Lingkungan Sekolah

Peran Ayah Diperkuat Lewat Program GEMAR di Lingkungan Sekolah

Program GEMAR mendorong ayah lebih aktif dalam pendidikan anak melalui keterlibatan langsung saat pembagian rapor di sekolah. (Foto: riaudetil.com)




Program Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR)yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak serta Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (P3APPKB) mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Program ini dinilai mampu meningkatkan keterlibatan ayah dalam memantau dan mendukung pendidikan anak di sekolah.

Salah satu orang tua siswa, Romual Lumban Tobing, yang memiliki putri bersekolah di SDN 29 Pardomuan 1, Kecamatan Pangururan, menyampaikan pandangannya terkait program tersebut. Menurut Romual, GEMAR merupakan gerakan yang memberi dampak baik bagi peran orang tua, khususnya ayah, dalam pendidikan anak.

"Ini suatu gerakan positif membuat para orang tua terutama ayah lebih berperan aktif mengetahui perkembangan dan hasil pembelajaran anak di sekolah. Selain itu juga menggerakkan agar ayah juga berperan aktif dalam pendidikan anak di sekolah," kata Romual Lumban Tobing, orang tua siswa, saat ditemui di Pangururan pada Kamis (18/12).

Ia berharap program GEMAR dapat terus didukung dan dijalankan secara konsisten, terutama oleh para ayah. Kehadiran ayah saat pembagian rapor dinilai bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari dukungan moral dan emosional bagi anak.

Tujuan GEMAR dan Dampak Psikologis bagi Anak

Menurut Kepala Dinas P3APPKB, Priska Situmorang, GEMAR dirancang untuk memperkuat peran ayah dalam proses pendidikan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Ia menekankan bahwa kehadiran ayah memiliki dampak psikologis yang penting bagi perkembangan anak.

"Sehingga peran ayah siswa bukan hanya sekedar hadir secara fisik saat pembagian rapor, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi anak. Kami berharap dengan GEMAR ini bisa menghilangkan isu yakni kurangnya peran ayah atau yang sering disebut fatherless," kata Priska Situmorang, Kepala Dinas P3APPKB.

Berdasarkan data dari P3APPKB, keterlibatan aktif ayah dalam pendidikan anak berkontribusi pada peningkatan rasa percaya diri, motivasi belajar, serta kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Melalui GEMAR, pemerintah daerah mendorong perubahan pola pikir bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga peran penting ayah.

Pelaksanaan GEMAR diharapkan menjadi pintu masuk bagi keterlibatan ayah yang lebih luas dalam aktivitas pendidikan lainnya, mulai dari komunikasi dengan guru hingga pendampingan belajar di rumah. Dengan dukungan keluarga yang seimbang, proses tumbuh kembang anak diharapkan berjalan lebih optimal.

Referensi: Waspada
0
169
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
691.7KThread56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.