Kaskus

News

jakabyzAvatar border
TS
jakabyz
Mencari Penyebab Bencana Sumatra
Bangsa kita berduka hebat karena saudara dan kerabat sebangsa di Sumatera kita mengalami duka yang hebat. Lantas pertanyaan, apakah ini bencana alam semata atau tanda akan adanya kejahatan?

Mencari Penyebab Bencana Sumatra

Ilustrasi dibuat AI


Bencana yang melanda wilayah Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025 memang menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Hingga 6 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 914 orang meninggal dunia, 389 masih hilang, lebih dari 4.200 luka-luka, dan sekitar 262.000 orang mengungsi. Dampaknya meliputi kerusakan infrastruktur seperti 155 fasilitas kesehatan, ribuan rumah rusak, dan kerugian ekonomi yang masih dihitung. Bencana ini berupa banjir bandang, luapan sungai, dan longsor yang dipicu hujan lebat ekstrem akibat Siklon Senyar, yang membawa curah hujan hingga ratusan milimeter per hari di daerah pegunungan.
Ini adalah bencana hidrometeorologi terparah di Sumatra sejak tsunami Aceh 2004, dan telah memicu gelombang solidaritas nasional melalui donasi, relawan, dan doa bersama.


Analisa Kemungkinan Potensi Sebab Non-Alamiah


Melansir dari kompas, bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera merupakan antropogenik atau bencana yang dipicu oleh perilaku manusia. Menurut Guru Besar Antropologi Ekologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Mohammad Adib, “Hujan adalah siklus alam, tetapi banjir adalah bukti kegagalan sistem sosial dan budaya kita dalam merespon siklus tersebut,” kata Adib.


“Ini menunjukkan bahwa kita telah melampaui daya dukung lingkungan. Alam tidak sedang marah, ia hanya sedang merespon tekanan fisik yang kita berikan padanya,” ujarnya.


“Ironisnya, dampak kerusakan seringkali tidak dirasakan oleh pengambil kebijakan tetapi masyarakat kecil yang terpinggirkan ke zona-zona rawan bencana. Ini ketidakadilan ekologis,” ujar dia. Kompas


Di lain tempat, menurut laporan Reuters, Kelompok lingkungan menyalahkan penggundulan hutan yang terkait dengan pertambangan dan penebangan hutan karena memperparah kerusakan akibat banjir, dan Indonesia sedang menyelidiki perusahaan yang dicurigai melakukan penebangan hutan di sekitar wilayah yang dilanda banjir.


Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia mengatakan pihaknya telah menghentikan sementara operasi perusahaan-perusahaan yang dicurigai, dan akan meminta mereka untuk melakukan audit lingkungan.


Perusahaan tersebut termasuk North Sumatra Hydro Energy, yang mengelola pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 510 megawatt yang didanai China di wilayah Batang Toru, Sumatera Utara, dan perusahaan pertambangan Agincourt Resources, yang mengoperasikan Tambang Emas Martabe, juga di Batang Toru Reuters


Menteri Kehutanan mengakui bahwa pengelolaan hutan yang buruk telah memperburuk bencana tersebut, dan mengatakan bahwa kementerian akan “meninjau tata kelola kehutanan, mempertimbangkan moratorium izin baru, dan mencabut izin pelanggar,” dalam parafrase Reuters .

Meskipun Antoni tidak menyebutkan perusahaan spesifik, ia mengatakan bahwa kementerian akan menyelidiki 12 perusahaan yang diduga berkontribusi terhadap bencana tersebut. Pemerintah akan mengambil tindakan cepat terhadap perusahaan-perusahaan tersebut, setelah "temuan awal menunjukkan tanda-tanda pelanggaran hukum,"
TheDiplomat


Walhi menunjuk Harangan Tapanuli atau Ekosistem Batang Toru sebagai wilayah yang paling parah terdampak. Hutan tropis ini berfungsi sebagai penyangga hidrologis vital dan jantung sistem daerah aliran sungai (DAS) di Sumatera Utara.

Rianda Purba, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Utara, mengatakan operasi industri skala besar, termasuk pertambangan, energi, dan usaha perkebunan, telah membuka lahan hutan yang luas.

"Citra satelit menunjukkan deforestasi di wilayah terdampak banjir. Ini merupakan bencana ekologis yang disebabkan oleh aktivitas manusia," ujar Rianda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 29 November 2025.
Tempo






tf96065053Avatar border
tf96065053 memberi reputasi
1
272
11
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.4KThread59KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.