- Beranda
- Berita Luar Negeri
Putin Gandakan Tuntutan Wilayah Ukraina
...
1/1
TS
alexisnews
Putin Gandakan Tuntutan Wilayah Ukraina
MOSKWA, Alexismedia - Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan bahwa Rusia hanya akan menghentikan invasi di Ukraina jika pasukan Kyiv mundur dari wilayah-wilayah yang diklaim Moskwa. Pernyataan itu disampaikan menjelang kunjungan delegasi Amerika Serikat ke Moskwa untuk membahas proposal perdamaian terbaru. Dalam pernyataannya di Kirgistan, Kamis (27/11/2025), Putin menyatakan bahwa inisiatif saat ini berada di tangan Rusia, dan menegaskan pasukan Ukraina harus keluar dari Donbas, wilayah yang mencakup Luhansk dan Donetsk. Baca juga: Warga Bucha Menolak Rencana Amnesti Rusia dalam Usulan Perdamaian Perang Ukraina "Jika mereka tidak mundur, kami akan mencapai ini dengan kekuatan senjata," kata Putin kepada wartawan.
Putin juga kembali menuntut pengakuan resmi atas wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia, termasuk Krimea yang dianeksasi pada 2014, serta sebagian besar wilayah Donbas yang kini dikuasai Moskwa. Ia menyebut pengakuan tersebut sebagai syarat utama untuk mengakhiri perang.
Namun, bagi Kyiv, menyerahkan sebagian wilayahnya bukan pilihan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai tuntutan Moskwa sebagai bentuk pelecehan terhadap upaya serius untuk menghentikan konflik.
"Rusia mengejek upaya kami untuk benar-benar mengakhiri perang," ujar Zelensky dalam pidato video yang disampaikan pada Kamis malam, dikutip dari BBC. Putin juga menyatakan bahwa Ukraina ingin terus bertempur hingga titik darah penghabisan, sesuatu yang menurutnya pada prinsipnya juga siap dilakukan Rusia. Di tengah pernyataan keras tersebut, perkembangan diplomatik terus bergulir. Proposal perdamaian yang semula disusun oleh pejabat Rusia dan AS pada Oktober lalu, kini telah direvisi dalam pembicaraan di Jenewa yang melibatkan perwakilan Ukraina, Amerika Serikat, dan Eropa. Menurut Putin, versi terbaru rancangan itu telah diperlihatkan kepada pihak Rusia. Ia mengatakan rancangan tersebut bisa menjadi dasar perjanjian masa depan,,
#alexismedia #alexisnews #beritahariini #beritadunia
Putin juga kembali menuntut pengakuan resmi atas wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia, termasuk Krimea yang dianeksasi pada 2014, serta sebagian besar wilayah Donbas yang kini dikuasai Moskwa. Ia menyebut pengakuan tersebut sebagai syarat utama untuk mengakhiri perang.
Namun, bagi Kyiv, menyerahkan sebagian wilayahnya bukan pilihan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai tuntutan Moskwa sebagai bentuk pelecehan terhadap upaya serius untuk menghentikan konflik.
"Rusia mengejek upaya kami untuk benar-benar mengakhiri perang," ujar Zelensky dalam pidato video yang disampaikan pada Kamis malam, dikutip dari BBC. Putin juga menyatakan bahwa Ukraina ingin terus bertempur hingga titik darah penghabisan, sesuatu yang menurutnya pada prinsipnya juga siap dilakukan Rusia. Di tengah pernyataan keras tersebut, perkembangan diplomatik terus bergulir. Proposal perdamaian yang semula disusun oleh pejabat Rusia dan AS pada Oktober lalu, kini telah direvisi dalam pembicaraan di Jenewa yang melibatkan perwakilan Ukraina, Amerika Serikat, dan Eropa. Menurut Putin, versi terbaru rancangan itu telah diperlihatkan kepada pihak Rusia. Ia mengatakan rancangan tersebut bisa menjadi dasar perjanjian masa depan,,
#alexismedia #alexisnews #beritahariini #beritadunia
maniacok99 dan MemoryExpress memberi reputasi
2
220
7
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.2KThread•21.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya
