- Beranda
- Berita dan Politik
Keluarga Sebut Ayah Tiri Alvaro Bunuh Diri di Tahanan Usai Ditangkap
...
TS
dononexter763
Keluarga Sebut Ayah Tiri Alvaro Bunuh Diri di Tahanan Usai Ditangkap
Jakarta, CNN Indonesia --
Ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang ditemukan meninggal dunia usai hilang selama 8 bulan, disebut bunuh diri di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Tugimin (71) selaku kakek dari Alvaro. Ia mengatakan pelaku bunuh diri setelah ditangkap dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Ya, pelakunya sendiri ternyata adalah ayah tirinya. Ayah tirinya dan bahkan sekarang sudah bunuh diri, meninggal, di Polres Jakarta Selatan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/11) malam.
Terpisah, Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam tidak membantah ataupun membenarkan pernyataan dari pihak keluarga tersebut. Ia hanya mengatakan informasi terkait kasus Alvaro akan disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
"Nanti polres yang bakal info lengkap dan detailnya," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (24/11).
Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly enggan berkomentar terlebih dahulu terkait kasus tersebut. Ia beralasan sedang mengikuti kegiatan Apel Kasatwil di Cikeas hingga Rabu (26/11) besok.
Nicolas menyebut ayah tiri korban itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Meski begitu, ia belum mengungkap lebih jauh ihwal penyebab kematian Alvaro. Termasuk kronologi penemuan jasad korban yang tersisa kerangka.
Alvaro dinyatakan hilang sejak 6 Maret lalu. Peristiwa bermula saat Alvaro izin untuk melaksanakan shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Namun, selepas shalat Maghrib ternyata Alvaro tak kunjung pulang. Sehingga, keluarga mencari keberadaannya dan temannya mengaku tak bersamanya saat shalat.
Pada akhirnya, keluarga memilih untuk melapor ke Kepolisian demi mencari keberadaan Alvaro.
Ciri-ciri terakhir Alvaro yakni memakai kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam. Kemudian fisiknya, bertubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, dan terdapat lesung pipi
Kakek Alvaro, Tugimin (71), menduga cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi ini diperoleh Tugimin dari marbut Masjid Al-Muflihun, lokasi Alvaro terakhir terlihat.
Sebelumnya Polisi menangkap ayah tiri Alvaro yang hilang selama beberapa bulan hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...usai-ditangkap
kasus bakal dituttupkah?
Ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang ditemukan meninggal dunia usai hilang selama 8 bulan, disebut bunuh diri di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Tugimin (71) selaku kakek dari Alvaro. Ia mengatakan pelaku bunuh diri setelah ditangkap dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
"Ya, pelakunya sendiri ternyata adalah ayah tirinya. Ayah tirinya dan bahkan sekarang sudah bunuh diri, meninggal, di Polres Jakarta Selatan," ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/11) malam.
Terpisah, Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam tidak membantah ataupun membenarkan pernyataan dari pihak keluarga tersebut. Ia hanya mengatakan informasi terkait kasus Alvaro akan disampaikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.
"Nanti polres yang bakal info lengkap dan detailnya," ujarnya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (24/11).
Sementara itu Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly enggan berkomentar terlebih dahulu terkait kasus tersebut. Ia beralasan sedang mengikuti kegiatan Apel Kasatwil di Cikeas hingga Rabu (26/11) besok.
Nicolas menyebut ayah tiri korban itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Meski begitu, ia belum mengungkap lebih jauh ihwal penyebab kematian Alvaro. Termasuk kronologi penemuan jasad korban yang tersisa kerangka.
Alvaro dinyatakan hilang sejak 6 Maret lalu. Peristiwa bermula saat Alvaro izin untuk melaksanakan shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Namun, selepas shalat Maghrib ternyata Alvaro tak kunjung pulang. Sehingga, keluarga mencari keberadaannya dan temannya mengaku tak bersamanya saat shalat.
Pada akhirnya, keluarga memilih untuk melapor ke Kepolisian demi mencari keberadaan Alvaro.
Ciri-ciri terakhir Alvaro yakni memakai kaos hitam, celana panjang hitam, dan sandal hitam. Kemudian fisiknya, bertubuh kurus, kulit gelap, rambut cepak, dan terdapat lesung pipi
Kakek Alvaro, Tugimin (71), menduga cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi ini diperoleh Tugimin dari marbut Masjid Al-Muflihun, lokasi Alvaro terakhir terlihat.
Sebelumnya Polisi menangkap ayah tiri Alvaro yang hilang selama beberapa bulan hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...usai-ditangkap
kasus bakal dituttupkah?
tepsuzot dan MemoryExpress memberi reputasi
2
404
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
696.1KThread•59.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya