Kaskus

News

db84x4Avatar border
TS
db84x4
Zulhas Sebut Kenaikan Harga Telur dan Beras Bukti Program MBG Berjalan Efektif
Muhammad Nadhive - Senin, 3 November 2025 | 11:15 WIB
Konten Sensitif
Zulhas Sebut Kenaikan Harga Telur dan Beras Bukti Program MBG Berjalan Efektif

Zulhas mengatakan bahwa harga pangan yang naik tanda MBG berhasil (Nadhive/Pojoksatu.id)


POJOKSATU.ID- Sejumlah daerah di Indonesia akhir-akhir ini mencatat lonjakan harga komoditas pangan pokok.

khususnya telur dan ayam ras. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa inflasi untuk pangan bergejolak.

mencapai 6,44 % year-on-year pada September 2025. 

Menanggapi fenomena ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan.

Bahwa kenaikan harga tersebut bisa dipahami sebagai “dampak” dari MBG.
Bukan hanya sebagai beban bagi konsumen, melainkan sebagai indikator bahwa program menyentuh banyak orang. 

“Memang, karena kita mengejar makan bergizi (MBG). Perlu jutaan telur, perlu jutaan ayam. Dampaknya memang agak-agak naik,” ujar Zulhas di Jakarta (1/11/2025)

Dengan kata lain, dari perspektif kebijakan.

Lonjakan permintaan bahan pangan akibat MBG dianggap bukti bahwa program ini aktif dan melibatkan banyak pihak.

Program MBG menargetkan 82,9 juta penerima manfaat yang mencakup pelajar, ibu hamil, balita, hingga kelompok rentan. 

Dari sisi permintaan, pemerintah memperkirakan kebutuhan pangan dalam skala besar.

Misalnya 368 ribu ton telur per tahun senilai sekitar Rp 11 triliun, 663 ribu ton daging ayam senilai sekitar Rp 26,5 triliun.

Hingga beras 2,3 juta ton senilai sekitar Rp 31 triliun. 

Artinya rantai produksi dari peternak, distributor, hingga pasar rakyat ikut bergerak.
Bahkan pemerintah menilai MBG bukan hanya soal gizi masyarakat, tetapi juga penggerak ekonomi lokal.

Bagi sebagian masyarakat, kenaikan harga pangan tentu menjadi kekhawatiran karena efek daya beli.

Namun, pemerintah mengajak untuk melihat sisi lain kenaikan justru menunjukkan bahwa peternak dan pelaku pangan lokal mulai “terserap”.

Dalam pernyataannya, Zulhas menyebut bahwa di Jawa Barat misalnya, harga telur dan ayam melonjak hampir 10 % karena efek MBG.

Meski demikian, sejumlah ekonom mengingatkan bahwa kenaikan harga yang terlalu cepat tanpa peningkatan produksi bisa menjadi beban jangka pendek.

Misalnya, target produksi yang tertinggal bisa memperpanjang periode stabilisasi harga.

Di satu sisi MBG menghadirkan peluang besar pemenuhan gizi, pemberdayaan peternak & UMKM pangan, penguatan ekonomi lokal.

Namun di sisi lain ada tantangan logistik, rantai pasok, dan risiko inflasi jangka pendek.

Pemerintah menyadari bahwa tidak bisa langsung menurunkan harga komoditas saat ini karena kebutuhan sangat besar. 

Karena itu, strategi jangka menengah diperlukan memperkuat produksi, distribusi, memperluas sentra bahan pangan.

Serta menjaga agar harga tetap terkendali tanpa melemahkan inti program MBG.

Mengapa Kenaikan Harga Ini Bisa Dilihat Positif?

Meski ada kenaikan pangan tetap ada sisi positif di dalamnya.

1. Permintaan tumbuh  Saat penerima program meningkat. Kebutuhan telur/ayam ikut naik, menunjukkan program berjalan.

2. Efek ke peternak dan UMKM, Dengan permintaan yang nyata, pelaku lokal bisa mendapatkan pasar yang stabil.

3. Mendorong rantai pangan nasional

Program besar ini mengajak produsen kecil dan menengah untuk ikut naik kelas, yang selama ini sering kesulitan pasar.

Sebagai contoh, MBG diperkirakan bisa menggairahkan ekonomi pangan lokal hingga Rp 86 triliun per tahun. Jika semua komoditas terkait berjalan optimal.

Jika pemerintah dan pelaku industri pangan bisa menjaga keseimbangan antara “menyerap” dan “menstabilkan”

Maka MBG berpotensi menjadi tonggak penting dalam pembangunan gizi, ekonomi rakyat, dan kemandirian pangan nasional.***

Sumur suci

Jurus ngeles terbaru idola kaum IQ 58

soelojo4503Avatar border
soelojo4503 memberi reputasi
1
239
11
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.6KThread59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.