Kaskus

News

jpnn.comAvatar border
TS
jpnn.com
Keinginan Luhut Ditolak Mentah-mentah Menkeu Purbaya
Keinginan Luhut Ditolak Mentah-mentah Menkeu Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: dokumentasi Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, tidak akan mengeluarkan duit dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pembangunan family office di Bali. Adapun pembangunan family office diusulkan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Anggaran nggak akan saya alihkan ke sana," kata Purbaya dikutip Selasa (14/10).

Baca Juga:
Italia Pertimbangkan Mengakui Negara Palestina Setelah Gencatan Senjata di Gaza

Purbaya juga mengaku telah mendengar soal rencana pembangunan family office yang diusulkan oleh Luhut Binsar. Karena itu dia akan membiarkan DEN menjalankan wewenangnya dalam pembangunan family office.

Purbaya pun tidak melakukan intervensi apa pun dalam rencana tersebut, termasuk memberikan masukan.

"Saya belum terlalu mengerti konsepnya walaupun Pak Ketua DEN sering bicara. Tapi, saya belum pernah lihat konsepnya, jadi saya nggak bisa jawab," tambahnya.

Purbaya mengaku untuk APBNini akan ia disalurkan dengan tepat, baik tepat waktu dan tepat sasaran. Dia pun bakal mengusahakan agar tidak ada kebocoran anggaran.

Baca Juga:
Ditinggal Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Temukan Harapan Baru di Slovakia

"Kalau mau (buat family office), saya doakan," tutur Purbaya.

Sebelumnya, DEN merencanakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pusat Keuangan dan Family Office di Bali untuk menarik investasi asing masuk ke dalam negeri.

Kawasan itu akan menjadi gerbang bagi dana investasi luar negeri yang akan masuk dan diinvestasikan ke berbagai sektor riil di Indonesia.

Luhut pun menyebut investor juga berkesempatan menjadi co-investor bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA).

Baca Juga:
Luhut vs Purbaya di Program MBG

Luhut mengatakan strategi serupa terbukti berhasil di Abu Dhabi, Dubai, Hong Kong, dan Singapura.

DEN mempertimbangkan Bali menjadi lokasi potensial untuk KEK Keuangan Pusat dan Family Office mengingat wilayahnya yang dikenal sebagai work heaven bagi investor global dan akan menjadi salah satu kandidat wilayah Indonesia Financial Centre (IFC).(antara/jpnn)

Sumber:
Keinginan Luhut Ditolak Mentah-mentah Menkeu Purbaya
0
595
18
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
691.7KThread57KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.