- Beranda
- Berita Luar Negeri
Respon Mengejutkan Dunia Saat Netanyahu Berpidato di PBB: Itu Bukan Hening Biasa
...
TS
mpat
Respon Mengejutkan Dunia Saat Netanyahu Berpidato di PBB: Itu Bukan Hening Biasa

Ruang sidang tampak menyisakan baris demi baris kursi yang kosong. Banyak delegasi secara serentak melakukan walk out ketika Netanyahu mulai berbicara dalam agenda General Debate PBB.
Netanyahu kemudian malah mengajak anggota Majelis Umum PBB untuk “menebak-nebak” pesan dalam pidatonya. Pernyataan ini muncul saat sebagian besar delegasi sudah tidak berada di dalam ruang.
Tuduhan ke Negara-Negara Barat & Pengakuan Palestina
Dalam pidatonya, Netanyahu menyoroti langkah beberapa negara Barat yang baru-baru ini mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Menurutnya, pengakuan seperti itu dikirim sebagai sinyal bahwa pembunuhan Yahudi akan dihargai.
Ia juga mengecam pengakuan dari negara seperti Prancis, Inggris, Australia, dan Kanada. Netanyahu menyebut tindakan mereka sebagai "tanda aib" dan mempertanyakan motivasi politik di balik pengakuan tersebut.
Pidato Ditujukan ke Gaza dan Isu Sandera
Pidato Netanyahu tak hanya ditujukan ke forum PBB, tetapi juga langsung ke pendengar di Gaza. Dia menyebut bahwa pidatonya disiarkan melalui pengeras suara ke wilayah Gaza dan dibagikan lewat ponsel bagi warga di sana.
Salah satu bagian emosional dari pidato itu adalah pesannya kepada sandera yang masih berada di Gaza. Netanyahu memastikan bahwa pemerintah Israel belum melupakan mereka — dan tegas menuntut agar mereka segera dibebaskan.
Demonstrasi & Tekanan Publik di New York
Di luar gedung PBB, ribuan orang menggelar aksi unjuk rasa pro-Palestina. Mereka berjalan memadati jalan-jalan New York, membawa poster “Free Palestine” dan menyuarakan kecaman terhadap kebijakan militer Israel.
Unjuk rasa ini menambah intensitas ketegangan politik di tengah forum diplomatik dunia, mengiringi pidato Netanyahu yang menuai reaksi keras.
Respons Diplomatik & Imbas Global
Netanyahu mengecam negara-negara yang mengakui Palestina sebagai tindakan “gila” dan menyebutnya sebagai pesan berbahaya. Ia menyerang Barat atas isu pengakuan, menyebut bahwa beberapa negara memberi insentif moral kepada aksi kekerasan.
Keluar dari ruang sidang adalah simbol: protes tak hanya dari kata-kata, tetapi dari kehadiran fisik delegasi negara. Aksi itu menandakan bahwa banyak negara menolak legitimasi narasi Netanyahu dalam konteks konflik Israel–Palestina.
Sumber: https://www.trenmedia.co.id/respon-m...-hening-biasa/
0
243
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
81.9KThread•19.8KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya