- Beranda
- Berita Luar Negeri
Isi Proposal Perdamaian Gaza Trump-Netanyahu, Arab & RI Disebut Setuju
...
TS
creativeslen783
Isi Proposal Perdamaian Gaza Trump-Netanyahu, Arab & RI Disebut Setuju

Jakarta, CNBC Indonesia -Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk mengakhiri perang Israel di Gaza, yang didukung oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.
Rencana tersebut intinya menyerukan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah kantong yang terkepung tersebut, serta pembentukan badan internasional yang bertugas melucuti sepenuhnya Hamas dan mendemiliterisasi Gaza.
Trump pun akan membentuk Dewan Perdamaian, yang akan beranggotakan mantan PM Inggris Tony Blair dan tokoh-tokoh lain yang akan disebutkan kemudian. Berdasarkan rencana tersebut, Hamas tidak akan memiliki peran dalam pemerintahan Gaza, baik secara langsung maupun tidak langsung
Mengutip BBC International, seorang sumber Palestina mengatakan sebenarnya ada 20 poin di proposal Trump tersebut. Namun menurut Al-Jazeera ada 21 poin rencana Trump.
Trump sendiri menyebut rencananya sebagai "hari bersejarah bagi perdamaian". Saat mengumumkannya Senin di Gedung Putih bersama Netanyahu, ia menyebut "Netanyahu akan mendapat dukungan AS untuk menyelesaikan tugas menghancurkan Hamas".
Arab dan RI Disebut Setuju
Negara- negara Muslim utama dilaporkan setuju dengan proposal Trump. Mengutip BBC dan AFP, delapan negara Arab dan Muslim disebut "menyambut baik peran presiden Amerika dan upaya tulusnya yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Gaza"
Negara-negara itu antara lain Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Turki, dan Pakistan. Indonesia juga disebut.
Mereka sebelumnya mengadakan pembicaraan dengan Trump pekan lalu di sela-sela Sidang Umum ke-80 PBB di New York. Semua negara itu "menegaskan kesiapan mereka untuk terlibat secara positif dan konstruktif dengan Amerika Serikat dan para pihak dalam menyelesaikan perjanjian dan memastikan implementasinya".
"Qatar, yang telah memainkan peran mediasi kunci, dan Arab Saudi, yang normalisasi hubungan dengan Israel di masa depan merupakan tujuan utama Trump dan Netanyahu, juga menandatangani pernyataan tersebut," tulis AFP.
"Indonesia dan Pakistan, dua negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, juga bergabung dalam pernyataan tersebut," tambahnya.
"Indonesia telah menawarkan pasukan sebagai bagian dari pasukan Gaza di masa depan, sementara Pakistan ingin merayu Trump dan meningkatkan hubungannya dengan Washington," tulis laman itu lagi.
cnbcindonesia.com
Diubah oleh creativeslen783 30-09-2025 17:58
0
332
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•21KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya