- Beranda
- Berita dan Politik
Massa Kembali Masuk Kota Kediri, TNI Pasang Blokade di Jembatan Brawijaya
...
TS
mabdulkarim
Massa Kembali Masuk Kota Kediri, TNI Pasang Blokade di Jembatan Brawijaya

Massa Kembali Masuk Kota Kediri, TNI Pasang Blokade di Jembatan Brawijaya
Blokade TNI di Jembatan Brawijaya arah ke barat sungai (Bidu)
KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Usai menghancurkan gedung DPRD dan kantor Pemkab Kediri, sebagian massa berusaha kembali bergerak menuju pusat Kota Kediri, Sabtu (30/8/2025) malam.Paket wisata sejarah Kediri
Upaya massa kembali ke wilayah kota terutama ke arah barat sungai akhirnya terhenti sebab aparat TNI memblokade dan menutup akses di Jembatan Brawijaya sisi barat yang mengarah ke wilayah Mojoroto.
Penutupan jalan serupa juga dilakukan dari sisi selatan, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Mojoroto. Massa sudah tidak bisa lagi mengambil jalan ke utara arah ke Mako Polres Kediri Kota.
Dengan diblokade ini, situasi di lokasi kian tidak menentu. Sebagian massa memilih mundur dan berbalik arah, sementara kelompok lainnya mencoba mencari jalur alternatif dengan menyusuri tepi Sungai Brantas untuk bisa menyeberang ke sisi barat.
Sementara itu, sejumlah aparat TNI/polri tampak berjaga di sejumlah titik strategis guna mencegah massa kembali membuat kekacauan di pusat kota.***
https://lingkarwilis.com/massa-kemba...oogle_vignette
Benda Purbakala di Museum Bhagawanta Bari Kabupaten Kediri Ikut Dijarah, Sejumlah Artefak Hilang

Paket wisata sejarah Kediri
Redaksi
August 30, 2025
Benda Purbakala di Museum Bhagawanta Bari Kabupaten Kediri Ikut Dijarah, Sejumlah Artefak Hilang
Massa juga membakar motor di depan Kantor Pemkab Kediri (Bidu)Paket wisata sejarah Kediri
Kediri, LINGKARWILIS.COM – Aksi penjarahan di tengah kerusuhan massa di kompleks Kantor DPRD dan Pemkab Kediri juga terjadi di museum Bagawanta Bari, Sabtu (30/08) malam. Sejumlah artefak bersejarah hilang.
Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Imam Mubarok mengutuk aksi penjarahan yang dilakukan massa terhadap benda purbakala di museum Bhagawanta Bari yang berada di kompleks Kantor Pemkab Kediri. Sebab benda purbakala yang memiliki nilai sejarah khususnya yang terkait dengan sejarah Kediri ini tidak bisa diganti.
“Ini bukan persoalan harga benda purbakala itu, tetapi nilai sejarah yang tidak bisa digantikan,” ujarnya pada wartawan.
Imam Mubarak menyebut, sejumlah artefak yang terpantau hilang dari museum Bhagawanta Bari diantaranya plakat HVA Sidomulyo 2 buah, bata berinskripsi serta Arca Sumbercangkring.
“yang sudah diketahui hilang tiga itu, untuk yang lainnya masih kita cek,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Gedung DPRD Kabupaten Kediri dan kantor Pemkab Kediri dibakar massa, bahkan mereka juga menjarah berbagai fasilitas kantor. Sejumlah barang seperti laptop, monitor, kipas angin, kursi hingga lemari dilaporkan diangkut keluar dari gedung.Paket wisata sejarah Kediri
Suasana makin mencekam ketika terdengar suara dentuman dan letusan ban mobil di area halaman perkantoran tersebut.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta lumpuh total. Tak hanya dipenuhi massa aksi, warga yang melintas pun memilih berhenti untuk menyaksikan kobaran api yang kian membesar.***
https://lingkarwilis.com/benda-purba...rtefak-hilang/
SAYA AMAT MENGECAM PENJARAHAN DI MUSEUM YANG DI MANA ARTEFAK-ARTEFAK DIJARAH MASSA YANG TIDAK MENGERTI SEJARAH!
WARGANET MALAH MENUDUH MACAM-MACAM SOAL PENJARAHAN MUSEUM INI
lawfull_evil memberi reputasi
1
133
3
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.7KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya