Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
TPNPB OPM Tolak HUT RI, Dudung: Mayoritas Papua Setia pada NKRI

TPNPB OPM Tolak HUT RI, Dudung: Mayoritas Papua Setia pada NKRI
TPNPB OPM menyerukan pembakaran Bendera Merah Putih sebagai bagian dari penolakan terhadap perayaan HUT RI dan keberadaan Indonesia.
5 Agustus 2025 | 20.59 WIB
Penasehat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional Dudung Abdurachman, mengikuti acara taklimat (arahan) Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 4 Maret 2025. Tempo/Imam Sukamto
PENASIHAT Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi seruan penolakan terhadap perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan pembakaran bendera Merah Putih oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) di Papua. Ia menyebut ancaman dari TPNPB tersebut bukan hal baru.

Dudung menilai warga Papua yang mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jauh lebih banyak. "Itu kan ancaman mereka, toh yang cinta tanah air dan cinta NKRI di sana lebih banyak. Bisa jadi hampir 90 persen, itu cuma nyaring bunyinya aja. Ancamannya dari dulu selalu begitu", kata Dudung ditemui di kantor Tempo pada Selasa, 5 Agustus 2025,
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini mengatakan, pemerintah tetap siap menghadapi situasi menjelang peringatan kemerdekaan RI di Papua. Ia menilai ancaman yang dilontarkan TPNPB terjadi sejak dahulu.

“Masyarakat-masyarakat yang cinta tanah air Republik Indonesia juga lebih banyak. Ancaman-ancaman itu biasa. Toh kita juga ada aparat di sana. Enggak usah khawatir lah,” ujar Dudung.

Sebelumnya, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom dalam pernyataannya pada Selasa, 5 Agustus 2025, menyerukan pembakaran bendera Merah Putih sebagai simbol penolakan terhadap keberadaan Indonesia di Papua. Ia menginstruksikan 36 Komando Daerah Pertahanan (Kodap) TPNPB bersiaga menjelang 17 Agustus.

Ia menyebut pembakaran bendera sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah Indonesia yang dinilai menjajah Papua. “Bendera mereka Merah Putih Indonesia harus dibakar di mana-mana. Semua pejuang, rakyat, wajib cabut dan bakar,” ujar Sebby melalui pesan suara, Selasa, 5 Agustus 2025.

Menurut Sebby, pihaknya akan menyerang jika aparat pemerintah, TNI-Polri, maupun masyarakat tetap menyelenggarakan perayaan kemerdekaan. Ancaman itu menyasar wilayah-wilayah yang disebut sebagai zona konflik, yakni Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Puncak Jaya, Intan Jaya, Maybrat, Dogiyai, Paniai, dan Deiyai.

“Di wilayah ini tidak boleh ada orang luar Papua dan anggota TNI-Polri yang masuk. Tidak boleh ada pengibaran bendera Merah Putih juga,” kata Sebby pada Ahad, 3 Agustus 2025

https://www.tempo.co/politik/tpnpb-o...a-nkri-2055354

Gerakan KNPB, AMP, ULMWP, dan sebagainya banyak pendukungnnya ataupun cuma ikut-ikutan macam di Facebook banyak narasi dukung OPM
berapa banyak jumlahnya? mungkin ribuan sampai puluhan ribu apalagi daerah Pegunungan.


0
120
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
691.7KThread56.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.