TS
mikailearns
Moloch dan Molor
Ada momentum menarik cocokologi di waktu Nasdem mengusulkan percepatan pindah ke IKN. Penundaan migrasi dan pembangunan ibukota baru telah menggemaskan sejumlah elit.
Youtuber Josh Rafg di segmen hiburan channel-nya pernah mengisahkan riwayat tradisi okultisme yang mengandung prinsip-prinsip ritual Luciverian, salah satunya pembalikan realitas. Referensi diambil dari internet, peneliti simbol dan teori-teori konspirasi. Hal ini relevan dengan kebiasaan pendahulu Presiden Prabowo, rezim Jokowi yang sering memutarbalikkan fakta, suka ngibul. Kebetulan pelopor dan pendukung kuat keterpilihan Jokowi sejak awal adalah partai Nasdem di muka panggung. Nah, rentetan kepentingan simbolik dan legacy tersebut bersua di IKN.


googleimage--antarafoto
Gambaran apa paling pertama terlintas ketika memikirkan IKN? Ya tentu istana IKN berdinding burung Hantu raksasa. Setting istana IKN itu sangat mirip dengan altar aktivitas organisasi ritualis paling terkenal Bohemian Grove di California dalam memuja Dewa kuno bernama Moloch (setengah manusia banteng setengah banteng dibayangi kandang burung hantu). Cerita muasal tertulis di teks kitab suci Pagan timur tengah lewat sebuah upacara bertajuk Cremation of Care(pemindahan beban moral). Pada wacana konspirasi modern, Moloch bukan cuma sekadar legenda melainkan sebuah entitas yang masih aktif hingga saat ini. Setiap tahun, elit dunia dari berbagai dunia berkumpul : presiden, CEO, figur militer, dsb di suatu lokasi mistis bertempat di hutan California, Amerika Serikat
Ritual perkumpulan mereka selalu bernuansa pengorbanan. Seumpama kehancuran besar untuk ditukar dengan pembukaan portal mistis. Secara sederhana dapat disimpulkan, ia bak permufakatan demi memuluskan jalan rencana strategis tertentu. barangkali maksudnya untuk diberi muatan spiritual alih-alih terbebani rasa kemanusiaan. Bukan rahasia pula, pertemuan dan forum-forum internasional dapat berperan sebagai sentra perekrutan dan ajang insentif bagi pendukung agenda-agenda global.
Dewasa ini episentrum Perang Dunia dan perjuangan keislaman berpusat di timur tengah (Palestina) telah sering dikaji oleh pakar-pakar eskatologi. Salah satu bunyi dari nubuwah kenabian mewasiatkan bahwa kemenangan Islam diperkuat pasukan panji-panji Islam asal Indonesia. Dewa pagan Moloch ini tampaknya menjadi antitesis versi timur tengah juga, cabang Indonesia.
Namun, kalau ditilik lebih lanjut masih ada yang kurang dari simbolisme pemujaan bernuansa okultis di IKN. Selain Perpres belum terbit, figur manusia Banteng juga belum nongol di IKN. Saya menengarai inilah mengapa faksi Jokowi sangat ngotot merebut kepemimpinan di PDIP. Tawaran menjadi pengurus partai politik besar lain tertampik. Penghakiman Hasto bisa diandaikan berguna membersihkan namanya bagian dari komplotan tersebut. Posisi Sekjen yang tidak tergantikan menjelaskan alot internal PDIP selagi agenda kongres molor.
Jokowi adalah calon Ketum Partai berlogo Banteng di Kesekjenan Hasto bersama Gibran Rakabuming calon Presiden RI setelah rancangan tiga periode Jokowi kandas. Kini ketika semua itu hendak diwujudkan, kemungkinan cuma satu parpol yang tetap eksis di Indonesia atau golongan karya berubah warna menjadi merah. Salah dua penghalang terbesar dinasti Jokowi globalis tinggal Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto. Akan tetapi begitu PDIP masuk resmi kabinet pemerintahan sekarang dengan Gibran tetap menjabat Wapres, cuma soal waktu Indonesia menjadi negara fasis dunia.
***
referensi :
https://www.youtube.com/live/vlKYLNw...HzLjUTXpyDi8lf
https://youtu.be/Bd7-GIokW9E?si=MbkAz6CvFX_GQ6VA
Diubah oleh mikailearns 27-07-2025 17:53
bang.toyip memberi reputasi
1
228
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Budaya
2.5KThread•1.6KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya