Kaskus

News

milkytastraw607Avatar border
TS
milkytastraw607
Wajah Baru Trump: Kembalinya Sang Presiden yang Dikenal Islamophobia
Donald Trump, mantan presiden Amerika Serikat yang dikenal dengan retorika kontroversialnya terhadap Islam dan komunitas Muslim, kini kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan 2024.
Wajah Baru Trump: Kembalinya Sang Presiden yang Dikenal Islamophobia
Selama masa jabatannya antara 2017 dan 2021, Trump meluncurkan sejumlah kebijakan dan pernyataan yang memicu lonjakan sentimen Islamofobia di AS. Dalam artikel ini POS VIRAL [color=var(--viral-body-color, #404040)][url=OS VIRAL][/url] akan menjelajahi bagaimana wajah baru Trump di kampanye 2024 berpotensi memengaruhi persepsi dan hubungan antara pemerintah dan komunitas Muslim di AS.[/color]
Retorika Islamofobia di Era Trump
Kebangkitan Trump ke panggung politik diwarnai oleh retorika yang menyasar komunitas Muslim. Pernyataan-pernyataannya yang paling dikenal, seperti “Islam hates us” dan seruan untuk “penutupan total” imigrasi Muslim, menciptakan suasana ketakutan dan kebencian terhadap Islam di kalangan sebagian masyarakat. Kebijakan seperti “travel ban” yang ditujukan untuk menghentikan warga dari tujuh negara mayoritas Muslim memasuki AS juga memperkuat stigma negatif ini.
Selama masa jabatannya, Trump tidak hanya mengandalkan pernyataan publik, tetapi juga memilih penasihat yang memiliki pandangan anti-Muslim. Orang-orang seperti Steve Bannon dan Michael Flynn memiliki catatan panjang dalam mempromosikan narasi negatif tentang umat Islam. Kebijakan yang mereka dorong, baik di dalam maupun luar negeri, menciptakan ketegangan antara pemerintah dan komunitas Muslim, memperburuk diskriminasi yang sudah ada.
0
433
18
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
81.9KThread19.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.