Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

amekachiAvatar border
TS
amekachi
10 Tahun Nyari Duit Gampang, Tapi Nggak Ada Hasilnya Sedikitpun? #SharingtoCaring

10 Tahun Nyari Duit Gampang, Tapi Nggak Ada Hasilnya Sedikitpun? #SharingtoCaring















Panik...

"Wah ini ane bakalan lulus Ujian Nasional SMA nggak yah?" Kata Andi dalam hati

Namun, takdir ternyata berkata lain...Andi bersama teman-temannya keseluruhan hampir 99% di SMAN PGRI 1 Slawi 2005 lulus semua. Sambil bergembira bersama teman-teman di depan sekolahan, Andi sangat riang akan sebab pengumuman yang menggembirakan tersebut.

Mereka sudah membicarakan tentang rencana kedepan, ada yang mau kuliah, ada yang sadar diri dengan kondisi ortunya n melebihbaikkan merantau cari kerja di Jabodetabek. Namun lain dengan si Andi ini,...

Gairah mudanya masih menggebu-gebu, suka bermain dan kepikiran nganggur...apalagi dia sudah nongkrong bareng dengan anak-anak punk, gabung komunitas dan mendapatkan info. Kalau sekedar cari duit, di daerah bisalah sehari minimal dapat 100 ribu, apalagi jika di kawasan Jabodetabek, ngamen sehari bisa sampai 200 ribu penghasilannya.

"Buat apa kerja capek-capek, kalau ada nyari duit yang gampang!"

Bukan masalah itu sebenarnya, pola pikir yang anti kemapanan di komunitasnya lah yang bikin Andi kesengsem. Selesai lulus SMA, kehidupan Andi pun lebih banyak dihabiskan nyetrit di jalanan bersama kawan-kawan sesama, kadang sebulan baru Andi balik kerumahnya. Ibunya yang selalu terlihat khawatir atau ngge`rentes saat Andi pulang, tak pernah ia hiraukan...keindahan dunia penuh kebebasan masih menggelayutinya, sampai nggak menganggap keresahan dibalik tatapan ibunya. Bahkan nggak sekalipun memikirkan 2 adiknya yang masih sekolah dan butuh biaya, sedangkan ayah Andi sudah lama meninggal dunia.

Hampir seluruh kawasan di pulau Jawa telah ia singgahi, dari Tegal, Brebes, Cirebon, Jakarta, Pandeglang, Bandung, Sukabumi, Tasikmalaya, Banyumas, Purwokerto, Yogyakarta, Ngawi, Surabaya hingga Banyuwangi...mungkin cuma daerah Blambangan dan Ujung Kulon yang belum.

Pun Andi beberapa kali main di luar pulau seperti berkunjung ke temannya di Bandar Lampung, Sibolga, Lhokseumawe, Pontianak dan banyak yang lainnya...semuanya, semua tempat bagi Andi, pada dasarnya sama, kalau pengen duit, asal ada kencrung atau gitar kecil, nyari duit itu gampang. Namun ya, habisnya pun untuk hura-hura, mabuk-mabukan dan hal yang nggak penting lainnya.

Hingga akhirnya...

Sekitar tahun 2018an di Semarang, saat perjalanan pulang nonton konser punk di Surabaya dengan naik tronton atau truk terbuka pengangkut motor yang kosong, Andi terjatuh ketika berusaha menaikinya dan ditabrak truk dibelakangnya.

Berkunang-kunang, setelah itu gelap!

"Bah, abah?" Andi melihat seseorang yang ia sangka adalah bapaknya, sesekali iapun melihat sekitar. Sebuah ruangan luas seperti hamparan padang, tidak seperti yang ia lihat suasana kehidupan setelah kematian di film-film yang padang berbunga-bunga nan indah, hanya sebuah ruangan tanpa bentuk yang seperti tak bertepi.

"Bah, ini abah?" Andi bertanya kembali

Sosok yang dikira ayah Andi itu menengok, sangat mirip seperti ayah Andi, memang sepertinya itu ayah Andi. Dia tersenyum, tapi tetap terlihat kaku...

"Ayo Ndi, ikut sama bapak!" Ujar sosok tersebut,

Andi nggak tau harus menjawab apa, namun bibirnya mengatakan tidak mau ikut bapak. Tempatnya sangat asing, Andi ketakutan...

"Bangun Ndi, bangun!" Terdengar suara seorang perempuan menangis, ramai sekali keadaannya, terdengar pula lantunan doa-doa dan ayat-ayat dari kitab suci...Andi membuka matanya dan beberapa saat kemudian pun ia sadar, kalau sekarang dirinya sedang berada di rumah sakit.

Akhirnya Andi pun juga mengetahui sudah berada di rumah sakit selama 2 bulan sebab koma akibat jatuh dari truk tronton di Semarang, teman-teman seperjuangan Andi di komunitas semua menjenguk Andi. Namun untuk kali ini, terlihat ibu Andi sudah sangat benci dengan mereka, ibu Andi melarang temannya menjenguk bahkan untuk sekedar mengetahui kondisi Andi sekarang.

Sampai Andi diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter, harus rawat jalan 3 bulan. Hingga sembuh total, Andi sudah kapok untuk hidup di jalanan lagi. Hidup yang nggak jelas arah tujuannya, namun baru ia pikirkan sekarang, bukannya dari dulu-dulu, umur 30 tahun dan habis kecelakaan. Repot nyari kerjaan, sepuluh tahun waktu terbuang sia-sia.

10 tahun nyari duit gampang, tapi nggak ada hasilnya sedikitpun?






NB: Untuk perlu diketahui, ini bukan kisah saya...tapi kisah temannya teman saya!
littlevan
zpt
delia.adel
delia.adel dan 20 lainnya memberi reputasi
21
1K
32
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Asal Vietcong Senang
Asal Vietcong Senang
273Thread1.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.