mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Anies Akan Selesaikan Konflik Papua Pakai Pendekatan Seperti di Jakarta


Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 01 Des 2023 18:18 WIB

Anies Baswedan (Foto: Rafida Fauzia)
Jakarta - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, bicara terkait penyelesaian konflik-konflik di Papua. Anies bakal bereskan masalah Papua dengan pendekatan seperti yang dilakukan di DKI Jakarta.
"Pendekatan yang kami lakukan di dalam konflik-konflik yang ada di Jakarta dan pendekatan itu juga insyaallah kami lakukan kalau ada konflik apapun di luar," kata Anies saat bertemu PWI Pusat, Jumat (1/12/2023).

Anies bercerita bahwa ketika menjadi Gubernur DKI Jakarta dihadapkan dengan konflik kampung-kampung di Jakarta. Menurutnya, ada suatu kampung di Jakarta Timur yang ketika aparat datang disambut warga pakai parang.

"Di Jakarta ini ketika kami mulai bertugas itu banyak kampung-kampung yang statusnya konflik dan rumit konfliknya, bahkan ada tempat yang aparat kita saja itu memberi tahu 'Pak Gubernur jangan ke sana' karena kalau aparat kami datang itu disambutnya dengan parang. Jadi mungkin itu tidak menonjol di media, tapi itu terasa sekali di Jakarta Timur," ucap Anies.

Anies lalu datang ke kampung tersebut dan bicara dengan warga setempat. Lalu, dia menemukan untuk menyelesaikan masalahnya adalah dengan cara pendekatan kolaborasi.

"Jadi punya kewenangan jangan merasa paling tahu jalan keluarnya, punya kewenangan bukan berarti punya pengetahuan, tapi duduk dan panggil," ujarnya.

Lebih jauh, Anies membeberkan empat cara menurutnya bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik di Papua. Pertama, kata Anies, pemerintah perlu mengidentifikasi tokoh-tokoh utama dari pihak-pihak yang berkonflik.

"Kedua, libatkan pakar yang memiliki contoh-contoh komparatif atas solusi. Jadi kan kita-kita semua nggak bisa berpikir outside the box, karena kita udah box in dengan urusan ini. Begitu kita mendatangkan orang yang dia bisa bilang ini contoh solusi di Mexico, itu contoh solusi di Afrika, mendadak kita itu punya menu pilihan solusi yang lebih banyak," kata Anies.

"Itu membantu sekali dalam menyelesaikan konflik, apalagi pihak yang berkonflik biasanya sudah tidak ketemu dengan jalan baru," tambahnya.

Ketiga, Anies menyebut negara harus sebagai partisipan, bukan menjadi fasilitator. Keempat, harus juga disiapkan fasilitator percakapan yang menjembatani pihak-pihak yang berkonflik.

"Jadi stake holdernya, comparative expertnya, kemudian negara, lalu di situ ada namanya fasilitator yang memfasilitasi tiga pihak ini untuk berunding mencari jalan bersama. Dan ketika mengatakan masalah di Papua, maka masalahnya itu jangan dianggap satu di semua tempat. Papua pegunungan punya tantangan berbeda dengan Papua pesisir dan Papua pegunungan pun bervariasi," imbuhnya.

https://news.detik.com/pemilu/d-7067...ti-di-jakarta.
Maksudnya kayak gimana?
odjay05
variolikes
muhamad.hanif.2
muhamad.hanif.2 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
879
59
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
icon
669.8KThread40.2KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.