Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Sadis, KKB Mutilasi Seorang Pria yang Diklaim Anggota Tentara

Sadis, KKB Mutilasi Seorang Pria yang Diklaim Anggota Tentara
Ilustrasi pembunuhan. (Jawapos)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Sebuah video kekerasan bersenjata yang disebar Rabu (22/11) pagi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menambah panjang catatan criminal kelompok ini. Dari video berdurasi 3 menit 12 detik ini menunjukkan sekelompok orang sambil menenteng senjata dan parang tengah mengepung seorang pria yang sudah tergeletak.

Belum diketahui apakah pria ini sudah meninggal lebih dulu atau hanya pingsan. Setelah itu dua pelaku nampak menghujani korban dengan parang kemudian memutilasi kedua tangannya termasuk leher korban.

Pria yang berambut cepak tersebut tak ada pergerakan sama sekali hingga seluruh pakaiannya mulai dilucuti. Sadisnya setelah potongan tubuh ini terpisah, para pelaku malah menunjukkan ke arah kamera kemudian membanting potongan tubuh tersebut. Para pelaku sendiri kebanyakan menggunakan pakaian berwarna gelap dan ada juga yang bercorak army.

Terkait video ini Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional (TPN) Papua Barat (PB), Sebby Sembom membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pasukan TPNPB Sinak mengeksekusi salah satu Kopasus yang masuk ke area TPNPB dan terkait kronologis dan waktu akan segera dilaporkan oleh panglima daerah,” kata Sebby.

Ia menyatakan siapapun yang berani masuk ke wilayah yang dikuasai TPNPB maka akan bernasib sama. “Semua tentara dan pasukan colonial akan mengalami hal serupa jika melawan dan masuk wilayah kami,” tutupnya. (*)
https://www.ceposonline.com/kota-jay...nggota-tentara
paling itu rakyat biasa korban teroris...
novembermannAvatar border
novembermann memberi reputasi
1
462
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
694.9KThread58.8KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.