• Beranda
  • ...
  • Travellers
  • Responsif! Tanggapi Kecelakaan Jembatan Kaca Banyumas, The Geong Puncak Guci Ditutup

amekachi
TS
amekachi
Responsif! Tanggapi Kecelakaan Jembatan Kaca Banyumas, The Geong Puncak Guci Ditutup



Responsif! Menanggapi Kecelakaan yang Terjadi di Jembatan Kaca di Limpakuwus Banyumas, Salah Satu Wahana Jembatan Kaca di Objek Wisata Guci Tegal yaitu The Geong Puncak Guci Ditutup!







Jika berbicara tentang objek wisata di Guci, ini bisa dikatakan salah satu tempat wisata andalan di kabupaten Tegal gansist, walaupun sudah beberapa tahun tak mengunjunginya tapi saya sangat paham suasana di sana. Lebih baik mengunjungi Guci tidak di hari libur atau tanggal merah karena pengunjungnya sangat membludak, pun apalagi jika pas mendekati dan sesudah hari raya atau tahun baru. Kita akan capek bukan karena menikmati keindahan panorama alamnya, justru capek akibat letih dan bosan terlalu lama di perjalanan akibat menghadapi kemacetan yang panjang.

Dan baru tahu juga nih dari pemberitaan kalau di sana pun ada spot jembatan kaca sebagaimana yang sekarang sedang viral terjadi kecelakaan di jembatan kaca Banyumas, semoga yang di Tegal tidak mengalami hal serupa yang terjadi di tetangganya yaitu kemarin di Limpakuwus yang sampai menewaskan 1 korban jiwa.


Quote:





Ketika jembatan kaca di Banyumas mengalami insiden yang merenggut nyawa pengunjung, pemiliknya, Edi Suseno, ditetapkan sebagai tersangka. Selain memiliki wahana jembatan kaca di Banyumas, Edi Suseno juga memiliki The Geong Guci di Tegal.

Untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, pemilik wahana jembatan kaca mulai menerapkan prosedur yang lebih ketat. Mereka menyiagakan tim rescue untuk memberikan pertolongan dalam keadaan darurat, dan para pengunjung diharuskan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.


Quote:





Kecelakaan yang terjadi di Banyumas menjadi penyebab penutupan sementara wahana jembatan kaca di Guci. Dalam hal ini, keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Semoga langkah-langkah pengamanan yang diambil oleh pemilik wahana jembatan kaca dapat mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan.

Wahana jembatan kaca memiliki daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Namun, penting bagi pemilik wahana dan pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan pengunjung. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan harus selalu diutamakan dalam setiap aktifitas rekreasi.


Quote:





Sebaiknya kalau masalah jembatan kaca untuk sekarang jika tidak bisa memberikan kepastian keamanan lebih baik ditutup sementara dulu, sembari penanganan masalah keamanan dan kekokohan bangunan diperbaiki terlebih dahulu. Respon masyarakat yang ingin berwisata mencoba jembatan kaca juga dipastikan akan menurun imbas dari tragedi di Banyumas tersebut.

Menjadikan tragedi di Banyumas tersebut contoh tapi tanpa mengurangi rasa berbela sungkawa terhadap yang terkorban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini ya gansist, ini saudara dan tetangga orang Tegal juga. Semoga pihak keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran yang seluas-luasnya serta yang luka-luka bisa cepat sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.

Dan dari pemerintah daerah kabupaten Tegal sendiri telah menghimbau penerapan SOP penyelenggaraan kegiatan wisata dalam surat instruksi nomor 500-13/18/ 1417 yang terdiri dari 3 poin untuk objek wisata di Guci:

1). Setiap usaha di Guci harus memiliki dan melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP), kKeselamatan Wisata dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

2). Setiap wahana atau fasilitas yang digunakan wisatawan harus dipastikan sesuai daya dukungnya.

3). Menyediakan sarana dan prasarana pengaman yang memadai serta tenaga profesional yang telah bersertifikat yang bertugas mendampingi wisatawan saat menggunakan wahana-wahana permainan ekstrem yang memiliki resiko terjadinya kecelakaan.

Mudah-mudahan bisa dilaksanakan oleh para penyelenggara di objek wisata Guci maupun lainnya di Indonesia, sebenarnya bukan cuma mereka saja karena wisatawan juga perlu pembenahan. Seperti yang baru terjadi di gunung Bromo saat sepasang wisatawan menyalakan flare yang mengakibatkan kebakaran hebat juga lebih dikarenakan andil para pengunjung yang tak mematuhi aturan.

'Narasi dan Opini Sendiri'


Tulisan Sendiri:

@amekachi

Sumber Tulisan dan Gambar:

1

2
agusn6778azhuramasdaanangherman
anangherman dan 9 lainnya memberi reputasi
10
1.4K
46
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Travellers
Travellers
Travellers
icon
23KThread9.9KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.