- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta yang tak kenal Kasihan
...
TS
anasaufarazi810
Cinta yang tak kenal Kasihan
Theresa mati kemarin, aku tidak yakin ia sudah tidak ada.
Semalam burung hantu putihku terus mengeok, aku yakin ia bukan babi.
Selekas mandi aku membakar koran bekas gigitan wirog.
Theresa tidak mungkin lupa, naskahnya ada di lemari baju, aku tahu ia akan begitu marah; bahwa aku sengaja menyimpan naskahnya untuk tidak diterbitkan.
Harini seperti biasa kerjaku di kantor penerbitan, kami biasa berlaku rasis untuk menolak buku yang tidak laku di pasaran, karena moto penerbit adalah uang dan kelarisan. Tanpa itu kami tentu kehabisan uang.
Sepulang itu tidak banyak juga orang tahu; aku selalu menolak naskah untuk diterbitkan. Alasannya; mereka tidak layak dikenal hanya akibat berbeda. Sekali lagi uang hanya itu yang kami terima.
Sebelum tidur aku merapihkan berkas untuk diterbitkan. Buku buku itu antaranya ringan dan mudah dicerna, padahal semakin ringan buku semakin kekurangan isi. Justru semakin berat buku, kami semakin menghalangi. Itulah mayor! Wala!
Hahahaha
Selimutku tidak biasa kutarik, sebelumnya aku lupa menutup laci kamarku, kubiarkan Wilow burung hantuku mengeok lagi. Dan tanpa kutahu aku letakan naskah Theresa dihari kematiannya, ia sangat berharap naskah itu lulus. Sayang sekali kami sengaja menyimpan atau lebih jelas menghalangi.
Paginya aku kembali ke kantor tetapi tidak biasanya burung hantuku hilang, setelah kucari rupanya ia benar-benar tidak ada. Aku pergi ke belakang rumah, dan kulihat seseorang perempuan muncul dari gudang, ia tersenyum. Wajahnya cerah dan aku sadar itu Theresa. Ia menarik tanganku dan aku bangun dari tempat tidur.
Selongsong koran kubuka, masih terus melupakan banyaknya naskah kami sita atau bahkan musnahan, padahal bisa saja kami luluskan tetapi di mana kami bisa makan? Naskah berat itu tikus untuk kami. Kami biasa makan dari naskah ringan. Aku tertawa. Berita mengabarkan telah terjadi kebakaran, dan aku tahu itu bukan perumahan ini tetapi kantorku!
Aku banting gelas dan membiarkan Theresa membakar kantor itu. Aku mencintainya.
End

Semalam burung hantu putihku terus mengeok, aku yakin ia bukan babi.
Selekas mandi aku membakar koran bekas gigitan wirog.
Theresa tidak mungkin lupa, naskahnya ada di lemari baju, aku tahu ia akan begitu marah; bahwa aku sengaja menyimpan naskahnya untuk tidak diterbitkan.
Harini seperti biasa kerjaku di kantor penerbitan, kami biasa berlaku rasis untuk menolak buku yang tidak laku di pasaran, karena moto penerbit adalah uang dan kelarisan. Tanpa itu kami tentu kehabisan uang.
Sepulang itu tidak banyak juga orang tahu; aku selalu menolak naskah untuk diterbitkan. Alasannya; mereka tidak layak dikenal hanya akibat berbeda. Sekali lagi uang hanya itu yang kami terima.
Sebelum tidur aku merapihkan berkas untuk diterbitkan. Buku buku itu antaranya ringan dan mudah dicerna, padahal semakin ringan buku semakin kekurangan isi. Justru semakin berat buku, kami semakin menghalangi. Itulah mayor! Wala!
Hahahaha
Selimutku tidak biasa kutarik, sebelumnya aku lupa menutup laci kamarku, kubiarkan Wilow burung hantuku mengeok lagi. Dan tanpa kutahu aku letakan naskah Theresa dihari kematiannya, ia sangat berharap naskah itu lulus. Sayang sekali kami sengaja menyimpan atau lebih jelas menghalangi.
Paginya aku kembali ke kantor tetapi tidak biasanya burung hantuku hilang, setelah kucari rupanya ia benar-benar tidak ada. Aku pergi ke belakang rumah, dan kulihat seseorang perempuan muncul dari gudang, ia tersenyum. Wajahnya cerah dan aku sadar itu Theresa. Ia menarik tanganku dan aku bangun dari tempat tidur.
Selongsong koran kubuka, masih terus melupakan banyaknya naskah kami sita atau bahkan musnahan, padahal bisa saja kami luluskan tetapi di mana kami bisa makan? Naskah berat itu tikus untuk kami. Kami biasa makan dari naskah ringan. Aku tertawa. Berita mengabarkan telah terjadi kebakaran, dan aku tahu itu bukan perumahan ini tetapi kantorku!
Aku banting gelas dan membiarkan Theresa membakar kantor itu. Aku mencintainya.
End

bukhorigan memberi reputasi
1
116
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33KThread•54.4KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya