ih.sul
TS
ih.sul
Barang Kegedean? Ternyata Masalah Cewek Bisa Seberat Itu [Kompetisi KGPT]


Beberapa waktu lalu saya bertemu lagi dengan seorang teman Smp. Sebenarnya kami nggak terlalu dekat, tapi namanya juga mantan teman sekelas, pembicaraan pun mengalir begitu saja. Sedikit cerita, teman saya ini punya anggota tubuh feminim yang jauh lebih besar dari anak seusianya. Saat Smp dulu punyanya adalah yang paling besar satu sekolah. Bahkan Mrs. J yang sudah melahirkan tiga kali pun kalah sama dia.

Saat bertemu kemarin, punyanya bahkan sudah jadi semakin besar. Puji Tuhan. Mungkin karena sekarang kami sudah sama-sama dewasa pembicaraan pun mengarah ke situ. Dia ngaku kalau dia punya rencana oprasi untuk mengecilkan punyanya itu. Saya yang ngelihat sendiri mau nggak mau setuju. Jujur aja, kalau ukurannya sebesar itu sih kesannya malah serem.

Aww Man, baru kali ini saya lihat ada orang yang ingin mengecilkan area itu. Kebanyakan orang yang saya kenal malah berharap agar miliknya bisa terus tumbuh. Memang betul kata pepatah, kita hanya menginginkan apa yang tidak kita punya.

Banyak faktor yang mempengaruhi, tapi keturunan memiliki pengaruh terbesar terhadap ukuran itu. Jika ibu Anda memiliki ukuran besar, kemungkinan Anda juga akan mewarisi karakteristik yang sama. Sebagai perbandingan, wanita dengan kulit putih asal beberapa negara seperti Rusia, Finlandia, Norwegia, Amerika Serikat, Venezuela, dan Kolombia cenderung memiliki ukuran yang lebih besar. Sedangkan wanita Filipina dan Malaysia umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil.

Balik ke teman saya, dia cerita sedikit tentang betapa nggak enaknya punya aset yang terlalu besar. Pertama jelas berat dan membuat pundak sakit. Selain itu dia juga cuma bisa beli BH tertentu yang kuat untuk menahan barangnya dan tali BH jenis itu cenderung sering mengiris kulit. Bergerak jadi tidak bebas. Berlari dan melompat sudah tak pernah dia lakukan.

Hal lain yang berat adalah pandangan orang terhadapnya. Siapa sih yang bisa lepas dari godaan barang sebesar itu? Bukan cuma cowok, bahkan sesama cewek pun memberi pandangan dengki. Yang paling parah itu sikap ibu-ibu di sekitarnya. Tau sendiri ibu-ibu kalo udah ngegosip dashyatnya gimana? Cuma gara-gara asetnya besar (yang mana jelas bukan salahnya) dia sering dikaitkan dengan stigma cewek nakal.

Untuk sekarang teman saya ini masih mengumpulkan uang untuk oprasi. Saya nggak tahu jumlah pastinya, tapi kayaknya dia masih harus bersabar cukup lama untuk bisa mengurangi beban berat itu. Kalau nanti dia sudah oprasi kira-kira gimana ya pendapat orang? Saya sih yakin dia tetap akan jadi bahan gunjingan, setidaknya untuk beberapa waktu.

Sekian dari saya mari bertemu di thread saya yang lainnya.


sumur
jireshindrastridrijac
rijac dan 20 lainnya memberi reputasi
21
4.5K
142
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Stories from the Heart
Stories from the Heart
Stories from the Heart
icon
31.2KThread39.9KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.