extreme78
TS
extreme78
4 Pengakuan Giorgio Sopir Fortuner Amuk Brio yang Jadi Tersangka dan Ditahan
4 Pengakuan Giorgio Sopir Fortuner Amuk Brio yang Jadi Tersangka dan Ditahan

Jakarta - Giorgio Ramadhan (24), sopir mobil Fortuner yang menabrak dan merusak mobil Honda Brio di Senopati, Jaksel, kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Giorgio kini telah mengakui kesalahannya. Ia berharap pintu maaf dari korban, AW.
Kasus itu bermula pada Minggu (12/2) dini hari di Jalan Senopati, Jakarta Selatan.

Amukan Giorgio diawali ketika dirinya lawan arah hingga kemudian diperingatkan oleh Ari Widianto (AW), sopir mobil Brio.

Tak terima diperingatkan, Giorgio justru marah-marah dan mengancam korban. Dia kemudian mengamuk dan merusak mobil Honda Brio dengan menggunakan senjata api replika dan pedang anggar.

Baca juga:
Polisi: Giorgio Tak Mabuk dan dalam Keadaan Sadar Saat Rusak Brio

Ari Widianto yang merupakan driver taksi online ini kemudian lapor polisi. Pada Minggu (12/2) malam polisi melakukan gelar perkara dan meningkatkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.

Setelah sempat dipulangkan, Giorgio kemudian diperiksa kembali oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (13/2). Malam tadi, polisi menetapkannya sebagai tersangka dan ditahan.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Giorgio meminta maaf. Hal itu disampaikan Giorgio dalam jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023) malam.

Sopir Fortuner Minta Maaf
Dirangkum detikcom, Selasa (14/2/2023), Giorgio meminta maaf kepada AW, sopir Honda Brio, yang telah dirugikan olehnya.

"Saya ingin minta maaf sebesar-besarnya ke Bapak AW selaku pemilik mobil Brio yang telah saya rugikan dan saya minta maaf atas perbuatan saya yang luar biasa kepadanya," kata Giorgio.

Giorgio meminta maaf kepada keluarga dan teman-temannya yang terdampak atas ulahnya. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat luas atas tindakannya itu.

"Saya minta maaf kepada keluarga saya, teman-teman saya dan teman-teman sehobi yang terdampak akibat perbuatan sembrono saya. Saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia yang syok akibat video saya yang viral," ujarnya.

Giorgio Ngaku Terpancing Emosi
Sambil tertunduk, Giorgio mengaku tak berniat melakukan aksi brutal tersebut. Ia berdalih dirinya terpancing emosi.
"Saya tidak ada niat untuk melalukan hal tersebut. Saya hanya terpancing emosi," katanya.

Sementara itu kuasa hukum Giorgio, Revi Laracaka mengatakan awalnya kliennya tidak bermaksud menyerang sopir Brio, tetapi kliennya disebut emosi.

"Sebelumnya klien kami memohon maaf kepada Bapak AW dan keluarga dan juga kepada masyarakat yang telah menyaksikan video viral tersebut. Klien Saya sesungguhnya tidak berniat untuk melakukan perbuat sebagaimana ada dalam video, namun terus terang emosi Klien Kami terpancing," kata Revi.

Lebih lanjut, Revi mengatakan pihaknya menghormati pihak AW, sopir mobil Honda Brio, yang menempuh upaya hukum terkait kasus ini.

Janji Kooperatif

Setelah kejadian tersebut, Giorgio Ramadhan mengaku bersikap kooperatif. Barang bukti terkait kejadian telah ia serahkan ke pihak kepolisian.

"Saya datang ke polres secara sukarela dan kooperatif sebelum ada panggilan, dan saya sudah menyerahkan semua barang bukti yang ada pada saat kejadian," cetusnya.

Klaim Dimaki Terlebih Dulu oleh Sopir Brio

Giorgio Ramadhani (24), sopir mobil Fortuner yang mengamuk dan merusak mobil Honda Brio di Senopati, Jakarta Selatan, buka suara. Dia mengklaim ditabrak duluan oleh Brio kuning yang dikemudikan Ari Widianto.

Melalui kuasa hukumnya, Revi Laracaka, Giorgio mengklarifikasi kendaraan Fortuner milik kliennya tidak memasuki jalur lain, namun jalan di TKP merupakan dua arah. Dia juga menjelaskan, saat itu kendaraan kliennya tengah melaju di jalan Senopati, sesampainya di TKP, Brio kuning tersebut menyerempet Fortuner kliennya.

"Menabrak bumper depan sebelah kanan mobil klien kami. Ketika tabrakan terjadi, klien kami panik dan merasa trauma karena sering menjadi korban tabrak lari dan tidak ingin kejadian terulang kembali," kara Revi dalam keterangannya, Senin (13/2/2023).

Alih-alih minta maaf, pengemudi Brio tersebut malah memaki kliennya selanjutnya meninggalkan lokasi.

"Pengendara mobil Brio membuka kaca dan memaki klien Kami sambil menjalankan mobilnya," ujarnya.

Saat itu kliennya ingin meminta pengendara Brio bertanggungjawab atas hal tersebut. Namun karena Brio tersebut terus melaju, akhirnya kliennya putar arah dan menghentikan Brio tersebut.

"Ketika berhasil terkejar, Fortuner memepet mobil Brio dari sebelah kanan dan meminta pengemudi Brio untuk buka kaca dan meminta agar pengemudi Brio tanggung jawab," ujarnya.

Saat itu kliennya meminta pengemudi Brio tersebut membuka kaca dan turun. Namun karena dihiraukan, akhirnya kliennya tersebut mengambil senjata api mainan dan pedang anggar yang ada di di mobilnya dan melakukan pengrusakan terhadap Brio kuning tersebut.

"Kedua benda tersebut ada di dalam mobil karena klien kami baru usai melakukan aktivitas olahraga tersebut," ujarnya.


Karena masih tak direspon, GR selanjutnya masuk ke dalam mobil dan menabrakkan mobilnya ke Brio kuning lanjut meninggalkan TKP.

https://news.detik.com/berita/d-6567...-dan-ditahan/3

Yg ane bold...itu katanya soft gun dan menurut keterangan pula yg di bawa itu bukan senjata anggar tapi samurai(katana).

Nih anak katanya anaknya seorang pengacara mitra pengacara terkenal emoticon-Bingung
Diubah oleh extreme78 14-02-2023 03:48
knoopyjireshtestprojetes529
testprojetes529 dan 20 lainnya memberi reputasi
21
8.5K
229
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas Berita dan Politik
Berita dan Politik
Berita dan Politik
icon
667.8KThread39.1KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.