Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

iskrimAvatar border
TS
iskrim
Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?
Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?

Dulu sebelum velg palang sepopuler sekarang ini, produsen kendaraan roda dua selalu menghadirkan velg jari-jari (spoke wheel)sebagai penunjang utama kendaraan agar bisa bergerak mulus. Mengapa disebut velg jari-jari karena bentuknya seperti kumpulan jari yang mengelilingi lingkaran dalam roda.

Menurut pengamatan saya, soal kekuatan tidak perlu diragukan lagi karena 'batang' jari-jari menyangga merata disekeliling velg roda sehingga lebih awet dan kelenturan jari-jari yang terbuat dari bahan besi baja campuran ini jelas lebih nyaman dibandingkan velg palang (casting wheel) saat ini.

Namun seiring perkembangan zaman velg jari-jari terutama dalam menunjang penampilan kendaraan sedikit tertinggal atau berkesan mulai kuno dibandingkan velg palang yang lebih modern dan mudah dalam hal perawatannya.

Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?

Bayangkan saja, untuk merawat velg jari-jari agar tetap kinclong kita harus memoles satu persatu batang jari-jarinya, semakin banyak tiang jari-jari tadi semakin lama kita membersihkannya, jika jarang dirawat rawan berkarat. Belum lagi soal perbaikan penyetelan perbatang jari-jari yang mungkin ada yang kendur. Butuh perawatan ekstra.

Bandingkan dengan velg palang yang jumlah batangnya tebal dan lebih sedikit dari velg jari-jari tentu akan lebih mudah dalam hal perawatan keseharian. Kelebihan lain dari velg palang adalah ketika bongkar pasang saat menambal ban tubless lebih mudah tapi soal kekuatan juga tidak diragukan lagi (kecuali velg palang murahan rawan retak dan patah), hanya minusnya sedikit rigid.

Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?

Menggunakan velg palang memang menambah tampilan kendaraan terlihat lebih kokoh dan enak dipandang, itulah kenapa meski harganya lebih mahal kini orang urban lebih memilih motor dengan velg model palang daripada velg jari-jari. Jalan-jalan perkotaan dan desa mulai banyak yang rata membuat velg palang semakin dicari.

Tapi bukan berarti produsen motor stop memproduksi velg jari-jari, tapi sekarang lebih fokus atau spesifik menempatkan velg jari-jari pada jenis kendaraan tertentu, mulai dari bebek sampai motor trail dan supermoto atau petualang yang memang lebih tepat di habitatnya melintas jalan rusak dan tidak rata.

Bobot velg jari-jari yang lebih ringan (dibandingkan velg palang murahan), lebih fleksible, lebih irit, lebih gesit, bisa meredam getaran, dan lebih tahan lama membuat velg jari-jari sangat cocok disegala medan, hanya modelnya sekarang terlihat kurang modern bila dipasangkan di motor-motor keluaran terbaru.

Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?

Motor perkotaan sekarang memang banyak didominasi velg palang karena banyak jalan sudah mulus dan rata dibanding 20 tahun lalu, tapi velg jari-jari masih mereka gunakan demi mengejar top speed seperti pebalap liar jalanan sengaja mengganti velg palangnya menjadi velg jari-jari.

Satu hal yang jarang orang sadari juga adalah harga motor dengan velg jari-jari sedikit lebih murah dibanding velg palang, tapi memang dalam hal perawatan velg jari-jari sedikit merepotkan tapi terbayar dalam hal handling, kelincahan dan kenyamanan saat berkendara. Setuju, gan?


Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?

Sebuah opini
Img. Gugel


Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?
Kamu Pilih Motor Velg Palang Atau Jari Jari, Gan?
Copyright © 2016 - 2023 iskrim
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS
Diubah oleh iskrim 25-01-2023 11:06
sukhoipakfa
dalledalminto
screamo37
screamo37 dan 6 lainnya memberi reputasi
7
2.1K
30
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923.3KThread84.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.