s3chamdani
TS
s3chamdani
5 Aktivitas Seolah Membahagiakan, Nyatanya Hanya Fatamorgana!

Memilih Aktivitas Membahagiakan atau Melenakan



Assalamualaikum


Hidup ini hanya pilihan, mau hidup beruntung ataukah hidup merugi. Setiap orang dikaruniai akal, dari akal itulah yang membedakan antara manusia dan makhluk lain.

Manusia dengan kelebihan akalnya, harusnya dapat membedakan mana itu perbuatan baik dan menguntungkan, atau justru merugikan kehidupan manusia. Semua pilihan.

Tentu saja setiap orang memiliki patokan untung rugi yang beragam. Artinya, keuntungan itu sesuai target dan orientasi masing-masing.

Jika seorang muslim, maka patokannya adalah ajaran agamanya. Jika apa yang dilakukannya itu akan membawa keberuntungan di kemudian hari, yaitu hari kekekalan, maka tentu saja ia perjuangkan sesuai patokannya.

Namun, ada sebagian orang yang orientasinya belum jelas, tentu yang dilakukannya akan sering mengikuti arus yang ada, seperti berikut:

1. Ngafe
Minum kopi di tempat khusus, yang biasanya kita sebut dengan cafe, kini menjadi trend tersendiri.

Tentu saja cafe identik dengan hingar bingar dan tidak lepas dari musik, atau mungkin bahkan ada fasilitas-fasilitas lain yang beragam.

Di tempat tersebut, umumnya orang-orang mencari bahagia, melepas penat dan lelah, berharap dapat kebahagiaan di dalamnya. Namun, sesungguhnya bahagia itu dicipta bukan dicari.

2. Nongkrong dengan Teman-teman?
Cara lain yang kerap dilakukan oleh sebagian besar orang yaitu dengan nongkrong bersama teman-teman.

Sejatinya aktivitas ini sah-sah saja, tetapi jika dipikir dengan kepala jernih, manusia tidak mendapati keuntungan di dalamnya.

Bagaimana keuntungan? Sementara ia telah menyia-nyiakan waktunya begitu saja, maka itu kerugian yang cukup berat.

3. Ngegame
Aktivitas ketiga ini juga sesungguhnya tiada faedah di dalamnya. Bagaimana memperoleh faedah? Lagi-lagi orang yang gemar ngegame, tentu saja ia telah menghambur-hamburkan waktu yang merupakan amanahnya.

Amanah untuk menjalani kehidupan, memahami hakikat kehidupan juga tujuan hakiki keberadaannya.

4. Chatingan
Aktivitas yang tidak kalah melenakannya adalah ngobrol atau chatting ke sana kemari. Untuk orang beriman, tentu ia akan berpikir berulang kali ketika ingin chatthing.

Seorang muslim akan menimbang-nimbang apakah yang dilakukannya itu menuai keuntungan ataukah tidak.

5. Nye-croll Sosmed
Selain empat aktivitas yang tersebut, selanjutnya yaitu aktivitas ketika seseorang gemar menyibukkan diri dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain.

Ia menggulirkan pointernya dari satu sosmed ke sosmed yang lain, ia berharap temukan kebahagiaan, nyatanya aktivitas ini hanya sebuah kesia-siaan.

Meski diduganya dengan berselancar dari satu sosmed ke sosmed yang lain membawa bahagia, sejatinya tidak demi kian, justru akan membawa masalah dan pikiran baru.

Semoga kita tidak menjadi bagian orang-orang yang merugi akibat menyia-nyiakan waktu.

Wassalam

Penulis: s3chamdani
Narasi: oppri
Pakdhephutudekurniawan920602myasanmia
myasanmia dan 10 lainnya memberi reputasi
3
2.6K
37
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Yuk bergabung agar dapat lebih banyak informasi yang dibagikan di Komunitas The Lounge
The Lounge
The Lounge
icon
922KThread80KAnggota
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.