Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

fishcemoraAvatar border
TS
fishcemora
DAO dan Perkembangan Blockchain
DAO dan Perkembangan Blockchain

DAO, sebuah istilah yang sudah cukup lama  beredar. DAO merupakan singkatan dari Decentralized Autonomous Organization atau Organisasi Otonomi Terdesentralisasi. DAO dijalankan dengan menggunakan smart contract yang memungkinkan sebuah komunitas untuk berkontribusi demi masa depan proyek tersebut. Mereka akan datang bersama dengan proposal dan memilih salah satu yang mereka sukai untuk dieksekusi untuk pembangunan ke depan. Segala sesuatu di DAO sepenuhnya otonom dan transparan, sehingga proposal yang telah mencapai tingkat konsensus tertentu yang disetujui oleh anggota DAO, kemudian dijalankan secara otomatis sesuai aturan dalam kontrak pintar (sumber).

Sama dengan industri lainnya, DAO membutuhkan pendanaan dan tata kelola agar dapat berjalan. Pendanaan utama DAO biasanya melalui penerbitan token; protokol menjual token untuk mengumpulkan dana dan mengisi perbendaharaan DAO. Pemegang Token diberikan hak suara sebanding dengan jumlah kepemilikan mereka, di mana token tersebut di-staking. 

Decentraland adalah salah satu contoh DAO. Tanah-tanah virtual dalam Decentraland DAO diatur oleh badan terdesentralisasi alih-alih otoritas pusat. Mereka menggabungkan fungsi asosiasi pemilik rumah dan komite perencanaan kota yang terdesentralisasi. Di Decentraland DAO, setiap orang memiliki kemampuan untuk voting berdasarkan berapa banyak properti virtual yang mereka miliki alih-alih dari jumlah token yang mereka stake.

Ada juga Uniswap DAO dengan DEX sebagai utilitas utamanya dan $UNI sebagai token governancenya. Anggota Uniswap DAO yang memiliki token tersebut bertanggung jawab bersama-sama atas Tata Kelola Uniswap, token likuiditas SOCKS, Protokol free switch, Daftar Default Uniswap, dan perbendaharaan UNI DAO.

Saat ini sudah banyak DAO yang dibangun di dalam blockchain. Namun, hampir tidak ada blockchain layer-1 yang menerapkan ide DAO untuk menjalankan blockchainnya. Meskipun demikian, ada satu blockchain layer-1 bernama Everscale yang beroperasi di bawah DAO. EVER DAO memungkinkan pemegang token EVER (wEVER) untuk voting proposal yang terkait dengan jaringan Everscale. Selain itu, Everscale Foundation telah secara resmi terdaftar sebagai organisasi nirlaba untuk memfasilitasi pertumbuhan ekosistem jaringan Everscale, menarik pengembang baru, dan memperluas komunitas internasional, sehingga menghilangkan batasan antara Everscale dan dunia luar.

Pada intinya, DAO mengacu pada entitas yang dikelola oleh komunitas tanpa  adanya otoritas pusat atau konsep kepemimpinan di dalamnya. Anggota DAO ini berkumpul melalui internet dari seluruh penjuru dunia untuk mencapai tujuan bersama.

Apakah menurut Anda DAO adalah ide yang bagus untuk menjalankan proyek? Menurut Anda apa kelemahan memiliki DAO untuk menjalankan proyek? Apakah Anda bagian dari DAO? Komen pendapatmu di bawah!
nathan971225
bundacorla
jessietomaz7850
jessietomaz7850 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
3.5K
13
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cryptocurrency Kaskus
Cryptocurrency Kaskus
5.4KThread4.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.