Story
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
406
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62f121e67205f4289727c590/duda-keren-dan-mahasiswi-cantik
Kisah ini hanyalah fiksi belaka, baik gambar, nama tokoh, waktu kejadian bahkan nama perusahaan serta apapun itu, hanya khayalan belaka. Teori hukum di kisah ini tidak ada hubungan dan tidak mencerminkan hukum di Indonesia. Gambar hanya ilustrasi saja Johnson Ellen Benny Lia Anastasia Adalah Johnson, seorang pengacara berusia 30 tahun. Memang sejatinya bisa dibilang masih sangat minim pengalaman t
Lapor Hansip
08-08-2022 21:47

Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik

icon-verified-thread
Kisah ini hanyalah fiksi belaka, baik gambar, nama tokoh, waktu kejadian bahkan nama perusahaan serta apapun itu, hanya khayalan belaka. Teori hukum di kisah ini tidak ada hubungan dan tidak mencerminkan hukum di Indonesia.



Gambar hanya ilustrasi saja


Johnson
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik


Ellen
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik



Benny
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik


Lia
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik



Anastasia

Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik


Adalah Johnson, seorang pengacara berusia 30 tahun. Memang sejatinya bisa dibilang masih sangat minim pengalaman tapi semua kasus yang dia tangani 100% sukses alias tidak pernah kalah saat bertempur di pengadilan. Bukan karena bantuan orang dalam tapi ya memang beruntung dan karena dia tahu apa yang dia lakukan.

Kalau secara finansial, dia sih memang mapan dan Kalau penampilan? Ya konon katanya sih menarik dan tubuh memang termasuk bagus juga meski bukan atlet. Kalau mau telusuri lebih dalam lagi, dia seorang duda yang memiliki anak perempuan yang masih 3 tahun. Ke mana ibunya? Dia meninggal dunia beberapa dapat setelah melahirkan anak ini.

Lah siapa yang jaga anaknya? Dia masih ada orang tua dan mereka masih berdagang, bukan toko emas nan mewah tapi hanya toko yang menjual bahan pokok. Mereka juga sangat senang dengan cucu perempuannya dan begitu sedih ketika istri saya meninggal dunia saat itu. Toh yang penting anak dia baik-baik saja.

Suatu ketika, di hari minggu, dia sedang membawa anaknya bermain di taman yang memang lokasi nya di pusat kota. Mereka bermain seperti layaknya seorang ayah dan anak perempuannya. Semua baik-baik saja dan mereka sangat bahagia penuh canda dan tawa.

Tak jauh dari sana, ada seorang perempuan muda sedang duduk seorang diri. Dia tampak sedih dan sesekali dia melihat hp nya tampak sedang mengharapkan sebuah panggilan atau pesan dari seseorang; siapapun dia. Ayah dan anak itu masih sibuk dengan urusan mereka. Tak jarang perempuan muda itu melihat mereka berdua bermain bersama dan sesekali tersenyum.

Adalah Ellen, mahasiswi fakultas hukum yang sedang menjalani semester terakhirnya. Mungkin dia sedang galau dengan skripsi atau tugas kuliahnya sehingga dia memutuskan mencari kesegaran jasmani dan rohani di taman ini. Bisa jadi dia sedang bermasalah dengan hukum? Atau mungkin sedang ribut dengan Pasangannya. Tidak ada yang tahu.

Ellen yang sedang sibuk dengan pikirannya saat ini mendadak kaget ketika bola yang dimainkan anak balita tadi menyentuh kakinya.

J: maaf. Saya tadi melempar terlalu jauh. Anak saya tidak bisa tangkap.

E: eh oh. Gpp pak.


Dan duo bapak anak itu kembali bermain lagi seperti biasa. Sejauh ini memang tidak ada yang tidak lazim. Hanya ada 3 orang di sana dan siapapun yang melihat mereka pasti menyangka kalau mereka adalah keluarga yang bahagia. Yakin? Sok tahu loe pada. Anyway, perempuan muda itu tampak sudah bosan dan memutuskan untuk pulang.

Ketika dia berjalan, anak balita itu mengejar bola yang mengarah ke perempuan muda tersebut. Ellen melihat bola itu dan memberikannya ke gadis kecil itu.

E: nih dek. Mama mana?

A: kata papa, mama pergi dan tak pernah kembali.


Ellen sangat terkejut mendengar jawaban anak itu. Dia tidak pernah berpikir kalau anak yang masih kecil seperti itu bisa menjawab demikian. Johnson yang melihat sang anak diam bersama perempuan itu langsung menghampiri mereka berdua.

J: oh maaf. Anak saya sudah mengganggu.

E: eh. Gpp pak. Saya cuma kaget pas anak bapak bilang si mama sudah pergi tak pernah kembali. Tadi saya juga iseng tanya tentang mamanya ada d mana. Saya yang lanang pak. Maaf.

J: memang benar kata anak itu koq. Mamanya sudah meninggal saat melahirkan dia. Nona gak lancang koq, itu kan pertanyaan wajar. Hehehe. Baik, saya permisi dulu.

E: iya pak. Mari pak. Selamat sore

J: selamat sore juga. Yuk nak, kita pulang


Dan mereka berpisah di sana. Adalah Anastasia, gadis kecil berusia 3 menjelang 4 tahun. Dia memang sangat cantik. Dia kerap bertanya tentang keberadaan sang bunda namun kenyataan memang pahit. Itulah hidup, penuh kepahitan dan kekecewaan.


Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dan 12 lainnya memberi reputasi
13
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
23.9K Anggota • 29.2K Threads
Halaman 1 dari 4
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
08-08-2022 21:50
Saat dalam perjalanan pulang, ayah dan anak ini kembali berjumpa dengan perempuan yang sama di lift.

E: loh. Bapak yang tadi main di taman sama anaknya kan?

J: eh nona juga tadi di sana kan? Saya tinggal di sini.

E: eh sama. Saya juga. Lah lantainya sama juga. Lantai 21.

J: lah tetangga kalau gitu. Hehehe. Oh iya, saya Johnson. Ini anak saya, Anastasia.

E: saya Ellen, pak. Halo dedek. Hehhee. Umur berapa anaknya pak?

J: belum 4 tahun. Bentar lagi mau masuk tk. Ellen kerja apa kalau boleh tau?

E: mahasiswi fakultas hukum d kampus Queenstown University.

J: bisa aja kebetulan. Saya pengacara. Hehehe. Dulu saya kuliah di sana juga. Oh ini kartu nama saya, kalau ada masalah sama kuliah, jangan ragu hubungi saya ya.

E: eh iya. Baik pak. Makasih banyak ya pak. Jadi gak enak ganggu bapak nanti.

J: santai saja. Nah sampai. Yuk mari. Saya unit nya di ujung sana. Paling ujung mentok.

E: oh saya di samping bapak kalau gitu. Saya baru seminggu pindah.

J: pantas saja. Seingat saya sih sebelah saya kosong. Eh sudah dihuni rupanya. Ok deh. Sampai jumpa. Besok kuliah?

E: besok kuliah pagi pak. Mari pak.

J: Mari. Sampai jumpa lagi.


Dan mereka masuk ke unit mereka masing². Johnson sebetulnya terpukau oleh mahasiswi nan cantik itu tapi siapa yang mau sama duda? Mahasiswi di sana kebanyakan kaum berduit semua dan dia pasti mencari mahasiswa yang setara dengan dia. Kan biasanya gitu. Johnson langsung kembali mengurus anaknya dan mandi.

Sementara itu di unit sebelah, Ellen kembali ke kamarnya, hp dipegang dan dia terlihat begitu kesal. Kini jelas sudah kenapa dia begitu galau.

E: cepat jawab telp nya. Kamu di mana sih? Lagi apa?

Telp itu tetap tidak dijawab. Beberapa detik kemudian, sebuah pesan masuk.

"Maaf. Lagi ada urusan bentar."

E: urusan apa coba? Kemarin janji. Tiba² batal tadi pagi. Apaan sih?

Perempuan itu kesal. Dia melempar hpnya ke ranjang dan langsung tidur. Adalah Benny, seorang mahasiswa yang juga 1 fakultas dengan Ellen; diyakini kekasih Ellen. Entah kenapa lelaki itu tiba-tiba mendadak membatalkan kencan mereka hari ini.

E: gak biasanya dia seperti ini. Aneh.

Sementara itu di sebuah kamar perempuan yang lokasinya jauh dari apartemen itu, Benny sedang mengobrol santai dengan seorang perempuan cantik, sebut saja Lia.

L; dicariin tuh sama Ellen. Hehehhe

B: biarin. Dia gak bakal tau hubungan kita. Hehehe. Dah 6 bulan kita berbagi kehangatan. Hehehe.

L: iya. Tapi kapan kamu mau putusin dia? Aku gak mau jadi simpanan kamu terus. Aku dah kasih perawan aku ke kamu. Kamu tuh....

B: tunggu saja. Aku akan cari akal. Hehehe. Sayang..  mau nih... hehehe.

L: yuk sayang. Aku juga mau. Hehehe. Mandi bareng yuk. Kan seru. Hehehe. Roleplay lagi yuk. Kamu jadi tahan. Aku jadi polisi. Aku hukum kamu nanti. Hehehe.

B: aduh sayang. Hehehhe. Yuk. Cepetan. Dah berdiri nih...

Dan mereka berdua segera bersiap² untuk beradu desahan. Benny sama sekali tidak peduli dengan nasib Ellen yang sedang memikirkan dia saat ini. Kalau saja Ellen tahu apa yang sebenarnya terjadi, pasti dia akan murka...


Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
08-08-2022 21:55
J: sayang. Bangun yuk. Papa mau kerja. Papa antar ke rumah nenek ya.

Gadis kecil itu bangun dan Johnson segera mengurus dia seperti memandikan dia dsb. 30 menit kemudian, semua beres. Pria muda itu segera pergi bersama anak perempuan kesayangan dia menuju ke rumah sang nenek. Ting! Lift tiba dan mereka turun ke tempat parkir menuju ke rumah sang nenek yang tidak jauh dari sana.

Di saat yang sama, sang tetangga alias Ellen bari saja keluar dan segera berlari menuju lift. Malang nasibnya, dia telat 2 detik, singkat kata, dia harus menunggu lagi dan itu bisa memakan waktu sekitar 5 menit atau lebih.

E: suek! Dah gak kencan kemarin! Pakai acara ketinggalan lift pula. Untung masih ada waktu. Eh tetangga sebelah ganteng juga ya. Duda keren. Anaknya cantik banget. Duh lucu. Hehehe. Semoga anak gua seperti anak si duda itu. Ya Benny kudu nikah dulu sama gua. Heheheh.

Ya itulah yang terlintas dalam pikiran mahasiswi muda nan cantik itu. Dia mana tahu kalau sang pujaan hati masih tidur bersama perempuan lain. Itulah hidup. Ting! Lift tiba. Ellen langsung masuk dan sampai di bawah, dia berjalan santai ke kampus nya untuk kuliah. Tak sabar dia ingin jumpa dengan sang kekasih.

Kalau saja Ellen mau, kan dia bisa video call. Ya dia mana mikir sampai ke situ. Alasannya klasik. Percaya kalau sang pujaan hati tidak akan aneh². Bayangkan saja kalau beneran Ellen melakukan video call saat kemarin itu, pasti beda ceritanya. Siapa yang tau kan? Sampai di kampus, dia masih mencari Benny yang masih berjalan ke sana meninggalkan Lia yang masih tidur telanjang.

Sementara itu, di rumah yang tak jauh dari apartemen...

J: halo ma. Aku tolong titip dia lagi ya. Maaf dah merepotkan ma.

N: sudah gak masalah nak. Mama senang bisa main sama cucu mama. Duh cantik sekali kamu cu. Sini sama nenek. Nanti kita makan malam bersama ya nak.

J: beres ma. Mau titip apa gak nanti? Siang aku harus ke pengadilan. Ada kasus besar ini.

N: gak usah nak. Tenang saja. Sukses nak di sana. Semoga kamu menang.

J: tenang saja ma. Semua kasus yang aku tangani selalu berakhir dengan kemenangan. Hehehe. Mari ma. Aku duluan.

N: iya nak. Hati² nak.

J: ok ma.

Pengacara muda itu segera bergegas ke kantor dia. Ada kasus besar yang harus dia tangani. Ya sebetulnya kasus sepele tapi klien dia termasuk orang berduit tebal, yang besar bukan kasusnya tapi uang yang akan dia dapat itu yang besar. Kasus kdrt ini sudah pasti akan dia menangkan karena barang bukti kuat sudah disiapkan dan bisa dipakai untuk menyerang pihak penggugat.

Adalah pak Rudi yang akan segera bercerai dengan sang istri. Sang istri telah melakukan kekerasan kepada pak Rudi tapi pak Rudi tidak memiliki cukup bukti untuk menggugat. Masalahnya adalah sang istri menghendaki kompensasi 50% dari harta pak Rudi yang menurut pak Rudi tidak adil karena dalam kasus ini, pak Rudi adalah korban. Kalau 50% diberikan, artinya sang istri berhak mendapatkan kompensasi sebesar 10 miliar; sesuatu yang sangat tidak adil bagi pak Rudi.

Sampai di kantor, pak Rudi berjumpa dengan Johnson.

R: bagaimana pak? Apakah peluang saya untuk menang semakin besar? Saya sih siap saja memberikan kompensasi tapi dia layaknya cuma dapat 10 juta saja. Oh ini pak Johnson, rekaman yang sudah saya siapkan. Saya rasa bapak sudah menerima file nya dari saya.

J: betul pak. Ini bukti kuat untuk menyerang istri bapak. Kalaupun benda itu dirusak oleh istri bapak, kan saya ada copy nya.

R: tenang pak. Aman. Jadi kalau kompensasi segitu sudah cukup untuk istri saya kan?

J: sebetulnya bapak tidak perlu memberikan kompensasi ke dia karena bapak adalah korban dalam kasus ini tapi bapak sudah menunjukan niat baik untuk memberikan alimony (kompensasi ke istri yang diberikan ke suami setelah bercerai), bapak akan semakin unggul



Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
08-08-2022 22:46
Sementara itu di kampus...

E: Benny. Kamu ada urusan mendadak apa kemarin?

B: kemarin tuh gini. Lagi mau siap²... eh plafon rumah jebol. Untung aku gak terluka. Aku langsung panggil tukang dan ke toko bangunan terdekat. Jadi aku harus nungguin mereka kerja. Masak ditinggal? Kan harus ukur lagi tuh plafon biar grc nya bisa dipotong dengan ukuran yang sesuai.

E: ya elah. Kirain kamu kenapa2. Ya sudah. Kamu tidak terluka kan?

B: oh tidak dong. Hehheeh. Maaf ya sayang. Hehehe.

E: gak masalah. Eh dah bel. Masuk yuk.


Mereka berdua masuk ke kelas lagi. Ya seperti itulah Benny. Begitu hebatnya dia mengelabui sang kekasih yang begitu tulus mencintai dia. Ya nasib dah. Ellen hanya korban. Ellen senantiasa meraih nilai tertinggi di semua mata kuliahnya. Dedikasi tinggi dan cita-cita dia menjadi seorang hakim tidak akan bisa dihentikan.

Kembali ke pengadilan pusat, sidang perceraian antara pak Rudy dengan bu Tina berlangsung sengit

J: yang Mulia, saya ingin menyerahkan barang bukti yang akan membuktikan kalau bapak Rudi, selaku klien saya, adalah korban dari kekerasan dalam rumah tangga.

H: barang bukti diterima. Tolong diberikan segera.


Barang bukti itu diberikan ke hakim dan sebuah rekaman suara terdengar jelas suara seorang perempuan yang diyakini adalah ibu Tina.

"Hahaha!! Emang kamu ada bukti kalau aku selingkuh dan kasar sama kamu!!! Memang jelas aku selingkuh. Emang kamu ada bukti apa? Gak ada kan? Semua foto dan pesan percapakan sudah aku hapus semua. Tidak ada barang bukti apapun. Aku berhak penuh atas 50% dari harta kamu. Setelah cerai, aku bisa senang2 sama selingkuhan aku. Hehehe. Mampus kamu. Dasar lelaki brengsek. Gak becus. Pesakitan. Aku sudah selingkuh selama 5 tahun. Hehehe. Dan kayaknya aku sedang mengandung anak dari hubungan aku dan Henry, selingkuhan aku yang keren dan ganteng itu. Dengan uang 10 miliar dari kamu, aku bisa membuka usaha baru bersama dia. Asik kan? Dah aku mau tidur sama Henry malam ini!."

1 ruangan pengadilan heboh. Bu Tina diam tak berkutik. Bu Karen, Sang pengacara juga angkat tangan. Hasilnya sudah jelas. Tamat sudah nasib wanita itu. Dia mengamuk melempar apapun yang ada di meja itu dan memaki pak Rudy dengan kata-kata yang tidak pantas.

Petugas keamanan datang untuk menenangkan wanita yang menggila itu. Hakim mengetuk Palu.

H: Harap tenang! Ibu Tina akan didenda karena menghina pengadilan! Saya akan bacakan keputusannya. Ibu Tina tidak berhak mendapatkan kompensasi dalam bentuk apapun dan meski demikian, pak Rudy masih mau memberikan uang 10 juta kepada ibu Tina sebagai niat baik. Bapa Rudy dan ibu Tina resmi bercerai. Bapak Rudy tidak diwajibkan untuk memberikan apapun kepada mantan istri bapak. Itu sudah keputusan dari saya."

Tok! Palu diketuk tanda keputusan sudah tidak bisa diganggu gugat. Pak Rudy dan Johnson berpelukan merayakan kemenangan selagi pak hakim sedang berjalan keluar meninggalkan ruang sidang. Bu Karen juga tidak bisa berbuat apa-apa. Bukti sudah jelas. Apalagi pembelaan yang bisa diberikan kepada bu Tina, sang klien?

Bu Tina mengejar Henry yang ada di dalam ruang sidang.

Bt: sayang. Kamu mau kan sama aku? Kamu gak akan meninggalkan aku kan? Kamu janji kan akan setia sama aku?

H: bah! 10 jt itu untuk aborsi saja sana. Kamu begitu kasar sama suami kamu. Bukan gak mungkin kamu berlaku sama ke aku nanti. Ogah! Urus saja itu aborsi. Ada klinik dekat sini koq. Biayanya 9 jt. Kamu ada 1 juga sisanya. Selamat tinggal.

Semua pengunjung malah mentertawakan ibu Tina yang sudah kehilangan suami dan ditinggalkan selingkuhannya. Semua tepuk tangan. Dari jauh, pak Rudy memanggil mantan istrinya.

R: 10 jt dah aku transfer. Selamat tinggal. Jangan hubungi aku lagi. Bye!

Bu Tina berteriak keras dan berlari keluar tak tahu ke mana. Bu Karen sudah pasrah. Toh dia sudah dapat uang dari Bu Tina. Masalah selesai. Tugas dia sudah tuntas. Johnson? Dia cetak duit dan reputasi dia semakin membaik sehingga mendapatkan julukan "unbeatable" oleh media massa. Tak hanya itu, pak Rudy bahkan memberikan bonus 5 miliar ke Johnson sebagai "tips".

Johnson dan pak Rudy berpisah. Kemenangan sudah diraih. Pengacara muda itu disambut bagaikan pahlawan di kantor dia. Media massa juga meliput berita itu dan Johnson juga sempat tampil di tv meski sesaat. Tak heran banyak perempuan yang berteriak heboh karena melihat wajah tampan dia. Apes bagi bu Tina, dia menggila sampai lari di jalan raya dan malah kena tabrak mobil sehingga dia tewas di tempat.

Malam hari, pengacara muda itu menuju rumah ibunya untuk berjumpa dengan sang anak dan makan malam bersama. Dia heran kenapa para tetangga sang ibu pada tersenyum kagum kepada dia.

N: nak. Mama lihat kamu di tv tadi. Tetangga pada nonton semua. Wah kamu keren nak. Semua pada kagum sama kamu. Jangan sampai kamu menikah sama perempuan macam itu.

J: wah. Hebat sampai masuk tv. Hehehhe. Senang juga deh saya. Habis kasihan pak Rudy. Dia sampai turun 10 kg karena mantan istrinya gila banget. Eh halo anakku sayang. Hehehe. Dah mandi? Makan yuk. Nenek ada masak tuh. Enak loh masakan nenek. Eh Papa mana, ma?

N: tuh lagi mandi. Ah tuh keluar dia. Oi. Anak dah sampai rumah. Buruan. Makan.

Mereka semua makan bersama. Anastasia nan cantik itu makan begitu lahap. Kakek neneknya begitu senang melihat cucu tersayangnya makan dengan lahap dan jarang membuat masalah selama ini. Sang nenek merawat cucu perempuannya dengan penuh kesabaran dan rasa sayang yang luar biasa.

Di saat yang sama, Ellen yang sedang makan malam itu juga melihat berita tentang kasus heboh tersebut.

E: gile tuh tetangga gua. Duda keren. Kalau aja gua blm sama Benny, mau aja gua ama dia dah. Anaknya cantik banget lagi. Papa nya keren. Duh... duda gak jelek² amat ternyata. Ehehhe.

Sementara itu, di saat yang sama dan tempat yang berbeda, Benny yang "berperan" sebagai "pak dosen" itu sedang memberikan "hukuman" kepada Lia, yang "berperan sebagai mahasiswi nakal". Mereka sedang asik bersenang² dan akhirnya kembali berbagi kehangatan lagi. Ellen? Dia sedang kedinginan karena pesan dari dia tidak kunjung dibalas oleh Benny




Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
08-08-2022 23:33
Besoknya, Ellen mengirim pesan ke tetangga dia di pagi hari setelah merana kedinginan karena sang pujaan hati tak kunjung memberikan kabar karena Benny sedang membuat seorang perempuan lain  mendesah sepanjang malam.

"Selamat pak. Bapak masuk tv kemarin. Saya kagum dengan bapak. Bapak adalah idola saya. Saya semakin semangat untuk belajar. Saya ingin seperti bapak. Semoga bapak senantiasa sukses dalam karir dan bahagia serta senantiasa mendapatkan banyak berkat dalam rejeki dan kesehatan. Oh iya. Anak bapak cantik dan lucu. Kalau bapak lelah, bawa kemari saja pak anaknya. Biar saya urus. Saya biasa ke panti asuhan bermain dengan mereka. Saya senang sama anak-anak. Saya juga bisa mengurus anak loh biar dari fakultas hukum. Hehehe. Selamat pagi pak. Sukses selalu. Oh iya. Saya tetangga bapak. Ellen."


Johnson yang sedang di dalam lift itu tersenyum sendiri membaca pesan itu.

"Gak usang ngomong juga dah tahu itu kamu. Hehehe. Bawa ke sebelah. Ya tetangga lah. Masak ke tempat presiden. Eh apa mending saya ngajar juga di kampus ya? Tapi nanti anak gak ada yang urus. Dah ah gak usah." Kata pengacara itu dalam hatinya.

Pengacara muda itu menjalankan hidupnya seperti biasa. Antar anak ke rumah orang tuanya dan kembali bekerja. Hari ini dia sedang tidak ada kasus karena dia harus muncul di stasiun tv menggantikan senior dia yang juga ahli dalam urusan hukum dan selalu tampil di tv memberikan ilmu pengetauan tentang hukum untuk masyarakat awam. Setelah membaca berkas² yang diberikan, dia meluncur ke stasiun tv untuk mengisi acara itu.

Sementara itu, Ellen yang masih bermalas²an Di atas ranjang kini bangun untuk... kembali tidur. Ya dia memang sedang tidak ada kuliah hari ini. Mendadak hp dia berbunyi. Sebuah pesan masuk dari sang tetangga.

"Terima kasih atas pujiannya. Wah saya senang loh dijadikan seorang idola oleh dirimu. Kamu harus belajar keras dan jangan menyerah. Saya setelah pulang kerja gak ke mana² selain main sama anak. Kalau ada butuh bantuan, jangan ragu ke sini. Kamu bisa urus anak? Saya sih gak mau merepotkan kamu. Hehehe, tapi mungkin saja saya butuh karena kadang mama saya sibuk dan lelah, jadi harus ditutup lagi ke tetangga dia. Terimakasih banyak atas tawaran kamu. Saya juga sering membantu ke panti asuhan sih. Kapan² kita ke sana bersama kalau mau. Selamat pagi dan sukses ya."

Ellen langsung segar seperti baru disiram air terjun. Dia langsung bangun, mandi, sarapan seperti orang gila. Ngantuk? Apa itu? Tidur? Siapa butuh tidur? Setelah beberes, Ellen langsung kembali belajar. Ada apa dengan perempuan ini? Apa karena sang idola baru saja memberikan suntikan morfin ke tubuh dia? Tidak kan? Johnson bukan kekasihnya dan Ellen sendiri sudah punya pasangan (yang sedang tidur telanjang dengan perempuan lain).

Calon sarjana hukum itu sadar ujian akhir sudah dekat dan sekarang dia fokus dengan buku2 yang lebih tebal dari kitab suci itu. Ibarat seperti seorang fans perempuan yang baru dicium oleh idola nya, Ellen sendiri tidak peduli dengan Benny yang baru bangun setelah menghabiskan malam penuh desahan dengan Lia, mahasiswi akuntansi. Sejatinya Ellen sudah bisa lulus dengan mudah tapi dia tidak mau santai begitu saja. Dia harus meraih yang terbaik.

Sementara itu, Johnson sedang berbicara di depan televisi menjelaskan tentang kdrt.

"
Banyak yang yakin dan mengira kalau perempuan senantiasa menjadi korban tapi sesungguhnya, ada lelaki malang di sana yang juga sedang ditindas oleh istri mereka saat ini namun stigma di masyarakat selalu berpikir kalau wanita senantiasa menjadi korban. Mungkin para suami biasa saja melakukan serangan dalam bentuk fisik tapi hukum terkadang tidak terlalu adil ketika korbannya adalah lelaki. Contohnya, perselingkuhan; seperti kasus terakhir yang saya tangani. Pak Rudy senantiasa dihina dan dipermalukan oleh mantan yang sekarang sudah mendiang istrinya. Segala cara sudah dilakukan pak Rudy untuk mempertahankan rumah tangga nya namun sang istri selalu mengancam pak Rudy dengan pasal kdrt. Pak Rudy saat itu tidak memiliki banyak bukti yang cukup meyakinkan kalau dibawa ke pengadilan dan itu sebab saya datang membantu beliau sehingga beliau bisa meraih keadilan yang dicari
."

Semua penonton bertepuk tangan setelah mendengar pernyataan tersebut. Wajah tampan dia membuat para penonton perempuan semakin terpesona. Tidak sedikit yang prihatin sampai ada yang menangis ketika dia berkata kalau sang istri meninggal dunia beberapa saat  setelah anaknya lahir. Mungkin beberapa ibu ibu berharap kalau pengacara tampan itu menjadi menantu dia. Ya silahkan saja bu.

Ellen yang kebetulan sedang istirahat sejenak itu juga melihat "pidato" sang tetangga dan perempuan muda itu juga berharap Benny bisa seperti itu. Ya dia belum tahu kalau Benny saat ini sedang makan bersama dengan selingkuhan dia. Ellen tampak semakin terpesona dengan pengacara itu


Bersambung
Diubah oleh enjihalala25
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
08-08-2022 23:36
Hari berganti hari, tak terasa sudah 2 bulan mereka saling mengenal meski hanya saling tegur sapa saja. Malam telah tiba. Johnson ketika sedang berjalan pulang bersama anaknya, memutuskan untuk membeli buah buahan.

J: pak. Tolong dibuat parcel yang isinya buah buahan. Terima kasih pak.

Pb: ini pak. Ambil saja pak. Gratis untuk bapak. Bapak memperjuangkan hak kaum lelaki juga. Mantan istri saya kabur. Anak saya dibawa. Uang saya hilang sama dia juga. Ke mana pergi juga saya gak tahu. Rumah daya disita bank. Dulu saya ada 3 bidang usaha termasuk ini. 1 nya bengkel dan 1 nya toko besi. Gara gara dia, toko besi dan bengkel saya harus saya jual. Begini deh nasib saya sekarang. Harus memulai dari awal. Padahal pak, saya kerja keras, jujur, gak aneh aneh dan gak judi. Merokok nggak. Mabuk nggak. Main cewe nggak. Kurang baik apa saya? Memang sih saya gak ganteng tapi kan cinta saya tulus ke anak istri. Duh nasib. Dah 15 tahun lalu tuh pak. Saya kangen sama anak saya pak.

J: pak. Tolong terima uang saya. Bapak, ini kartu nama saya. Tolong kirim semua kronologis kejadian yang bapak alami. Saya harus menyelidiki kasus bapak dengan sangat jelas. Saya tidak bisa berat sebelah pak. Saya juga ingin mendengar kisah langsung dari pihak istri bapak. Semoga bapak paham maksud saya. Terima kasih pak. Saya tunggu kabar dari bapak. Tak perlu bayar
.

Mereka berpisah. Johnson hanya heran saja. Bisa saja seorang istri membuat suaminya merana seperti itu. Meskipun demikian, dia tetap professional. Dia harus adil dan tidak berat sebelah. Tak ada yang bisa diperbuat oleh dirinya saat ini untuk menolong bapak itu. Sampai di apartemen, Johnson meletakan keranjang buah itu di depan unit Ellen. Sebuah pesan dikirimkan ke Ellen yang sedang mandi.

J: yuk nak. Masuk. Dah makan malam sama nenek kan. Sekarang kita main yuk. Hehehe.

A: Papa..  Papa... gendong...

Johnson yang sudah lelah itu menggendong anak perempuannya. Meski tubuh dia sudah lelah, dia dengan sepenuh tenaga menggendong anak perempuannya. Selama anaknya tersenyum, rasa lelah dia juga hilang.

J: papa mandi dulu ya sayang. Kamu nonton tv dulu di kamar.

Anak kecil itu segera ke kamar menonton tv yang sudah dinyalakan ayahnya. Dia duduk manis diam tak bergerak menonton kartun.

Ellen yang baru mandi itu membuka hpnya dan sangat senang ketika dia menerima pesan itu. Pintu dibuka dan dia menerima sekeranjang buah buahan. Bukan istimewa tapi karena diberikan oleh sang idola, dia langsung memakan buah²an itu seperti orang kelaparan. Siapa butuh pizza dsb kalau buah²an lebih sehat apalagi diberikan oleh sang idola. Kemudian dia teringat tentang Benny.

E: belum pernah dia begini. Eh lg apa dia ya? Seharian gak ada kabar dari dia. Sibuk mungkin...

Yakin? Benny memang sibuk. Dia kini sedang "berobat" ke suster cantik alias selingkuhan dia. Dengan nakal, suster itu berkata kalau bagian "ini" sedang bermasalah dan dia bisa menyembuhkan nya dengan mudah. Benny yang sudah telanjang itu langsung mencium bibir Lia dan melepas semua pakaian suster nya. Tampak Benny suka roleplay dan Lia bisa memuaskan hasrat bejat lelaki itu.

Johnson baru saja selesai mandi. Sang anak ternyata sudah tertidur. Untung saja tidak jatuh. Kalaupun jatuh, lantai dia sudah ada matras untuk melindungi sang buah hati agar tidak terluka. Dengan pelan penuh kasih sayang, sang ayah meletakan gadis kecil itu ke posisi tidur yang benar. Dia membaca hp nya dan mendapatkan ucapan terima kasih dari sang tetangga...

E: "Bapak! Terima kasih banyak atas kiriman buah buahan nya. Saya senang sekali. Pak. Besok saya kuliah malam. Kalau mau, anak bapak titip sama saya saja. Terserah bapak sih. Seharian saya gak ke mana². Oh iya. Kalau bapak mau, main ke tempat saya saja atau saya ke tempat bapak. Terserah bapak saja asal bapak sedang tidak sibuk. Sekali lagi. Terima kasih pak."

J: ah sama-sama. Anak saya sudah tidur. Kalau kamu mau kemari sih boleh saja tapi tolong jangan berisik. Hehehe. Besok saya off dulu saja. Ada kasus kecil. Nanti ditangani sama asisten saya. Pengacara junior juga bisa menangani kasus sepele. Biasa. Perselingkuhan dan istri gugat cerai. Untung si ibu ada barang bukti, jadi besok mah dah santai dan pasti menang. Saya tunggu ya.

Tak sampai 10 detik, suara pintu diketuk dan pintu dibuka. Siapa lagi kalau bukan Ellen. Dia kaget karena apartment si pengacara agak berantakan.

J: Mari masuk. Maaf berantakan. Maklum ada anak balita. Tuh dia sudah tidur.

E: malam pak. Semoga gak ganggu. Bapak sedang sibuk kah?

J: nggak dong. Mari duduk. Bentar. Saya buat teh dulu. Kamu besok kuliah malam?  Nih Ellen. Saya ada ide. Kalau mau urus anak saya, gimana kalau kamu pergi ke rumah orang tua saya yang dekat dari sini. Kamu urus anak saya dan mama saya jadi bisa istirahat.

E: eh. Boleh sih pak. Tapi saya rasa mending bapak tolong kabari dulu ke orang tua bapak. Kan aneh saja ada perempuan lain masuk urus anak bapak.

J: bentar ya. Kirim pesan ke mama saya dulu.

5 menit kemudian, Johnson dapat balasan dari sang ibu alias nenek dari malaikat kecil yg sedang tidur itu. Jawabannya sih.... positive.

N: boleh nak. Bawa saja dia. Mama juga lagi lemes nih. Kecapean. Asal anaknya tanggung jawab saja dan jujur. Mama gak akan suruh dia kerja ini itu. Dia harus kuliah juga. Kamu bantu Papa saja kalau besok cuti atau kalau nggak, istirahat saja.

Pesan itu ditunjukkan ke Ellen dan perempuan cantik itu begitu senang.

E: pak. Saya bantu bapak cuci piring ya. Tuh dah menumpuk.

J: eh jangan ah. Gak enak. Baru duduk bentar. Dah gpp. Santai saja.

E: gpp pak. Hehhee. Saya suka bersih².

J: ya ampun. Maaf merepotkan. Bentar ya. Ada pesan masuk
.

Johnson mendapat pesan dari si tukang buah tadi. Kedua matanya terbuka lebar melotot
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 00:06
"Pak. Selamat malam. Saya tadi coba menghubungi mantan istri saya dan hp nya sudah mati. Saya juga meminta bantuan ke beberapa teman saya dan salah 1 dari mereka ada yang kenal sama polisi. Pak polisi ada bantu cari. Ternyata mantan istri saya sudah meninggal bunuh diri. Dia dibuat hamil sama selingkuhan nya dan ditinggal pergi. Anak saya lantas dibawa ke panti asuhan dam kini sudah diadopsi sama seorang keluarga di USA. Terima kasih banyak atas bantuan bapak. Saya bahagia karena anak saya sudah mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Sekarang saya lagi mikir, gimana caranya agar saya bisa ketemu anak saya. Apa bapak bisa tolong membantu saya? Pasti dia ngomong pakai bahasa Inggris. Saya gak sekolah tinggi, mana bisa? Saya gak masalah kalau anak saya gak kembali ke saya asal dia dapat hidup layak di sana. Terima kasih pak."

Johnson meminta agar dia diberikan waktu karena ini adalah kasus yang belum pernah dia tangani. Yang bisa dia lakukan adalah agar si bapak ini mencari panti asuhan yang menampung anaknya dulu dan meminta data orang tua asuhnya ke panti asuhan itu. Johnson juga menyuruh bapak itu untuk menyiapkan dokumen seperti akses lahir dan ktp serta kartu keluarga untuk validasi bukti.

E: bersih pak dapurnya. Nah enak kan? Bapak bisa masak kan? Kalau nggak, besok saya masak buat bapak.

J: bukan main. Bersih sekali. Maklum. Mau bersih² gak pernah sempat. Terima kasih banyak loh Ellen. Eh tolong panggil nama saja deh. Malas banget pakai embel² bapak. Hehehe. Usia kita juga gak beda jauh. Beda gak sampai 10 tahun kan.

E: emang bapak tahu usia saya?

J: bapak lagi. Heehe. Paling 25 tahun.

E: 24 om. Hahaha. Iya deh John.

J: nah kan enak didengar. Keren juga. John... John Lennon. Hahahha.

E: kayak the Beatles dong. Hahaha. Biasa tidur jam berapa John?

J: kalau dah ngantuk ya tidur. Kamu sudah lelah?

E: belum. Besok saya bisa bantu bersih bersih apartemen kamu, John.  Mau?

J: besok kan kita pergi ke rumah mama saya. Ingat?

E: eh iya ya. Atau setelah kamu antar saya dan anak kamu, kamu pulang ke sini beres² aja. Gmn?

J: kamu ini tetangga apa istri sih? Hehehe. Besok memang gitu sih rencana saya. Hehehe. Saya berterima kasih sekali loh. Maaf sudah merepotkan sekali. Ingat ya. Kuliah kamu penting. Kalau gak salah kamu sudah semester akhir bukan? Kamu ada ngomong gak ya? Saya gak ingat..

E: eh bener koq. Semester akhir. Saya ada bilang ya? Saya juga gak ingat. Ah anggap saja Saya ada bilang. Hehehee.

J: haha. Kamu sudah makan?

E: makan buah saja. Cukup kenyang. Setengah bungkus dah habis. Hehehe.

J: lapar apa doyan? Hahahaha. Bentar. Lihat anak dulu ya. Hehehe. Besok kita jalan jam 9. Bisa kan? Ikut yuk liat anak dulu. Biar kamu tahu anak saya

E: bisa dong. Mana John? Dah bobo kan?

Dengan pelan mereka berdua masuk. Anastasia sudah tidur dengan lelap. Johnson mencium anak perempuannya. Ellen terkesima melihat sikap ke"bapakan" lelaki itu. Ellen juga merindukan ayahnya yang juga sudah tiada. Ibunya ikut dengan kakak perempuan 1 nya lagi ke Canada. Mereka berdua sudah tenang di sana dan mereka berdua yang membiayai kuliah dan semua biaya hidup Ellen.

Mereka berdua kembali keluar.

E: anak kamu tuh cantik banget loh.

J: mirip mendiang mamanya. Nih dia foto mendiang istri saya.

E: eh bused. Cantik bener loh. Cocok banget sama kamu. John, kalian berdua serasi. Mata si dedek sama si mamanya mirip sekali. Maaf kalau boleh tahu...Kenapa beliau meninggal, John?

J: kehabisan darah saat melahirkan anak saya. Ya gitu deh. Adu nyawa dan dia kalah. Sudah takdir. Maaf kalau saya kurang ajar tapi kamu dah ada pasangan apa sendiri?

E: ada sih tapi aneh. Tiap malam dua belakangan ini susah dihubungi. Apa dia sibuk? Dulu nggak loh. Kenapa ya?

J: belajar juga mungkin dia. Ya entah dah. Semoga saja kalian berdua langgeng. Eh kita beda 6 taun doang.

E: wah masih muda banget. Sukses pula. Mantap dah. Hehehehe. John, aku permisi dulu ya. Gak enak dah ganggu.

J: santai saja. Ganggu gmn? Aku dah merepotkan kamu malahan. Terima kasih sudah kemari. Ingat ya besok. Jangan lupa. Hehhee.

E: iya. Makasih. Hehehe. Selamat malam John. Aku permisi dulu

J: ok deh. Selamat malam juga, Ellen. Sampai jumpa.

Mereka berdua berpisah. Ellen kembali ke kamarnya dan dia mulai bimbang dengan Benny. Perasaannya bercampur aduk. Apa mungkin Benny selingkuh? Perasaan itu muncul ketika Johnson berharap agar mereka berdua langgeng. Ellen mulai meragukan kekasihnya. Ucapan dari Johnson itu seperti... menyadarkan kalau Benny sedang "aneh" belakangan ini...

Benny sendiri kini sedang mandi berdua bersama Lia setelah cuci baut. Ellen memutuskan untuk menghubungi melalui video call tapi tidak ada jawaban. Setelah kedua manusia itu selesai mandi, Benny melihat ada panggilan video dari Ellen. Tak mau ambil resiko, dia matikan hp itu. Ellen pernah main ke rumah Benny sehingga Ellen tahu persis rumah lelaki itu seperti apa sampai bentuk kamar mandi nya juga tahu. Rumah Benny tentu saja beda dengan punya Lia.

Ellen coba hubungi lagi dan telp Benny mati. Ellen mulai cemas. Dia tampak sedih dan ketakutan. Pikiran dia mulai gak jelas. Apakah benar Benny selingkuh? Tapi sejauh matanya memandang, tidak ada indikasi aneh². Jadi kenapa? Apa low battery? Apa Dia sedang menyetir? Ellen tak akan pernah tahu kalau Benny kini kembali bercinta dengan Lia. Kamar itu selalu dipenuhi desahan mereka berdua.

Rumah Lia memang tidak jauh dari rumah Benny tapi rumah Lia beda bentuk dan dalamnya juga beda. Ya wajar saja, bukan tinggal di cluster soalnya. Lokasi rumah Benny dan Ellen memang jauh; sekitar 10 km. Itu sebab Ellen agak "malas" kalau ke sana. Pernah sekali tapi itu karena acara khusus saja sih, setelah itu Ellen tidak mau ke sana lagi karena jaraknya jauh. Entah apa karena Ellen malas atau irit bensin.

Ellen saat ini mulai ketakutan. Dia menangis dan akhirnya tertidur. Di dalam pikirannya hanya ada Benny. Dia sedang berpikir tentang Benny. Apa mungkin Benny sudah tidak mencintai dirinya lagi? Apakah Benny sengaja menghindar agar Ellen kesal supaya bisa minta putus? Apa Benny ada pikiran yang mengganggu dia? Atau Benny sedang bekerja di malam hari? Atau Benny mendadak jadi rajin tidur? Ellen tidak tahu... kalau Benny sedang bercinta dengan perempuan lain

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 00:08
Besok paginya, Ellen dan Johnson sudah tiba di rumah bu Nela yang tak lain adalah ibu kandung dari Johnson.

E: selamat pagi bu. Saya akan membantu si bapak menjaga anak. Semoga keberadaan saya bisa membantu ibu.

N: terima kasih nak. Silahkan masuk. Cucuku sayang, kamu nanti main sama tante Ellen ya.

A: iya.

N: cucuku pintar. Hehehhe  nenek istirahat dulu. Nenek capek. Nenek dah tua. Tolong dibantu ya nak. Saya ingin tidur dulu. Lelah. John... kamu gak kerja kan? Mau mama panggil pak Handoyo? Dia bantu kamu bersih².

J: boleh ma. Tolong ya.

N: beres. Nanti mama suruh ke sana skrg ya?

J: ok ma. Makasih ma.


Johnson kembali ke apartemen dia dan pak Handoyo yang disebut tadi sudah tiba di sana. Memang bapak itu sering membantu Johnson dalam urusan bersih². Dalam waktu 2 jam saja, semua beres. Pak handoyo pulang dan Johnson kembali ke tempat ibunya untuk membantu ayahnya sehingga Ellen dan anaknya tidak dalam pengawasan dia. Anastasia memang masih canggung dengan Ellen. Maklum, orang baru.

Ellen seorang diri tampak kesulitan tapi dalam waktu singkat saja, mereka berdua jadi dekat. Mereka berdua kini terlihat seperti kakak adik. Buat Ellen, anak ini sudah seperti anak sendiri. Dia memang sangat keibuan dan Johnson sendiri bersikap kebapakan. Mungkin saja Ellen bisa menggantikan posisi sang mendingan. Siapa tahu kan?

Anastasia dan Ellen terus bermain dan tertawa. Anastasia tampak begitu merindukan sosok seorang ibu kandung, seseorang yang tidak akan pernah ia dapatkan. Bukan salah dia, takdir kadang memang kejam. Intinya, Anastasia terlihat sangat akrab dan sudah "jatuh cinta" dengan Ellen. Anak kecil itu juga tampak menuruti Ellen. Makannya juga lahap dan tidak susah. Ellen dengan sabar mengurus anak itu meski tidak ada hubungan darah sama sekali tapi gadis kecil ini seperti dunianya.

Ellen begitu "mengabdi" kepada tugas ini sampai hp dia saja dia terlantarkan seolah dia tidak ada hp. Semua mainan dimainkan oleh mereka berdua. Ellen sudah seperti ibu kandung yang baru saja menemukan putrinya yang hilang. Gadis kecil itu kini minta digendong oleh Ellen. Anastasia mendekatkan wajahnya ke hidung Ellen dan mendadak mencium bibir Ellen.

Perempuan muda itu kaget karena bibirnya dicium oleh anak perempuan itu. Dia merasa aneh karena Anastasia bukan keponakan, anak kandung bahkan adik sendiri. Dia hampir saja menjatuhkan Anastasia tapi untung itu tidak terjadi. Ellen tersenyum malu dan dia kini mencium Anastasia dengan lembut di pipi nya nan empuk itu.

E: sayang. Lain kali gak boleh cium di bibir ya.

A: aku sayang mama Ellen.

Ellen semakin terkejut. Dia makin kacau pikirannya. Pertama, dia masih punya kekasih. Kedua, dia tidak ada hubungan apa² dengan Johnson selain tetangga. Ketiga, anak ini langsung memanggil "mama" ke dirinya yang membuat dia jadi cemas dan takut tapi senang. Benny? Peduli setan. Dia semakin jarang menghubungi Ellen memang. Ellen ada rencana tersendiri untuk Benny tapi itu nanti karena Benny sudah jarang masuk kuliah. Aneh saja karena ujian akhir sudah di depan mata.

Kembali ke Ellen dan Anastasia, jam makan siang tiba. Ellen dengan sabar memberikan makanan itu ke Anastasia. Johnson begitu kagum dengan kehebatan perempuan muda itu dalam mengasuh anak. Kalau janda, mungkin beda tapi ini belum menikah dan belum punya anak, koq bisa ya di zaman skrg ada perempuan macam itu? Ya entahlah. Mereka semua makan bersama dan kedua orang orang Johnson juga senang dengan Ellen terutama dalam mengurus anak kecil.

Johnson dan kedua orang tuanya merasa mereka seperti ibu dan anak kandung. Akrab, akur, mesra dan terlihat saling mencintai. Johnson merasa kalau dia sedang melihat diri mendiang istrinya di dalam diri Ellen. Singkat kata, Johnson mulai jatuh cinta kepada mahasiswi cantik itu. Setelah makan bersama, Johnson kini mengurus usaha ayahnya. Bukan hal asing bagi dia karena dia sering melakukan ini bersama ayah dan ibu nya waktu dia belum menjadi pengacara.

Ke mana ayahnya? Ya tidur. Mereka memang sudah tua. Usaha ini sejatinya tidak menghasilkan banyak uang tapi menguntungkan dan cukup untuk bertahan hidup. Mereka yang sudah lansia tentu saja tidak lagi tergila gila dengan mencari kekayaan. Toh tugas mereka sudah selesai. Ellen kembali bersama Anastasia bermain sampai gadis kecil itu mengantuk.

Ellen meletakan kepala gadis kecil itu di atas pangkuannya. Singkat kata, mereka berdua tertidur bersama. Johnson masuk ke dalam untuk mengambil air minum dan hati dia menjadi berbunga melihat pemandangan yang dia lihat saat ini. Dia merasa anaknya dan Ellen sangat dekat dalam waktu singkat. Johnson mengambil selimut dan menyelimuti mereka berdua. Dia juga mencium anaknya dan hampir saja mencium Ellen.

Dia tersenyum dan kembali bekerja. Benny sementara itu tampak sedang berkemas. Dia meninggalkan rumahnya. Lia turut membantu Benny. Tidak menutup kemungkinan Benny akan pindah ke tempat Lia. Ah peduli setan. Rumah Benny yang dia kontrak itu sudah kosong. Pasangan selingkuh itu segera pergi meninggalkan rumah tersebut. Mereka tak tahu kalau ada seseorang yang sedang mengamati mereka... Ellen.

2 jam berlalu. Anastasia sudah bangun. Dia melihat Ellen masih tidur dan kembali mencium bibir Ellen. Perempuan itu kembali kaget. Ellen terkejut dan terbangun. Pikirannya kacau. Dia bermimpi Benny pergi dengan selingkuhan nya.

"Mungkin hanya mimpi." Kata dia.

Anastasia sedang tersenyum di depan dia. Ellen segera "sadar" dan dia juga turut tersenyum. Ellen memeluk Anastasia dengan penuh kasih sayang seolah dia tidak mau berpisah dengan gadis kecil itu. Entah kenapa Ellen seperti itu bahkan dia juga ikut menangis. Dia sendiri heran. Ellen sudah sering menghibur banyak anak yatim piatu di panti asuhan tapi dia belum pernah merasakan kedekatan yang luar biasa seperti yang dia rasakan saat bersama Anastasia.

Ellen menangis. Ada 2 kemungkinan. Pertama; Karena mimpi tentang Benny. Kedua; karena dia merasa Anastasia seperti anaknya sendiri. Oh well; Ellen juga seorang perempuan dam naluri keibuannya mendadak muncul. Mungkin ada "chemistry" kuat di antara mereka berdua. Dia tidak tahu kalau Johnson sedang melihat mereka berdua. Dia sendiri bingung mau apa dan memutuskan untuk kembali dengan apapun yang dia lakukan saat ini.

Beberapa jam kemudian, mereka makan malam bersama. Ellen kini memandikan Anastasia sebelum mereka bertiga pulang. Mereka akhirnya berpisah. Anastasia tampak berisik ngomong tiada henti. Beberapa orang mungkin tidak tahan tapi bagi Ellen, suara gadis kecil ini begitu enak di telinga dia. Sampai rumah, Anastasia mengatakan sesuatu yang mengejutkan di hadapan Ellen dan Johnson



Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 00:10
.

A: aku mau sama tante Ellen.

J: eh oh.. ehehhe. Mungkin dia senang sama kaki. Maaf. Hehehe.

E: eh.. gpp John. Hahaha. Dedek mau tidur di tempat tante?

A: hmmm... mau. Haha.

J: jangan dong. Yeee kamu mah. Kan ada papa

A: uhhh.. mau ama tante aja.

E: udah gpp John. Sesekali. Hehehe. Lagian kami sama-sama perempuan. Tenang saja.

J: huff... ya udah deh. Hehhehe. Eh gini. Aku temani kalian berdua saja sampai anak aku tidur. Gmn?

E: boleh. Hehehe.

Ellen saat ini sih belum mau berpikir banyak tentang Benny. Dia berharap kalau mimpi itu hanya mimpi belaka saja. Lagipula dia tidak bisa berbuat banyak saat ini. Mungkin besok dia akan ke rumah Benny mencari kebenaran dari semua keraguan dia selama ini.

Mereka semua kini berada di unit Ellen. Anastasia duduk manis di pangkuan Ellen.

J: tempat kamu bersih dan rapih ya.

E: ya gitu deh. Kalau cewek jorok kan malu. Hehehe. Tempat kamu kayanya butuh sentuhan wanita tuh. Pasti rapih kalau ada perempuan di sana. Hehehe.

J: ngeledek dia. Haha. Ya udah kamu aja tiap hari kemarin beberes tempat saya. Mau? Saya bayar. Hahaha.

E: mau aja. Bener nih ya? Aku senang bersih².

J: bercanda lah. Gak enak. Hehehehe.

E: bilang aja pelit. Hehehe. Eh si dedek koq cepet bener akrab ama aku? Padahal aku sama mendiang istri kamu kan gak mirip. Koq bisa ya? Dia pernah seperti ini ke perempuan lain gak?

J: kagak sih. Kalau sama nenek nya mah pengecualian ya. Dia juga beberapa kali ketemu family saya yang seusia kamu dan gak gmn akrab. Saya aja heran pas lihat kalian berdua tidur bareng tadi siang. Kayak ibu dan anak. Saya senang ama anak cewek yang dekat dengan mamanya.

E: wajar saja anak perempuan dekat dengan ibu kandungnya. Saya juga senang lihat anak perempuan yang dekat sama padanya karena padanya pasti akan senantiasa membuat si anak merasa aman dan nyaman.

J: kata siapa? Kamu belum tau saja kasus kdrt. Anak perempuan ada yang diperkosa ayahnya. Kadang ada aja ibu yang jual anaknya. Dunia ini tempat yang gila. Berbahagia lah kamu kalau kedua orang tua kamu masih memperlakukan kamu dengan wajar seperti layaknya manusia. Lah... tidur beneran tuh anak. Hehehe. Ok deh. Aku titip dia sama kamu malam ini ya. Makasih banyak ya Ellen.

E: iya. Hahaha. Sama² John. Tidur nyenyak deh kamu.

Mereka pun berpisah. Johnson memang tidur sendiri malam ini tapi aneh rasanya karena biasa ada si anak dan dia kini merasakan hampa... sangat amat hampa. Biasa dia langsung tidur dan sekarang dia tidak bisa tidur. Terpaksa senjata terakhir dipakai... x*n*x. Obat ini sangat jarang dipakai oleh Johnson tapi malam ini adalah edisi khusus. 30 menit kemudian, dia tidur.

Sementara itu, Ellen sejatinya sudah mengantuk tapi dia masih terpaku dengan mimpi gila dia. Ellen melihat Benny meninggalkan rumah dia yang dia kontrak dan kabur bersama perempuan lain. Ellen tidak bisa bergerak dan pasrah. Ellen semakin penasaran dan ingin sekali ke sana atau setidaknya menghubungi pihak yang bersangkutan tapi waktu sudah pukul 10 malam. Tidak etis menelepon org jam segini.

Ellen akhirnya menyerah. Dia tidur sambil memeluk gadis kecil itu. Mereka berdua sungguh seperti ibu dan anak. Ada kejadian lucu, sekitar pukul 3 pagi, Ellen terbangun dan berteriak. Ternyata Anastasia sedang mencoba menyusu di dadanya. Mau marah juga tidak bisa tapi toh sesama perempuan dan dia masih balita. Ellen tersenyum sendiri dan kembali mencium gadis kecil itu sembari kembali tidur.

Besoknya, Ellen memang tidak ikut ke rumah nenek Anastasia. Johnson paham. Alasan Ellen sih karena ada kuliah meski faktanya memang benar ada kuliah tapi Ellen malah menuju tempat lain. Johnson udah pergi. Ellen kini bersiap² ke rumah Benny dengan taxi. Sampai di sana, Ellen mencoba memanggil sang pujaan hati tapi tidak ada jawaban.

St: "Non. Cari siapa? Itu rumah dah kosong. Dari 2 hari lalu penghuninya dah pindah. Gak tahu ke mana. Dia sama ceweknya pindahan. Saya kan sering mangkat di sini. Pagi baru pulang, sore dia pergi lagi. Kayaknya menginap ke tempat pacarnya. Sempat dengar sepintas, kayaknya mereka mau pindah kota. Non kenal emangnya?" Kata supir taxi yang sudah tua itu.

E: a.. apa? Sama ceweknya? Saya pacarnya, pak! Dia tidak tidur di sini setiap malam? Bapak yakin yang kemarin bapak lihat itu Pacarnya? Cowok yang tinggal di sini tuh pacar saya, pak! Dah berapa lama dia menginap di tempat lain? Tolong kasih tau saya apapun yang bapak ketahui."

St: loh! Non ini pacarnya? Gini non. Saya dan teman saya kan mangkal di sini. Saya suka lihat cowok nya non itu pulang pagi kadang jam 11. Dari penampilannya sih kayak baru bangun. Nah sorenya jam 5 an gitu, dia pergi ke tempat ceweknya pakai motor. Kadang ceweknya jemput pakai mobil. Ceweknya sih cantik non. Gini deh. Bentar lagi temen saya datang. Kemarin cowok non pakai mobil kawan saya. Selama ini sih, si cowok gak pernah bawa masuk teman perempuan nya. Ya saya kan gak tahu non itu pacarnya dia. Gini de. Biar gak salah orang, non ada foto si cowok gak?

E: ini kan pak?

St: ya dia itu non. Masak dia sama sepupu nya gandengan tangan dan kadang ciuman malahan. Kami mah cuek aja. Cewek yang dia bawa juga cantik sih. Bajunya aja seronok bener kayak psk. Saya sih gak berani ngomong lebih jauh lagi. Nah kebetulan tuh temen saya. Baru datang dia. Rick, kemari loe. Sini bentar
.

R: ada apa bro?

St: non. Silahkan ditanya saja.

E: halo pak. Bapak kemarin ada mengantar cowok ini?


Ellen menunjukan foto Benny di hpnya.

R: iy. Dia sama pacarnya. Di dalam ciuman mulu. Gak malu apa tuh 2. Kayak gak ada uang sewa kamar aja. Ampun deh. Kenapa non?

E: saya... pacar asli dari cowok ini pak. Hiks. Kemarin mereka ke mana
?

R: waduh non! Selingkuh tuh cowok nya non. Kemarin kan mereka berdua keluar dari rumah ini. Pindahan. Mereka menyewa jasa saya untuk bantu pindahan. Kemudian jalan ke rumah si cewek entah ngapain tapi gak lama mereka keluar lagi minta diantar ke airport. Si cowok ini suka keluar kalau sore. Pagi baru pulang. Kadang aja cuma pakai kaos kutang kayak gelandangan. Kami mah cuek aja. Bukan urusan kami. Kami mana tahu kalau non itu pacarnya si cowok ini. Mereka ke luar negeri deh. Ke England tuh. Peswatnya nanti malam. Saya ada lihat mereka berdua pegang passport. Dari tadi di dalam sepanjang perjalanan ngomong gak berhenti². Sudah lah non. Saya sih ingat rumah si cewek nya di mana tapi kayaknya tuh dah kosong deh. Gak gmn jauh dari sini. Itu juga kontrakan sama kayak rumah cowoknya non. Mungkin besok si pemilik rumah datang mau beberes.

E: sudah pak. Cukup pak. Saya permisi pak. Terima kasih.

Ellen menangis. Dia berjalan lunglai seperti orang oleng setengah gila setelah menyadari kalau Benny yang dia cintai itu telah meninggalkan dia ke perempuan lain. Siapa yang duga kalau mimpi buruk dia menjadi kenyataan. Ellen sangat terpukul dengan kenyataan itu. Hujan deras mendadak turun. Ellen tidak peduli dirinya kehujanan. Dia menangis. Air matanya mengalir deras tak berhenti. Tak terbayang betapa hancur hatinya setelah dia mengetahui kenyataan tadi.

Semua sudah terjawab. Itu sebab Ellen merasa tidak lazim dan mendapatkan perasaan tidak enak ketika Benny mendadak batal kencan. Mau mencari Benny? Untuk apa? Mau merebut dia kembali? Kan mustahil. Emang Ellen masih mau sama Benny? Ellen gak bodoh. Kuliah dia pintar dan mana mungkin dia berpikiran bodoh? Bunuh diri? Tak pantas karena lelaki rendah seperti itu



Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 00:12
Hujan mulai reda. Dia berdiri di sebuah jembatan. Dia merenung dan mencoba mengingat kalau saja dia ada salah dengan Benny.

E:
semua sudah aku berikan ke dia kecuali kehormatan aku karena kami belum menikah. Aku sudah memberikan yang terbaik dengan semua keterbatasan aku sebagai umat manusia. Kalau dia ingin bubar dengan aku, dia kan bisa ngomong. Aku tidak akan membenci dia. Aku tidak mau berhubungan dengan lelaki yang tidak bahagia bersama aku. Semua orang berhak bahagia. Kenapa.. kenapa Benny tega seperti itu. Entah apa yang sudah Benny lakukan dengan perempuan itu. Aku memilih untuk tidak mau tahu. Aku ada salah apa? Kalau dia mau seks, cari saja psk. Aku bukan perempuan rendahan. Aku berhak atas tubuh aku. Benny bisa menikmati tubuhku kalau kami sudah resmi jadi suami istri. Kalau memang begitu caranya sih.. terkutuklah dia. Ke airport? Untuk apa? Buang waktu dan uang. Aku dah coba telp dia, hpnya mati. Mungkin saja di blok oleh dia. Berakhir sudah perjalanan cinta kami. Tak ada yang bisa dikerjakan lagi. Saatnya pulang.


Dalam perjalanan pulang, Johnson dari arah berlawanan melihat tetangganya sedang berjalan. Tampak Johnson ada urusan penting sehingga dia harus fokus dan tidak bisa menyapa Ellen tapi dia yakin kalau Ellen baru saja mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan. Apapun itu, Johnson harus bertemu dengan seorang klien.

Ellen berjalan tak berhenti. Dia tau perjalanan masih jauh dan dia tidak merasa lelah. Sampai di apartemen, Ellen langsung mandi dan dia kembali menangis di bawah pancuran air shower itu. Entah berapa lama dia berada di sana sampai akhirnya Ellen selesai menangis dan kembali berpakaian.

Dia duduk di ranjang untuk...menangis lagi.. lagi... lagi... sampai dia tidur... ranjang sudah basah karena air mata dia yang mengalir begitu deras. Dalam mimpi saja, dia masih berjumpa dengan Benny. Di dalam mimpi itu, mereka berdua sedang kencan untuk pertama kalinya dan Ellen begitu senang seolah dia merasa sudah menjadi perempuan paling bahagia di dunia........mimpi.

Ellen terbangun dan air mata masih terus mengalir. Sudah jam 6 sore. Dia melihat hpnya dan sebuah pesan dari Johnson.

J: kamu sedang apa? Aku beli makanan banyak. Hari ini mama aku tidak masak.

E: aku... ok. Aku ke sana.

Dalam hitungan detik saja, Ellen sudah berada di tempat tetangganya. Mereka makan bersama tapi Ellen tampak tidak nafsu makan. Alasannya jelas kenapa tapi Johnson memilih diam. Ellen tetap mencoba makan sampai akhirnya dia menghabiskan semua makanan dia karena lapar.

Anastasia langsung menghampiri Ellen untuk bermain... Ellen kembali menangis karena sakit hati dia yang tak tertahankan. Johnson tampak sudah tahu apa yang akan terjadi. Anastasia dengan santai malah menyeka air mata Ellen sambil berkata, "cup cup cup. Jangan nangis."

Ellen memeluk anak itu dan menciumnya seperti ibu yang baru ketemu anaknya yang hilang.

E: maaf nak. Mama sedang sedih. Nanti malam tolong temani mama ya, nak.

Nak? Mama? Emang Ellen itu ibu kandung dia? Ellen sadar gak dia sedang ngomong apa? Johnson memang kaget tapi dia memilih diam menunggu Ellen tenang. Situasi seperti ini sudah tidak asing bagi pengacara muda itu. Bicara juga tak ada guna. Anastasia kini malah mencium kedua pipi Ellen sambil tersenyum. Sentuhan lembut tangan anak itu memberikan damai bagi perempuan muda yang hatinya sedang hancur.

Ellen sudah tenang.

J: boleh tahu apa yang telah terjadi ke kamu, Ellen?

Ellen menceritakan semua yang dia alami tanpa ada rasa malu. Johnson sudah tidak asing dengan hal seperti ini. Ellen juga tahu dia tak ada kuasa apapun dan tidak banyak yang bisa dia perbuat.

J: brengsek juga tuh monyet. Dasar si Benny gak tau diri. E... eh oppppss....

A: bb eng se...

J: eh berisik nak. Berisik. Ok. Berisik. Be ri sik.

Ellen langsung tertawa ngakak melihat Johnson yang begitu panik untuk "mencuci otak" anaknya. Dia lupa kalau anaknya belum tidur.

J: eh oh.. gmn ya... tunggu... gini²... kamu tolong bawa anak kita ke tempat kamu; tolong tidur in dia.  Nnn ntar aku nyusul. Ya nyusul. E iya...

Ellen agak heran.. anak kita? Lah gua aja masih perawan. Kapan elu buat gua hamil. Panik nih si bapak. Tapi lucu bener tuh si bapak. Hehehe.

E: baik bapak pengacara. Hehehe

Alhasil, setelah Johnson tenang dalam waktu 5 menit, dia diam sejenak menonton tv menantikan acara komedi kesukaan dia tapi mendadak ada breaking news.


"Pesawat capcay Atlantic jurusan England dari kota Townsville baru saja terjatuh setelah 2 jam terbang karena cuaca buruk. Semua penumpang dinyatakan tewas. Berikut daftar nama para korban..."

Johnson melihat nama Benny di sana. Benny Jackson, usia 26 tahun. Dia mengirimkan pesan ke Ellen yang masih mencoba menidurkan Anastasia. Perempuan muda itu tidak peduli dengan hp nya. Fokus dia hanya anak ini. Ellen menatap mata anak itu dengan dalam penuh makna. Anastasia tersenyum dan dia kembali mencium bibir Ellen. Perempuan muda itu diam saja pasrah. Gadis kecil ini sudah seperti anak kandung nya sendiri.

Setelah anak itu tidur, Ellen mengambil hp nya dan kedua matanya terbuka lebar. Benny Jackson. 26 tahun. England? Ya betul. Memang itu dia orangnya. Meski Ellen belum 100% yakin tapi nama dan usianya memang betul. Ellen mengirim pesan ke Johnson untuk minta bantuan agar memastikan kalau Benny memang betul menjadi korban dari musibah itu.

Tak sampai 10 menit, Johnson mendapat pesan dari seseorang dan pesan itu langsung dikirim ke Ellen. Isi pesan itu ada foto Benny beserta data² nya. Tidak sulit buat Johnson.

"Betul dia orangnya. Dia tewas dalam musibah itu." Kata Ellen dalam pesannya. Johnson segera menuju ke Tetangganya. Ellen kembali menangis.

E: perasaan aku gak karuan. Senang dan sedih juga lega. John! Hiks....

J: siapa sangka karma bisa seperti itu. Sudahlah. Anggap saja perselingkuhan itu tidak ada. Dia tewas. Tidak ada yang bisa kamu perbuat. Itu saja intinya. Anggap dia tidak pernah selingkuh dan jangan ke rumah dia lagi. Dengan demikian, kamu bisa tenang. Kematian adalah hal yang tak bisa dihindari. Ya nasib. Ada 2. Pertama. Mau anggap dia kena karma dan tetap berpikir kalau kamu sudah dikhianati oleh dia. Atau, kedua, anggap saja hubungan kalian baik-baik saja dan dia meninggal dunia karena musibah. Pilihan ada di kamu.

E: aku memilih yang pertama saja. Ada suatu kepuasan tersendiri. Keduanya sih sama saja. Tidak semua hal itu indah dalam perjalanan hidup di dunia ini. iya. Aku sudah tidak sedih lagi. Eh John. Kamu ingat gak kamu tadi ngomong apa? Anak kita? Latah ya? Hehhehe
.


Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 00:14
J: masak sih? Tunggu sebentar. Kamu juga ngaku² mamanya dia. Hehehe. Pas kamu tadi nangis. Kamu ngomong kayak gini...."maaf nak. Mama sedang sedih. Nanti malam tolong temani mama ya, nak". Kayak gitu.

E: wah suek. Latah juga. Lol.  Hahaha. Hiburan untuk aku. Duh... lega rasanya.

Mereka tertawa bersama. Ellen tampak sudah tidak sedih lagi.

J: bagus lah kamu dah membaik. Aku gak mau kejadian ini membuat kuliah kamu berantakan. Kamu mau jadi hakim kan?

E: gak jadi. Pengacara aja dah. Lebih seru kayaknya.

J: aku ada di sini untuk membantu. Ujian akhir dah dekat?

E: iya. Aku sih pasti lulus dengan nilai gemilang. Hehehe.

J: dunia nyata blm tentu sama dengan di buku. Aku senang kamu sudah terhibur. Sedih melihat seorang penggemar sedang merana. Kamu sudah merasa baik, ya bagus lah. Aku mau balik dulu. Kamu baik² ya. Semalam dia gak reseh kan?

E: ahaha. Namanya anak². Biasa. Gpp. Aku senang koq. Latihan kalau ada anak nanti. Hahaha.

Johnson kembali ke unitnya. Ellen? Ya tidur bersama Anastasia. Mereka berdua saat ini sedang berbaring dan hendak tidur tapi pikiran mereka sedang sibuk bekerja.

E: aku memang kehilangan Benny. Dia sudah tewas. Aku memang tidak menghendaki kematian dia tapi aku merasa lega. Ya anggap saja tidak selingkuh tapi dia tewas. Nasib. Eh Johnson keren juga. Dia duda keren. Sayang sama anak dan anaknya juga sayang ama aku. Aku juga sayang sama anaknya tapi papa nya sayang ama aku? Mana tahu kan.. heheheh....

J: kasihan si Ellen. Korban perselingkuhan. Dia pasti terluka tapi skrg dia sudah membaik. Tewas tuh Benny. Siapa sangka. Ya lagian aneh2 aja sih. Ellen pasti kesepian. Anak ini punya potensi untuk jadi pengacara sukses. Semoga aja dia fokus ama kuliah nya. Oh dia juga sayang anak saya. Anak saya juga sayang dia sampai dipanggil mama. Lucunya tuh org bertingkat seperti mama kandungnya.. latah mungkin. Mana mau dia ama saya? Duda. Dia pasti cari seumuran dan belum ada anak. Nasib dah. Dia cantik juga sih. Kalau cari pasangan baru; kepikiran ama mendiang. Posisi susah...

Besoknya...

J: Ellen. Aku bisa melihat potensi besar dalam diri kamu. Kamu akan sukses. Fokus dengan kuliah kamu. Inilah kesempatan kamu untuk sukses. Aku siap membantu kamu. Eh kamu kuliah gak hari ini?

E: makasih atas pujiannya. Aku senang banget kalau dipuji sana kamu. Kamu itu idola aki. Aku kuliah malam. Kenapa?

J: ikut aku ke kantor. Aku ajak kamu keliling dan biar kamu tahu kami kerja seperti apa. Anak sudah dititip ke tempat mama aku.

E: eh yakin? Mau dong.

Mereka berdua pergi bersama. Ellen terlihat cantik dengan pakaian kantoran. Dia sudah terlihat seperti pengacara professional. Mereka pun tiba.

J: yuk masuk ke ruangan aku.

1 kantor melihat mereka berdua. Banyak yang mengira kalau mereka sedang pacaran.

J: halo Jim. Ini Ellen. Mahasiswa tingkat akhir. Saya ajak dia melihat bagaimana pengacara profesional bekerja.

Ji: beres pak. Kalau bapak butuh bantuan, tolong jangan ragu memanggil saya. Perkenalkan nona. Saya Jimmy; asisten pribadi bapak Johnson.

E: halo. Saya Ellen.

J: baik Ellen. Mari. Ini adalah kasus terbaru. Perebutan harta. Biasa. Mau cerai. Silahkan kamu baca.

E: baik pak.

Johnson tersenyum. Ellen tahu menempatkan diri. Di kantor ini, semua menjunjung tinggi nilai professionalism. Ellen tentu harus bersikap dengan sopan dan profesional. Dia tidak akan melewatkan kesempatan emas ini. Ellen merasa seperti seorang tentara baru yang sedang menonton langsung Medan perang.

Setelah seharian di kantor, mereka pulang.

J: nah sekarang kamu tahu kan bagaimana kami bekerja. Dan kamu belum sepenuhnya siap bertempur. Tenang saja. Aku ada di sini untuk membimbing dirimu. Aku antar kamu ke kampus ya. Anak nanti sama aku saja. Kamu pasti lelah. Nanti aku belikan makanan untuk malam.

E: ok John. Terima kasih banyak sudah diajak kemari. Aku banyak belajar hari ini. Terima kasih banyak loh.

Mereka berdua menuju kampus dan sampai sana, mahasiswi pada heboh melihat Ellen diantar pengacara top itu. Mereka memuji wajah tampan Johnson dan kagum dengan mobil mewahnya juga. Ellen merasa tersanjung dan bangga.

J: nanti aku jemput ya. Aku bawa anak juga nanti.

E: ok John. Sampai jumpa. Makasih ya.

Pukul 9 malam tiba. Johnson menjemput Ellen bersama anak tersayang nya.

A: mama Ellen. Sini. Sini.

Ellen merasa malu dipanggil seperti itu. Dia segera bergegas masuk ke dalam mobil. Bukannya tetap di mobil, bapak dan anak itu turun dan anak itu berlari ke Ellen. Mahasiswi cantik itu segera menggendong "anaknya" Sambil mencium pipi empuk Anastasia.

E: halo sayang. Belum bobo ya. Hehehe.

A: mama mama.

J: hahaha. Dia menjadi kamu dari tadi. Yuk masuk.

Hasilnya bisa ditebak. Para mahasiswa dan mahasiswi itu pada heboh sendiri. Ellen cuek saja. Johnson? Peduli amat. Emang mereka melanggar hukum apa?

E: anak ini koq seneng banget memanggil aku "mama", ya. Hehehe.

J: dia kalau jalan suka bingung. Kenapa semua ada mama tapi dia gak ada. Aku pernah sampai mau menangis karna itu.

E: oh gitu. Dedek cantik mau punya mama ya? Hehehhe. Tunggu ya. Nanti papa cari mama.

A: mau mama Ellen.

John dan Ellen diam tak bergerak.

J: nah ini makanan buat kamu. Jangan sampai sakit ya.

E: makasih banyak ya. 2 minggu lagi ujian. Minggu depan adalah masa tenang. Harus belajar keras.

J: aku siap membantu calon pengacara cantik.

E: harus ya pakai kata cantik? Hehehe.

J: memang cantik. Kan perempuan. Hahahha.


Mereka sampai dan Ellen kini tidur sendiri. Dia merasa sepi tanpa Anastasia. Meski sangat melelahkan, Ellen juga bahagia. Ini mungkin hari yang paling menyenangkan bagi dia. Dari tadi dia senyum² sendiri. Kayaknya dia akan susah tidur nanti.

Sementara di tempat John;

J: eh. Kamu mau sama mama Ellen? Kamu sayang mama Ellen?

A: aku sayang mama Ellen. Mau dia jadi mama aku...

J: papa sih mau saja tapi mama Ellen mau sama papa gak ya? Ah sudahlah. Yuk bobo, sayang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 06:57
Akhirnya ujian sudah semakin dekat seperti hubungan mereka berdua. Johnson tanpa lelah senantiasa membantu Ellen untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian akhirnya. Anastasia datang untuk menghibur. Rasa lelah mereka berdua hilang dengan keberadaan anak itu. Johnson juga memastikan agar Ellen tetap fit dan sehat. Tak jarang juga Johnson memberikan makanan untuk gadis manis itu.

Ting tong.

Ujian pun tiba. Selama seminggu Ellen berjuang demi masa depan. Selesai ujian, Ellen dan tetangganya makan². Ellen begitu lega. Ya dia mah dah pasti lulus dengan nilai gemilang. Johnson memasak bbq bersama Ellen.

J: bisa kan? Gak susah kan?

E: makasih banyak. Hehehe. Bisa dong. Kamu dah banyak membantu. Hehehe. Dedek cantik mana?

A: mama Ellen!! Hehhe. Sini.. sini...

Ellen mendekat ke arah anak itu dan menggendong nya.

A: mama Ellen. Mama Ellen. Papa waktu itu bilang kalau papa mau sama mama Ellen tapi papa bingung mama Ellen mau sama papa apa nggak.

J: eh ngaco. Eh jangan ngomong aneh² ah. Maaf². Hehehe.

E: John. Gak ngaco juga gpp. Hehehe. Makasih ya. Kamu sudah banyak membantu aku.

Kedua tangan Ellen merangkul leher Johnson dan Ellen mencium wajah Johnson.

J: kamu sayang sama anak aku?

E: iya. Sayang banget sama anak kamu.

J: sayang sama papa nya juga gak?

E: sayang dong. Kan harus 1 paket. Nah papa nya sayang sama calon mama nya gak?

J: sudah pasti. Mama Ellen kalau sayang papa dan anaknya...

Ellen langsung mencium bibir Johnson. Anastasia diam saja melihat mereka berdua sedang berciuman. Mereka berciuman dengan penuh cinta. Johnson merasa senang dia ada pengganti mendiang istrinya dan mama baru untuk putrinya. Bagi Ellen, dia ingin pria dewasa yang bisa membuat dirinya bahagia. Kedua tangan Ellen masih merangkul leher Johnson dan kedua tangan Johnson memeluk pinggang Ellen yang ramping.

Ciuman selesai dan Johnson membisikan kata cinta di telinga Ellen. Gadis itu juga melakukan hal yang sama. Mereka berdua saling menatap.

A: mama.. Papa. Aku mau makan.. aaaaaa..

Mereka berdua "terbangun".

J: eh iya sayang. Tunggu. Hehehe.

E: haham bentar sayang. Mama siapkan ya. Hehehe. Lapar ya sayangnya mama. Tunggu ya sayang. Nah pelan2 ya. Buka... a.. a...

Anastasia menyantap daging itu. Dia dengan lahap sambil tersenyum memakan makanan itu.

"Enak!!" Kata anak itu sambil mengacungkan jempolnya. Sontak mereka berdua tertawa. Suasana hangat penuh kebahagiaan. Mereka bermain dan bercanda seperti keluarga yang bahagia. Tak terasa sudah pukul 10 malam. Anastasia sudah tidur di pangkuan Ellen. Dengan pelan dia memindahkan gadis kecil itu ke ranjang.

Anak sudah tidur, papa mama nya bekerja alias berduaan.

E: John. Aku gak nyangka aku bia jatuh cinta sama kamu.

J: aku juga. Siapa yang sangka kita bisa bersama. Aku sudah senang sama kamu sejak kita berjumpa di taman saat itu. Ingat kan?

E: pasti. Aku sudah terpesona sama wajah tampan kamu tapi saat itu aku masih bersama Benny. Ah sudahlah. Tak ada guna bicara ttg dia. Itu semua sudah berlalu.

J: lupakan masa lalu. Aku senang bisa kenal dengan kamu. Meski kamu belum pernah berkeluarga tapi kamu bisa mengurus anak dan anak aku sangat senang sama kamu. Dia saja sampai memanggil kamu mama padahal aku tidak pernah mengajarkan dia ngomong gitu. Lucu juga. Sudah naluri dia mungkin. Dia hanya seorang anak balita yang haus kasih sayang seorang ibu dan kamu tampaknya bisa mengisi kekosongan itu.

E: hari ini kota resmi pacaran kan?

J: pastinya. Aku sayang sama kamu. Aku beruntung bisa memiliki dirimu. Aku tidak pernah menduga kita bisa bersama. Awalnya aku menyerah. Aku mengira aku tak akan menikah lagi. Aku senang sekali. Aku tidak lagi sendiri dan anak aku akan memiliki seorang ibu.

E: menikah? Kamu salah ngomong?

J: eh ya maksudnya aku... uhm.... ya aku mau cari pasangan hidup. Ya jelas saja. Bukan buat gak jelas.

E: kamu kalau gugup jadi lucu hehehe.

J: habisnya... kamu cantik sekali. Hahaha. Sini sayang. Peluk dulu.

Mereka berpelukan dan kembali berciuman. Malam itu mereka tidur bertiga. Anastasia bahkan tersenyum dalam tidurnya. Tampak anak itu baru merasakan kehangatan sebuah keluarga. Mereka berdua bersamaan mencium pipi gadis kecil itu.

2 minggu kemudian, Ellen mendapatkan hasil ujian akhirnya dan dia lulus dengan nilai terbaik. Terbayar sudah jernih payah dan kerja kerasnya selama ini. Johnson juga sangat senang dengan pencapaian sang kekasih. Johnson pun hadir di acara wisuda Ellen bahkan camera juga menyoroti kehadiran dia. Suasana semakin riuh ketika Ellen dan Johnson foto bersama dan berciuman.

1 bulan kemudian, Ellen sudah mulai bekerja bersama Johnson di kantor yang sama. Meski belum menangani kasus secara langsung, Ellen tetap terus belajar dan setia membantu Johnson. Mereka berdua tetap menjunjung tinggi sikap professionalism dengan bersikap yang layak di tempat kerja dan menggila setelah pulang kerja.

Keluarga Johnson juga senang dengan kehadiran Ellen dan berharap mereka berdua senantiasa bahagia. Kedua org tua pengacara itu tidak menduga kalau anaknya akan mendapatkan pasangan baru.

1 tahun kemudian, mereka berdua menikah. Meski pernikahan tampak sederhana dan hanya dihadiri beberapa orang saja, Ellen sangat bahagia. Kejadian ini tidak luput dari media dan banyak orang yang mengucapkan selamat kepada mereka berdua.

Acara pernikahan selesai dan pada malam harinya, di saat yang sama, nun jauh di sana, ada seorang pria sedang memeluk anaknya yang tidak berjumpa dengan dirinya selama 15 tahun. Ingat dengan tukang buah waktu itu? Karena bantuan Johnson, bapak dan anak itu berjumpa lagi. Sang anak sudah hidup layak dan bahagia bersama keluarga barunya. Sang ayah kandung juga merelakan kepergian sang anak.

"Terima kasih pak Johnson. Karena bapak, saya bisa berjumpa dengan anak saya. Kalau saja bapak tidak datang ke toko saya saat itu, mungkin saya dah bunuh diri... selamat pak atas pernikahannya. Semoga bapak senantiasa bahagia dan sukses."

Johnson hanya tersenyum membaca pesan itu di hpnya.

E: siapa sayang? Ada pesan?

J: iya. Bapak penjual buah. Ingat gak waktu aku belikan kamu buah untuk pertama Kalinya? Aku beli sama bapak itu dan dia bercerita ttg kisah hidup dia serta anak nya yang diadopsi keluarga dari luar negeri. Bapak itu baru saja berjumpa dengan anaknya di luar sana..  bapak itu merelakan sang anak untuk diasuh oleh keluarga barunya. Aku membantu bapak itu supaya bisa ketemu sama anaknya. Padahal aku tidak berbuat banyak tapi... ya asal dia senang. Aku juga senang. Aku tidak meminta uang sama sekali dari dia. Terkadang aku melakukan pekerjaan aku dengan cuma cuma untuk mereka yang kurang mampu tapi tidak mendapatkan keadilan.

E: aku tidak salah memilih suami. Sini sayang. Tolong lakukan tugas kamu sebagai seorang suami. Kamu berhak penuh atas diriku malam ini.

Ellen langsung mencium bibir lelaki itu dan mereka segera menikmati malam pertamanya sebagai suami istri...

Anastasia sedang bersama kakek neneknya saat ini dan sudah tidur. emoticon-Big Grin



Tamat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 10:13
Menulis tempo tinggi
Harusnya nanti dulu
Gak seramai yang sebelumnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 13:00
Sistem hit and run
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 13:24
1 hari kelar. Ini sakti sih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 13:25
Lg tunggu tanda sah dr admin emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 13:25
Oh iya. Tanda nya blm ada tuh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 16:28
Quote:Original Posted By nafas.dewa
1 hari kelar. Ini sakti sih


Quote:Original Posted By kuda.unta
Oh iya. Tanda nya blm ada tuh


Hore
Dapat tuh tanda maut wkww
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 69banditos memberi reputasi
2 0
2
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 18:26
Kalau elu post 2 minggu lagi
Kisahnya beda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Duda Keren Dan Mahasiswi Cantik
09-08-2022 18:27
Quote:Original Posted By enjihalala25
Hore
Dapat tuh tanda maut wkww


Quote:Original Posted By kuda.unta
Kalau elu post 2 minggu lagi
Kisahnya beda


Bener. Saya terlalu cepat. Sudah telat. Anggap saja tabrak lari
profile-picture
profile-picture
sadako88 dan 69banditos memberi reputasi
2 0
2
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
santet
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia