Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
12
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/628d90fd725d8d3ae04c4f43/pemerhati-pendidikan-kedokteran-dokter-lebih-khawatir-idi-daripada-kemenkes
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes Kompas.com - 23/05/2022, 13:13 WIB Sekretaris Pemerhati Pendidikan Kedokteran dan Pelayanan Kesehatan Judilherry Justam dalam diskusi bertajuk Membedah Sengkarut Masalah IDI, di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022). JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Pemerhati Pendidikan Kedokteran dan Pelayanan Kesehatan Judilherry Jus
Lapor Hansip
25-05-2022 09:14

Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes

Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
Kompas.com - 23/05/2022, 13:13 WIB

Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
Sekretaris Pemerhati Pendidikan Kedokteran dan Pelayanan Kesehatan Judilherry Justam dalam diskusi bertajuk Membedah Sengkarut Masalah IDI, di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Pemerhati Pendidikan Kedokteran dan Pelayanan Kesehatan Judilherry Justam menilai, organisasi profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memiliki kewenangan yang berlebihan, salah satunya dapat memberikan surat rekomendasi izin praktik untuk dokter.

Hal ini, menurut dia, membuat para dokter lebih takut dengan IDI daripada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Dokter itu lebih khawatir IDI daripada Kemenkes. Di dunia tidak ada satu pun kewenangan organisasi dokter memberikan rekomendasi izin praktek," kata Judilherry dalam diskusi bertajuk "Membedah Sengkarut Masalah IDI, di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2022).

Judil juga menyoroti anggota IDI yang juga memiliki jabatan di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

Menurut dia, rangkap jabatan tersebut rawan terjadinya konflik kepentingan.

"Dokter-dokter itu objek regulasi, Ketua IDI kok duduk sebagai regulator? Ini konflik kepentingan, bagaimana regulator sekaligus merangkap yang menjalankan regulasi, ini kan konflik kepentingan. Saya katakan IDI punya power yang luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Judil mengkritik soal pelaksanaan dan penilaian program Pengembangan Keprofesian Keberlanjutan (P2KB) yang dilakukan IDI.

"Bayangkan IDI menyelenggarakan regulasi dan IDI juga yang menilainya, akreditasinya (P2KB), padahal IDI bukan satuan pendidikan," ucap dia.

https://nasional.kompas.com/read/202...ipada-kemenkes

profile-picture
profile-picture
profile-picture
faiichall dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Masuk untuk memberikan balasan
health
Health
2.2K Anggota • 20.1K Threads
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
25-05-2022 09:19
makanya jangan dibikin monopoli....

_________emoticon-Ngacir
profile-picture
servesiwi memberi reputasi
1 0
1
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
25-05-2022 12:42
goyang idi... goyang idi... emoticon-Leh Uga
profile-picture
Reizeger memberi reputasi
1 0
1
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
25-05-2022 15:06

nah setuju jugak, masa iya sekelas organisasi bisa mengeluarkan surat sah atau tidaknya seseorang bisa praktik atau tidak, logikanya saja peran kemenkes kemana? ga ada satupun organisasi di dunia ini bisa melebihi kewenangan dari Kementerian.

Banyak yang komen "bukan surat sah atau tidak gan, mereka hanya mengeluarkan surat rekomendasi blablabla"

heh, lo ada ga temen yang udah jadi dokter? saudara dsb? tanya noh bijimana dapetin itu surat, bahkan dinkes saja manut sama IDI, lah gila, harusnya IDI manut sama dinkes.

Giliran dokter kesandung masalah, nih si IDI, lepas tangan dan cuci tangan. dikirimin tim pembela aja kagak. Tapi mau duitnya aja

Belum lagi masalah pembagian regional praktik, lebih gila, contoh, lo lulusan kedokteran UNPAD, jabar, udah lulus mau praktik di jakarta, beeuh bayar dulu mamen ada nilai rupiahnya tergantung lo dokter apaan. belum lagi mesti "cium tangan" sama dedengkot IDI lokal daerah tersebut.

Belum lagi jika ada dokter / profesor mencoba teknik dan hal baru, langsung ditanya "jurnal ilmiahnya manaa???" kacau

di US ada PDR, referensi dokter, ibaratnya buku referensi, isinya adil ga berat sebelah dan tidak mempertanyakan hal yang ribet, bisa dijadikan patokan para dokter, lah disini kan kiblatnya harus ke IDI, mereka bilang ga ada ilmiahnya ga bisa dipraktekkan, padahal diluar sudah diujikan. ujungnya minta syarat yang bermuara ke arah duit.

Dah gila kedokteran indonesia klo begini terus. Dah gitu herannya masih banyak yang belain lagi, bener-bener ya mafia kedokteran dan mafia obat merajalela disini.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Jalan Cinta dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Post ini telah dihapus
Post ini telah dihapus
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
27-05-2022 08:45
Profesi sebagai seorang dokter adalah sangat mulia.....membantu sesama yang bermasalah dengan kesehatan....hendaknya menjadi solid baik IDI maupun Kemenkes.
0 0
0
Pemerhati Pendidikan Kedokteran: Dokter Lebih Khawatir IDI daripada Kemenkes
27-05-2022 13:44
Ga percaya sm mrk
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia