curry30uaAvatar border
TS
curry30ua
Setelah Coca-Cola dan McD, Nestle & Tobacco Groups Berhenti Beroperasi Di Rusia


sumber : https://www.reuters.com/business/exo...ts-2022-03-09/ 

Nampaknya efek samping dari peperangan antara Rusia dan Ukraina akhirnya mulai dirasakan bagi sebagian rakyat Russia dan Ukraina bahkan akhir-akhir ini pun Indonesia sendiri terkena imbasnya setelah harga minyak menjadi naik dan beberapa bahan pangan akhirnya terkena juga. Sampai hari ini pun sepertinya belum ada kejelasan yang pasti akan kapan berhenti nya perselisihan antara Rusia dan Ukraina berikut negara-negara anggota NATO yang menjadi sumber tidak menentu nya keadaan harga-harga barang kebutuhan umat manusia di seluruh belahan bumi. 

Jika kita melihat korban utama dari perang ini yakni masyarakat nya sendiri. Bukan hanya masyarakat Rusia dan Ukraina yang menjadi korban, tetapi masyarakat di negara lain pun merasakan keadaan perang ini. Pada awal-awal pemberitaan, Coca-Cola dan McDonald menjadi yang paling awal untuk menghentikan operasi bisnis berikut investasi nya di negara Rusia yang menyebabkan kekhawatiran dikarenakan pemberhentian kerja yang cukup masif yang menyebabkan orang-orang kehilangan pekerjaan. 

Berdasarkan sumber yang ada, bahkan menyebutkan McDonald bahkan menutup gerai bisnis mereka di Rusia hingga hampir menyentuh 847 gerai, walaupun ini bersifat temporary dimana menunggu akan kepastian dan keamanan situasi peperangan untuk segera usai agar dapat menjalankan bisnis kembali. Disebutkan bahwa McDonald dikabarkan mengalami kerugian hingga $ 50 juta per bulan dari pemberhentian bisnis nya di Rusia. 


sumber : https://www.esmmagazine.com/a-brands...es-fall-164941 

Kali ini trend "halting operation" ini akhirnya menjamur hingga Nestle dan beberapa grup perusahaan tembakau penghasil produk rokok pun disebutkan minggat dari Rusia. Philip Morris dan Imperial Brands akhirnya tak kuat akan tidak pasti nya keadaan disana hingga akhirnya memutuskan untuk menyetop produksi dan operasi bisnis nya. Bukan hanya situasi perang, keadaan market di Rusia pun menjadi salah satu kekhawatiran bagi perusahaan-perusahaan ini, setelah secara internasional menjatuhkan sanksi kepada Rusia atas invasi nya ke negara Ukraina. 

Dan ternyata bukan hanya Rusia yang mendapatkan imbas dari peperangan ini, Ukraina pun secara ekonomi dan bisnis akhirnya mau tak mau juga mengalami hal yang sama. Coca-Cola pun akhirnya minggat dari Ukraina karena situasi yang tidak menentu dan para pekerja nya lebih memilih pergi dan meninggalkan Ukraina untuk mencari tempat berlindung dari invasi Rusia. Bukan hanya Coca-Cola bahkan brand minuman beer ternama seperti Carlsberg pun akhinrya tutup dan berhenti di Ukraina dan bahkan menginformasikan karyawan nya untuk menetap dirumah dan mematuhi langkah pemerintah Ukraina selanjutnya. 

Invasi Vladimir Putin yang disebut sebagai "special military operation" ke Ukraina nampaknya juga membuat para perusahaan minyak kabur dari negara Rusia beserta keraguan investasi diambang kebangkrutan. Exxon Mobil, Shell dan BP sudah minggat lebih dulu dan dikabarkan menarik beberapa investasi karena menyangkut beberapa group perusahaan-perusahaan minyak Rusia yang lain. Namun dikabarkan TotalEnergies masih mencoba bertahan tetapi dikatakan tidak kan melakukan investasi di beberapa waktu dekat. 


sumber : https://www.euractiv.com/section/glo...er-the-keys-2/ 

Bahkan Darren Woods yang merupakan Chief Executive dari Exxon Mobil menyebutkan "it's complicated process" setelah Andrei Belousov yang merupakan first deputy Prime Minister dari Rusia menyatakan bahwa semua bisnis operasi dan ekonomi tetap beroperasi secara menyeluruh dimana seluruh tanggung jawab dan pemegang saham yang berasal dari luar untuk melakukan transfer share untuk dikelola oleh local partner. Namun nampaknya hal ini tidak disukai oleh beberapa foreign shareholders yang tidak memberikan reaksi positif akan ajakan tersebut.

Karena tentu investasi secara besar menyertakan beberapa pihak yang lain dimana membuat pusing para investor akan keadaan ini. Maka tak heran beberapa partner investasi dengan nama besar akhirnya memaparkan exposure mereka terhadap investasi yang dilakukan di negara Rusia. Dimana nama-nama perusahaan besar seperti Deutsch bank, BASF dan beberapa perusahaan global akhirnya mendapat imbas yang serupa, maka tak heran pemberhentian operasi menjadi salah satu opsi bagi para perusahaan-perusahaan global untuk meminimalisir kerugian yang dihasilkan dari situasi perang saat ini. 









Sekian ... emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Thank You ... !!! emoticon-Angkat Beeremoticon-Angkat Beeremoticon-Angkat Beer
midim7407
bang.toyip
asamboigan
asamboigan dan 11 lainnya memberi reputasi
12
4.6K
87
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
icon
78.8KThread10.4KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.